Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

10 Cara Memperbanyak ASI Untuk Perkembangan Bayi

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

10 Cara Memperbanyak ASI Untuk Perkembangan Bayi Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Kebutuhan ASI bagi bayi sangat penting. Berbagai cara dapat Anda lakukan untuk memperbanyak ASI agar bayi tumbuh sehat. 

Manfaat air susu ibu (ASI) bagi kesehatan seorang bayi yang baru dilahirkan ke dunia sudah banyak diteliti oleh berbagai lembaga penelitian di dunia. Jadi penting bagi Bunda untuk mengetahui cara memperbanyak air ASI supaya bayi Anda tidak kekurangan ASI. 

Berbagai bukti penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan pertama dapat mengurangi resiko bayi terkena berbagai penyakit infeksi, pneumonia dan diare. Selain itu juga ASI eksklusif membantu perkembangan bayi dan mengurangi risiko obesitas pada anak dan remaja. 

Bagaimana cara memperbanyak ASI?    

Berikut ini cara memperbanyak ASI yang bisa dicoba di rumah ya, Bun! 

  1. Keluarkan ASI untuk bayi sesering mungkin

Cara memperbanyak ASI adalah dengan sering mengeluarkannya. Karena hormon prolaktin akan bekerja merangsang produksi ASI, apabila  Bunda terus menyusui bayi dengan ASI. Atau dengan kata lain, jumlah produksi ASI tergantung dari pengeluarannya. Semakin sering dikeluarkan semakin banyak produksinya. 

Prolaktin merupakan hormon yang diproduksi di bagian depan kelenjar hipofisis (pituitary), rahim, otak, payudara, prostat, lapisan lemak, kulit, dan sel-sel imun. Hormon prolaktin berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI pada wanita dan dalam produksi sperma pada pria. 

Jadi cara memperbanyak ASI yang pertama dapat dilakukan dengan cara memberikan ASI setiap dua sampai tiga jam sekali.  Pada umumnya dalam sehari bayi akan meminum ASI sebanyak 8-12 kali. 

Baca Juga: Bagaimana Mengukur Suhu Tubuh Bayi Normal

  1. Jaga ketenangan pikiran

Faktor psikologis dapat mempengaruhi cara memperbanyak ASI. Oleh karenanya penting sekali untuk menjaga ketenangan pikiran. Usahakan untuk menghindari kecemasan atau stres selama masa menyusui bayi. Tidak perlu mencemaskan kekurangan produksi ASI. Karena bayi pasti akan terus mengonsumsi ASI dan selama itu pula produksi ASI akan terus berlimpah.  

Rileks dan efektif dalam mengelola stres pada masa menyusui adalah hal penting yang harus dilakukan. Karena stres dapat  mempengaruhi Bunda  dalam memperbanyak ASI. Stres mungkin bisa menghambat proses keluarnya ASI. Untuk dapat mengelola stress dengan bijak Anda perlu lebih sedikit mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan fokus pada bayi saja. Minta bantuan pasangan dalam menjaga bayi, terutama saat terbangun di tengah malam untuk mengganti popok. Sehingga dengan demikian beban pikiran akan berkurang dengan berbagi pekerjaan rumah pada saat merawat bayi. 

  1. Cukup istirahat 

Apapun cara yang akan dilakukan untuk memperbanyak ASI, bunda yang sedang menyusui bayi harus mempunyai waktu yang cukup untuk beristirahat. Atur waktu tidur sebaik-baiknya. Misalnya saat bayi sedang tidur, Anda pun sebaiknya juga tidur. 

  1. Memijat payudara

Selanjutnya cara memperbanyak ASI dapat dilakukan dengan melakukan pemijatan pada payudara secara benar. Yakni lakukan pemijatan pada bagian pangkal payudara, tekan dinding payudara menggunakan dua jari ( jari telunjuk dan jari tengah). Lakukan gerakan melingkar pada bagian luar payudara selama 30 detik, kemudian lakukan gerakan memutari payudara hingga menuju puting seperti bentuk obat nyamuk. Pemijatan payudara dilakukan dari pangkal menuju putting saja. 

Baca Juga : 5 Faktor Penyebab Kanker Payudara yang Patut Diketahui

  1. Memompa ASI

Cara memperbanyak ASI berikutnya adalah dengan memompa payudara. Hal ini berguna agar payudara selalu terangsang untuk memproduksi ASI. Sebab prinsip produksi ASI sebagaimana disebutkan di awal artikel ini, semakin sering dikeluarkan akan semakin banyak diproduksi. Sebaiknya ketahui waktu terbaik saat terjadinya peningkatan  produksi ASI, yakni pada pukul 2-5 pagi. Anda bisa memompa payudara pada waktu tersebut selama kurang lebih 10 menit. 

  1. Konsumsi makanan dengan nutrisi tinggi 

Mengonsumsi makanan yang mempunyai kadar nutrisi yang tinggi akan membantu dalam memperbanyak ASI pada ibu menyusui. Perlu diketahui bahwa dalam masa menyusui, Bunda  memerlukan tambahan asupan kalori sebesar 300-500 kalori setiap hari. Pilihlah makanan yang dapat memperbanyak ASI untuk memenuhi kebutuhan bayi. 

Baca Juga: 9 Makanan Yang Mengandung Kalsium Untuk Ibu Hamil

  1. Lebih sering minum air mineral 

Banyak minum air mineral sangat dianjurkan pada Bunda yang sedang menyusui bayi. Air mineral dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Tak cuma air saja, sayuran dan buah-buahan juga penting dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui. 

  1. Jika diperlukan, konsumsi suplemen penambah ASI

Apabila berbagai cara memperbanyak ASI tidak manjur untuk Anda, cobalah untuk mengonsumsi suplemen penambah ASI. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai suplemen yang bisa dikonsumsi serta berapa banyak dosisnya. 

  1. Meningkatkan ikatan emosional lewat sentuhan 

Sentuhan kulit ke kulit antara bayi dan bundanya dapat meningkatkan ikatan emosional dan merangsang produksi ASI. Biarkan tubuh Anda dan bayi saling bersentuhan tanpa terhalang pakaian atau kain pelindung tubuh saat sedang menyusui. Cara memperbanyak ASI dengan sentuhan langsung ini dapat dilakukan setiap saat.  

  1. Tidak mengonsumsi obat

Hindari konsumsi obat-obatan, selain suplemen penambah ASI, agar produksi ASI Anda banyak. Sejumlah obat-obatan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan karena dapat menimbulkan efek terhadap produksi ASI. Jika terpaksa harus minum obat, sebaiknya agar berkonsultasi dengan dokter lebih dahulu.  

Baca Juga: Yuk Cari Tahu Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil!

Selain itu, jangan terlalu banyak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, baik itu i the atau kopi. Jangan lebih dari 3 cangkir per hari. Sebab kafein akan mempengaruhi ASI dan akan menyebabkan bayi susah tidur.

10 Cara memperbanyak ASI ini dapat Bunda coba di rumah. Namun perlu diingat, selama 6 bulan pertama bayi menyusui agar sebaiknya tidak menggunakan dot. Hal ini untuk menghindari kebingungan pada bayi yang sejak awal sudah mengenal puting payudara Bunda untuk mendapatkan makanannya.  Pastikan ASI eksklusif yang diberikan kepada bayi Anda dilakukan hanya melalui puting agar produksi ASI tidak akan terhenti.

Bunda harus banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat.  Sayur-sayuran, buah-buahan, dan sereal merupakan makanan yang kaya serat. Selain itu jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan protein melalui ikan, telur, daging, dan kacang-kacangan.

Konsumsi buah dan sayuran pada ibu menyusui harus lebih banyak porsinya dari biasanya. Lima porsi dalam sehari untuk buah dan sayuran akan sangat bermanfaat untuk memperbanyak produksi ASI.  Selain itu bisa ditambahkan dengan mengonsumsi daun katuk, sayuran yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI.  

Bertemu sesama ibu menyusui dan berbagi pengalaman mengenai cara memperbanyak ASI juga dapat memberikan dampak positif terhadap produksi ASI.  Hal ini akan meningkatkan semangat dalam menyusui bayi Anda. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, konsultasikan masalah cara memperbanyak ASI kepada dokter kandungan. Anda dapat melakukan telekonsultasi melalui fitur  chat dan video call platform telemedicine farmamedisk untuk menghubungi dokter kandungan yang Anda butuhkan.

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?