Terdapat sedikitnya 10 manfaat bunga kembang sepatu untuk kesehatan. Tanaman yang mempunyai nama latin Hibiscus rosa-sinensis ini merupakan tanaman semak dari keluarga Malvaseae.
Tanaman bunga kembang sepatu biasanya tumbuh subur di beberapa negara beriklim tropis dan subtropis. Di Amerika, tanaman ini dinamakan shoeblack plant atau red hibiscus. Di Jepang disebut akabana. Masyarakat Samod menyebutnya aute, sementara masyarakat Filipina menyebutnya kanyanga.
Di Indonesia, bunga kembang sepatu dimanfaatkan sebagai tanaman hias, tanaman pagar, dan bunga potong serta dan digunakan untuk obat herbal.
10 manfaat bunga kembang sepatu untuk kesehatan
Dari berbagai penelitian ditemukan bahwa bunga kembang sepatu memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Hal itu disebabkan karena bagian bunga, daun, dan akar kembang sepatu mengandung flavonoid. Daunnya mengandung saponin dan polifenol, akarnya mengandung tanin, saponin, skopoletin, cleomiscosin A, dan cleomiscosin C. Selain itu, bunga kembang sepatu yang juga mengandung polifenol, adalah senyawa yang menyebabkan rasa segar pada teh.
Berikut ini 10 manfaat kembang sepatu untuk kesehatan:
-
Menurunkan hipertensi
Salah satu manfaat penting bunga kembang sepatu untuk kesehatan adalah membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini dikarenakan adanya sifat diuretik yang membantu tubuh menghilangkan kelebihan air. Anthocyanin yang terkandung di dalam bunga kembang sepatu dapat memblokir enzim angiotensin-converting (ACE), senyawa baik bagi pembuluh darah.
Namun demikian, rebusan kembang sepatu tak bisa dikonsumsi bersamaan dengan obat diuretik hydrochlorothiazide, karena keduanya dapat berinteraksi.
-
Memelihara kesehatan hati
Manfaat selanjutnya dari bunga kembang sepatu adalah untuk kesehatan hati. Hal ini telah dibuktikan melalui sebuah studi terhadap orang-orang yang memiliki berat badan berlebih. Dalam 12 minggu mereka mengonsumsi ekstrak kembang sepatu ternyata berhasil mengendalikan perlemakan hati yang membantu menurunkan resiko gagal hati akibat menumpuknya lemak di hati.
-
Menurunkan berat badan
Ekstrak kembang sepatu bermanfaat dalam mengurangi berat badan, lemak tubuh, indeks massa tubuh, dan rasio pinggang dan pinggul. Riset yang dilakukan terkait dengan pemberian ekstrak kembang sepatu.
Dilansir dari Healthline, beberapa penelitian pada manusia dan hewan telah mengaitkan konsumsi ekstrak kembang sepatu dengan penurunan berat badan dan lemak tubuh. Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.
-
Mengandung senyawa untuk turunkan risiko kanker
Bunga kembang sepatu mengandung polifenol, kelompok senyawa yang dilaporkan memiliki sifat antikanker. Sebuah studi dalam jurnal Molecular Carcinogenesis menyebutkan, ekstrak kembang sepatu dapat menghambat sel kanker di lambung. Walau menarik, penting untuk diingat bahwa studi masih dilakukan dengan uji tabung dan memanfaatkan ekstrak kembang sepatu.
-
Antioksidan untuk melawan radikal bebas
Antioksidan merupakan molekul yang membantu melawan senyawa radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel tubuh. Bunga kembang sepatu yang dijadikan ekstrak teh merupakan minuman kaya antioksidan yang kuat untuk membantu mencegah kerusakan dan beragam penyakit yang disebabkan oleh penumpukan radikal bebas.
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak kembang sepatu meningkatkan jumlah enzim antioksidan dan mengurangi efek berbahaya dari radikal bebas hingga 92%.
Studi lainnya menunjukan bahwa bagian daun tanaman kembang sepatu ini memiliki sifat antioksidan yang kuat.
-
Memiliki sifat antibakteri
Manfaat teh kembang sepatu yang tak kalah menariknya adalah memiliki sifat antibakteri. Dilansir dari Healthline, riset yang dilakukan untuk menguak manfaat ini masih dilakukan melalui uji tabung. Salah satu kelebihan bunga kembang sepatu atau hibiscus adalah mengandung zat antioksidan. Antioksidan membantu mengendalikan radikal bebas, mencegah kerusakan sel, dan menurunkan risiko penyakit kronis.
-
Membantu menurunkan kadar lemak darah
Selain menurunkan tekanan darah, beberapa penelitian menemukan bahwa teh kembang sepatu dapat membantu menurunkan kadar lemak darah yang merupakan faktor risiko lain penyakit jantung.
Dalam sebuah penelitian, sebagaimana dilansir Healthline, sebanyak 60 orang dengan diabetes diberi teh kembang sepatu atau teh hitam. Setelah satu bulan, mereka yang minum teh kembang sepatu mengalami peningkatan kolesterol HDL “baik” dan penurunan kolesterol total, kolesterol LDL “jahat” dan trigliserida.
Studi lain pada mereka dengan sindrom metabolik menunjukkan bahwa mengonsumsi 100 mg ekstrak kembang sepatu setiap hari dikaitkan dengan penurunan kolesterol total dan peningkatan kolesterol HDL "baik".
Namun demikian, terdapat penelitian lain yang hasilnya bertentangan, terkait efek teh kembang sepatu pada kolesterol darah tersebut.
Faktanya, tinjauan dari enam penelitian termasuk 474 peserta menyimpulkan bahwa teh kembang sepatu tidak secara signifikan mengurangi kadar kolesterol atau trigliserida darah.
Selain itu, sebagian besar penelitian yang menunjukkan manfaat teh kembang sepatu pada kadar lemak darah terbatas pada pasien dengan kondisi tertentu seperti sindrom metabolik dan diabetes.
Jadi dari dua hasil penelitian yang bertentangan tersebut maka diperlukan lebih banyak studi skala besar yang meneliti efek teh kembang sepatu pada kadar kolesterol dan trigliserida darah, untuk menentukan efek potensialnya pada populasi umum.
-
Menurunkan panas dalam
Sebagian orang menggunakan air hasil perasan daun kembang sepatu untuk mengobati atau menurunkan panas dalam. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan glikosida dari kembang sepatu sehingga berkhasiat untuk menurunkan panas dalam. Ramuan ini diminum sekali dalam jangka waktu 4 jam.
-
Dijadikan minuman teh
Manfaat bunga kembang sepatu untuk kesehatan yang berikutnya adalah berkaitan dengan minuman olahan, dimana ekstrak kembang sepatu bisa dijadikan teh.
Teh bunga kembang sepatu dibuat dengan cara dipanaskan ke dalam oven maupun disangrai. Teh bunga kembang sepatu yang dioven memiliki tekstur lebih halus dan aroma wangi bunga yang tercium lebih tajam. Sedangkan teh bunga kembang sepatu yang disangrai, bertekstur kasar dan bau seperti teh biasa dan teh rosella, atau tidak tercium aroma wangi bunga kembang sepatu.
-
Obat menstruasi berlebihan
Wanita yang mengalami menstruasi dan rasa nyeri yang berlebihan dapat mengonsumsi teh bunga kembang sepatu untuk mengatasinya.
Selain itu manfaat bunga kembang sepatu adalah untuk mengatasi masalah kesehatan seperti bronchitis, kencing nanah, haid tidak teratur, sakit panas, demam pada anak-anak, sariawan, batuk, gondok, dan sakit kepala. Zat polifenol dan flavonoid yang mengandung antioksidan, mineral, dan vitamin C pada bunga kembang sepatu juga dipercaya dapat menyembuhkan sakit batuk, mimisan, disentri, infeksi saluran kencing, dan memperlancar metabolisme tubuh.
Secara keseluruhan di Indonesia bunga Kembang sepatu dipakai untuk mengobati gondongan, keputihan, sariawan, batuk berlendir, radang saluran nafas dan demam malaria.
Ringkasan
Manfaat dan fungsi kembang sepatu sebagai obat herbal karena tanaman ini mengandung berbagai senyawa, yaitu tannin, alkaloid, triterpenoid, flavonoid, taraxerol acetate, polifenol, saponin, hibisetin, sianidin, glikosida sianidin, kuersetin, diglucoside sianidin, Ca-oksalat, zat pahit dan peroxidase.
Banyak manfaat yang diperoleh dari kembang sepatu karena pada tumbuhan ini terdapat kandungan yang baik untuk kesehatan dan memiliki berbagai macam manfaat seperti anti radang, antivirus(diuretik), menormalkan siklus haid, menghentikan pendarahan, dan peluruh dahak atau ekspektoran.

