Beragam manfaat daun kelor membuat ia dijuluki “superfood”. Apa saja manfaatnya, simak di sini!
Bicara tentang daun kelor biasanya orang teringat akan pepatah “dunia tak selebar daun kelor”. Maksudnya adalah dunia ini tak sempit, jadi janganlah lekas berputus asa. Dibalik peribahasa itu, ternyata ada segudang manfaat daun kelor bagi kesehatan.
Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) pernah menyematkan tanaman dengan nama latin Moringa Oleifera ini sebagai “Crop of the Month” di tahun 2018. Hal itu dikarenakan manfaat daun kelor yang sangat baik untuk kesehatan.
Manfaat daun kelor
Daun kelor dikenal kaya nutrisi. Kandungan nutrisinya cukup lengkap, dibutuhkan oleh tubuh. Yakni protein, karbohidrat, zat besi, magnesium, kalium, kalsium, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, Folat, Fosfor, dan Selenium. Manfaat daun kelor juga karena ia mengandung polifenol dan zinc yang berguna bagi tubuh.
Hampir keseluruhan dari bagian tumbuhan kelor dapat dijadikan obat tradisional. Pada umumnya, daun dan polongnya merupakan bagian yang paling banyak digunakan. Sementara itu daun kelor yang dikeringkan dapat dijadikan suplemen makanan dalam bentuk kapsul. Daun kelor dapat juga dijadikan bahan untuk sayuran, untuk dilahap bersama nasi dan lauk-pauk.
Selengkapnya manfaat daun kelor adalah sebagai berikut:
-
Menurunkan kadar kolesterol
Daun kelor memiliki kandungan zat hiocarbamate glikosida dan nitrlie yang membantu dalam menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Ekstrak daun kelor berpotensi mengatasi dyslipidemia atau salah satu jenis penyakit jantung akibat naiknya kadar kolesterol jahat serta trigliserida di tubuh.
Manfaat daun kelor dalam hal ini serupa dengan manfaat kacang almond dan oats. Menjaga keseimbangan kolesterol dan tekanan darag di dalam tubuh merupakan kunci untuk melindungi kesehatan dari risiko terkena penyakit jantung, hipertensi, stroke, dan sebagainya.
Baca Juga: Segudang Manfaat Teh Daun Jati Cina yang Perlu Diketahui
-
Menurunkan kadar gula darah
Manfaat daun kelor pada darah adalah dapat menurunkan kadar gula darah. Kandungan isothiocyanates pada daun kelor, menurut penelitian, adalah sebab manfaat daun kelor dalam menurunkan kadar gula darah. Penelitian menunjukan bahwa 6 penderita diabetes yang mengkonsumsi 50 gram daun kelor secara rutin mengalami penurunan gula darah sebesar 21%.
Studi lainnya yang melibatkan 30 wanita menunjukkan, mengonsumsi 1,5 sendok teh bubuk daun kelor dapat mengurangi kadar gula darah hingga 13,5 persen.
Kadar gula darah yang normal dapat mengurangi bahkan menghindarkan kita dari risiko terkena penyakit diabetes. Selain itu, kadar gula darah yang normal juga akan menjaga kesehatan jantung dan juga ginjal.
-
Mengontrol tekanan darah
Kandungan kalium pada daun kelor bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah sekaligus menjaga tekanan darah tetap stabil. Dengan demikian maka daun kelor dapat menurunkan risiko hipertensi.
-
Menurunkan risiko kanker
Manfaat daun kelor selanjutnya adalah dalam menurunkan risiko kanker. Menurut jurnal Oncology Letters, ekstrak daun kelor memiliki khasiat untuk meringankan dan menurunkan risiko terkena penyakit kanker secara alami. Ekstrak kulit batang dan daun kelor cukup ampuh dalam menghambat tumbuhnya sel-sel kanker pada tubuh. Misalnya pada kanker usus besar, pankreas, dan payudara. Kandungan zat besi yang cukup tinggi di dalam daun kelor juga bermanfaat dalam mencegah anemia.
Jadi jangan ragu untuk mengonsumsi daun kelor secara rutin agar terhindar dari kanker.
-
Meningkatkan kualitas ASI
Ibu yang menyusui bayinya dianjurkan untuk mengonsumsi daun kelor. Karena manfaat daun kelor adalah untuk meningkatkan kualitas air susu ibu (ASI). Adalah kandungan flavonoid dan protein pada daun kelor yang membuatnya dapat meningkatkan kualitas ASI. Perlu diketahui pula bahwa kandungan zat besi pada daun kelor ternyata 25 kali lebih tinggi dibandingkan dengan daun bayam.
Baca Juga: 5 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah dan Efek Sampingnya
-
Kaya Antioksidan
Daun kelor mengandung senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh. Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif yang terkait dengan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Senyawa antioksidan pada daun kelor adalah vitamin C, beta-karoten, quercetin, dan asam klorogenat.
Radikal bebas merupakan salah satu bahaya kesehatan. Paparan radikal bebas dalam jumlah besar harus dihindari dengan cara mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan.
Pada wanita yang mengalami menopause dapat mengambil manfaat daun kelor dalam meningkatkan kadar antioksidan.
-
Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan vitamin A yang tinggi pada daun kelor membuat daun kelor bermanfaat untuk mengatasi gangguan penglihatan seperti, mata plus, minus, silinder, dan katarak. Meskipun belum banyak diketahui orang mengenai manfaat daun kelor untuk kesehatan mata, namun itu sudah terbukti.
-
Mengurangi peradangan
Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Yakni mekanisme perlindungan tubuh yang dapat menjadi masalah kesehatan. Senyawa isothiocyanate yang terkadung di dalam daun kelor merupakan senyawa antiinflamasi yang mampu mengurangi peradangan. Ekstrak daun kelor bermanfaat membantu mengurangi inflamasi pada tubuh. Selain itu juga dapat meredakan infeksi yang terjadi akibat bakteri.
-
Melindungi dari keracunan arsenik
Racun arsenik dapat terpapar pada makanan dan minuman hingga menimbulkan masalah kesehatan. Paparan arsenik dalam tempo waktu yang lama atau jangka panjang bisa saja meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker. Hal ini terbukti dalam beberapa penelitian yang dilakukan terhadap tikus. Daun kelor dapat melindungi efek keracunan atau toksisitas arsenik yang terjadi pada tikus.
-
Memelihara Fungsi dan Kesehatan Otak
Kandungan antioksidan yang terdapat pada daun kelor juga bermanfaat dalam menjaga fungsi dan kesehatan otak. Khususnya dalam membantu menurunkan risiko tubuh dari ancaman penyakit Parkinson dan Alzheimer. Daun kelor membantu dalam menunjang peningkatan memori dan mekanisme kerja otak. Menurut riset, kandungan antioksidan serta zat-zat kimia yang ada dalam daun kelor bisa membantu dalam meredakan tingkat stres dan peradangan di otak. Hal itulah yang membuat orang memanfaatkan daun kelor untuk meningkatkan daya ingat.
Sepuluh manfaat daun kelor di atas tak hanya untuk orang dewasa saja, namun juga untuk balita dan kalangan lanjut usia. Bagaimana cara mengonsumsi daun kelor data dilakukan dengan mencampurkannya pada menu makanan sehari-hari. Misalnya, dicampurkan dalam adonan perkedel jagung, sup ayam, sayur tumis, telur dadar, hingga urap.
Baca Juga: Manfaat Masker Teh Hijau, Perhatikan Jenis Kulit
Manfaat daun kelor juga dirasakan pada sistem pencernaan tubuh. Daun kelor merupakan sumber kalsium dan serat yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kandungan serat yang tinggi di dalam daun kelor juga bagus untuk mengontrol berat badan. Karena hal itu membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan mendukung proses metabolisme tubuh yang optimal.
Anda dapat mencoba manfaat daun kelor tanpa ragu lagi. Meskipun ada pepatah yang mengatakan dunia tak selebar daun kelor, namun demikian jangan ragukan manfaat daun kelor bagi kesehatan manusia.

