Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

10 Cara Mencegah Kehamilan

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

10 Cara Mencegah Kehamilan Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Dalam 10 cara mencegah kehamilan ini Anda dapat memilih cara mana yang terbaik dan paling aman dalam menunda atau mencegah terjadinya kehamilan. 

Setelah menikah, tak semua pasangan ingin buru-buru punya bayi. Banyak pasangan yang menunda kehamilan karena alasan karir. Ketika karir sedang menanjak, sulit bila dijalani dengan keadaan hamil, menyusui, atau memiliki anak balita. Oleh karenanya, sebagian pasangan muda kemudian mencari cara mencegah kehamilan.  

Namun tak hanya pasangan muda saja yang melakukan cara untuk mencegah kehamilan. Pasangan yang telah mempunyai anak-anak pun juga melakukan hal yang sama. Salah satu alasan yang umum adalah karena ikut program keluarga berencana. 

Berikut ini cara mencegah kehamilan yang bisa Anda pilih. 

  1. Memakai kondom saat berhubungan seks

Kondom kini tersedia untuk pria dan wanita. Bagi pasangan yang memilih cara mencegah kehamilan dengan menggunakan kondom saat berhubungan seks, sebaiknya memilih kondom dengan kualitas terbaik, yang tidak mudah rusak. Kondom merupakan alat pengaman dalam berhubungan intim, karena dapat mencegah penularan virus penyakit seksual seperti sifilis, herpes, maupun HIV/AIDS. 

Baca Juga: Catat! Ini 10 Tanda Kehamilan Bayi Laki-laki

  1. Minum pil KB darurat

Cara mencegah kehamilan ketika sudah terlanjur melakukan hubungan intim tanpa alat pengaman apapun adalah dengan minum pil KB darurat atau morning after pill. Caranya dengan mengonsumsi pil KB dalam waktu 72 jam atau 3 hari setelah berhubungan suami istri. Namun demikian, obat pil KB darurat bisa saja gagal mencegah kehamilan apabila telah terjadi pembuahan di dalam rahim. Pil KB darurat ini harus dengan resep dokter atau pengawasan dokter saat mengonsumsinya karena terdapat sejumlah efek samping. 

  1. Mengonsumsi pil KB secara teratur 

Cara mencegah kehamilan dengan mengonsumsi pil KB secara teratur bertujuan agar mencegah indung telur melepaskan sel-sel telur baru. Pil KB  merupakan kombinasi estrogen dan progestin.  Secara teratur minum pil KB merupakan cara mencegah kehamilan dini. 

Cara kerja pil KB adalah dengan melakukan penebalan dinding rahim dan lendir serviks atau leher rahim agar menyulitkan sperma berenang menembus leher rahim dan membuahi sel telur. Tingkat kegagalan cara mencegah kehamilan dengan minum pil KB secara teratur sebesar 9 persen. Jadi kurang dari 1 kehamilan per 100 wanita setiap tahunnya bila memilih cara ini  untuk mencegah kehamilan.  Gunakan pil KB sesuai arahan dokter. Jika diminum bersamaan dengan antibiotik, pil KB akan berkurang efektivitasnya. 

  1. Menggunakan KB suntik

Selanjutnya, pilihan lain dari cara mencegah kehamilan adalah menggunakan KB suntik. Paling efektif digunakan dan banyak tersedia di pasaran,  KB suntik dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara menyuntik hormon progesteron di bawah kulit bokong atau lengan atas Anda. Cara kerja KB suntik adalah dengan menebalkan dan mengentalkan lendir serviks untuk menghalangi pergerakan sel sperma. Sel sperma tidak akan dapat berenang melewati leher rahim dan membuahi sel telur. KB suntik ini juga dapat menghentikan indung telur untuk melepaskan sel telur baru atau ovulasi. 

Cara mencegah kehamilan pakai KB suntik dapat efektif mencegah kehamilan meskipun setelah hubungan seks pada masa subur. 

  1. Pasang Intra Uterine Device (IUD)

Cara lain untuk mencegah kehamilan adalah dengan memasang KB spiral atau intrauterine device (IUD). Alat ini dapat segera menghindari pembuahan setelah dipasang. Caranya adalah dengan memasang alat berupa potongan plastik atau tembaga berbentuk T ke dalam rahim oleh dokter. 

IUD tembaga dapat bertahan selama 10-12 tahun untuk mencegah kehamilan. Sementara IUD hormonal lebih singkat masa kerjanya, yakni sekitar 3-5 tahun.  IUD dapat dijadikan alat kontrasepsi darurat jika dipasang dalam waktu 5 hari setelah berhubungan seks pada masa subur, tanpa kondom.

Tingkat keberhasilan IUD mencapai 99,9 persen dalam mencegah kehamilan. Cara kerjanya adalah berperan mengubah gerak sperma di dalam tubuh wanita sehingga sulit mencapai sel telur.

IUD disarankan hanya untuk mencegah kehamilan bagi wanita yang sudah pernah melahirkan. Sebab, efek samping IUD adalah dapat menyebabkan pelebaran rahim yang menimbulkan rasa sakit saat hamil pada wanita yang belum pernah melahirkan.

Baca Juga: Tanda -Tanda Hamil Muda dan Tips Menjaga Kehamilan Selama Pandemi

  1. Menggunakan KB implan

KB implan merupakan cara mencegah kehamilan yang efektif. Tingkat kegagalannya hanya 0,5 persen. KB implan dilakukan dengan cara memasukkan alat kontrasepsi fleksibel seukuran batang korek api ke bawah kulit di lengan bagian atas oleh dokter. Batangan KB implan tersebut efektif untuk mencegah kehamilan dengan cara melepaskan hormon progestin. Hormon ini dapat mengubah struktur lapisan rahim dan lendir serviks guna menyulitkan sperma berenang mencapai sel telur.

Implan akan menghentikan indung telur untuk melepas sel telur baru. KB implan dapat bertahan selama 3-4 tahun. Jika tingkat kegagalannya hanya 0,5 persen, artinya  kurang dari 1 kehamilan yang tak diinginkan dari 100 wanita yang menggunakannya. Saat implan dilepas nantinya Anda akan kembali bisa hamil.  

  1. Sterilisasi pada wanita

Jika Anda tidak ingin hamil untuk selamanya, permanen, cara mencegah kehamilan dengan cara sterilisasi. Yakni dengan melakukan  pemotongan, pengikatan, atau penyegelan untuk menutup tuba fallopi  atau tubektomi bahkan hingga mengangkat rahim atau histerektomi.

Sterilisasi wanita adalah cara menghentikan sel telur turun ke rahim tempat terjadinya pembuahan.  Dengan cara sterilisasi tersebut, tidak akan terjadi kehamilan meskipun berhubungan seksual.  

Wanita yang melahirkan dengan operasi caesar dapat menggunakan sterilisasi supaya tidak menjalani dua kali prosedur bedah.

  1. Sterilisasi pada pria

Pada pria, sterilisasi dilakukan dengan prosedur vasektomi. Dalam prosedur ini, dilakukan cara menjaga sperma agar tidak turun ke penis. Sehingga tidak ada sperma yang terkandung di dalam air mani setiap kali Anda berejakulasi. Efektivitas dari metode ini bisa dibilang mendekati 100 persen.

  1. Menghindari hubungan seks saat masa subur

Cara mencegah kehamilan berikutnya adalah dengan menghindari hubungan seks saat masa subur. Namun, karena perhitungan masa subur kadang meleset, maka cara mencegah kehamilan dengan cara ini tidak efektif. 

Saat masa subur, wanita dapat memengaruhi peluang terjadinya pembuahan selama melakukan hubungan seksual. Masa subur ditentukan dari siklus menstruasi yang teratur, dimana terhitung sejak hari pertama menstruasi sampai menstruasi berikutnya. Pada umumnya, masa subur wanita jatuh pada hari ke-8 sampai hari ke-19 dalam periode menstruasi. Tapi hal tersebut bisa berlaku berbeda-beda pada setiap wanita. Inilah maka perhitungan masa subur bisa meleset. 

  1.  Ejakulasi di luar

Cara mencegah kehamilan dengan ejakulasi di luar ini sangat bergantung kepada pria. Yakni dengan mengeluarkan sperma di luar vagina istri pada saat berhubungan seks. Ejakulasi di luar atau disebut dengan senggama terputus ini efektivitasnya sebesar 70 persen. Dari 100 pasangan yang melakukan cara ini untuk mencegah kehamilan, sebanyak 30 pasangan tetap hamil. Hal itu menunjukkan bahwa senggama terputus sebenarnya cukup sulit dilakukan.

Demikian 10 cara mencegah kehamilan yang dapat Anda pertimbangkan bersama dengan pasangan. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan cara mana yang terbaik untuk dilakukan. 

Baca Juga: Waspadai Anemia Pada Kehamilan

Anda bisa lakukan telekonsultasi dengan dokter kandungan melalui farmamedisk. Unduh aplikasi farmamedisk di Play Store dan lakukan registrasi terlebih dahulu sebelum menggunakan layanan telemedisin ini. 

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?