Foto: Freepik/valuavitaly
Berbagai penelitian menunjukkan tidur telanjang lebih sehat dari tidur dengan pakaian dalam yang ketat. Ternyata, cukup banyak manfaat tidur telanjang. Mulai dari membantu kesuburan hingga mengurangi tingkat stress.
Penulis : Sholahudin Achmad
Tidur telanjang seringkali diabaikan manfaatnya bagi kesehatan. Bahkan, tidur telanjang bukanlah hal prioritas yang pertama terpikir ketika orang-orang ingin meningkatkan kesehatan mereka.
Tetapi nampaknya penjelasan ini akan merubah pemikiran tersebut. Ternyata, banyak manfaat tidur telanjang. Mulai dari membantu kesuburan hingga mengurangi tingkat stress. Beberapa manfaat mungkin sudah umum diketahui. Tapi, manfaat yang lain mungkin membuat kamu tercengang.
Baca Juga: 10 Dampak Kurang Tidur Yang Paling Membahayakan Bagi Tubuh
10 Manfaat Tidur Telanjang
Berikut ini 10 manfaat tidur telanjang yang perlu diketahui, mulai dari membantu kesuburan hingga mengurangi tingkat stress.
-
Meningkatkan kesuburan pria
Tidur telanjang bermanfaat bagi kesehatan semua orang. Selain wanita, pria pun bisa memperoleh manfaat dari kebiasaan tidur telanjang. Melansir Health Line, sebuah penelitian terhadap 656 pria menunjukkan adanya hubungan antara mengenakan pakaian dalam yang ketat dan jumlah sperma yang lebih rendah. Disimpulkan bahwa pria yang tidur dengan memakai boxer memiliki konsentrasi sperma dan jumlah total sperma yang lebih tinggi ketimbang pria yang mengenakan pakaian dalam ketat.
-
Bisa lebih cepat tertidur
Suhu tubuh menjadi salah satu faktor utama untuk dapat cepat tertidur. Hal ini menjadi bagian dari ritme sirkadian atau ritme biologis yang bertindak sebagai "jam" bagi tubuh untuk membuat tertidur. Pendinginan memberi tahu tubuh bahwa inilah saatnya untuk tidur. Jadi, tidur telanjang dan penurunan suhu tubuh dapat membantu kamu tertidur lebih cepat.
-
Kualitas tidur yang lebih baik
Pendinginan tubuh bukan hanya membantu kamu bisa tertidur lebih cepat. Namun, hal ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.
Suhu ideal untuk kamar tidur adalah antara 15 hingga 19 derajat Celcius. Dalam salah satu studi dari National Institutes of Health pada tahun 2012, ditemukan bahwa suhu di ruang tidur berperan penting dalam mencapai kualitas tidur.
-
Menjaga kulit tetap sehat
Karena tidur telanjang membantu meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan, maka hal ini juga termasuk untuk memperbaiki kulit. Penelitian kecil tentang apakah kurang tidur membatasi kemampuan kulit untuk sembuh dari luka kecil, membagi peserta yang diteliti menjadi tiga kelompok.
Satu kelompok menerima "cukup" tidur, satu yang kurang tidur, dan yang ketiga yang kurang tidur tetapi menerima nutrisi tambahan.
Ternyata, kelompok yang tidur nyenyak pulih lebih cepat daripada dua kelompok lainnya. Lalu bagaimana dengan pemberian nutrisi tambahan? Ternyata, hal itu tidak membuat perbedaan yang signifikan dalam seberapa cepat luka sembuh.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tidur yang cukup dapat membantu kulit pulih dan tetap sehat, dan jika tidur telanjang membantu hal itu terjadi, bahkan lebih baik.
-
Mencegah penambahan berat badan
Satu studi diikuti lebih dari 21.000 orang selama tiga tahun, menemukan kemungkinan hubungan antara kurang tidur dan penambahan berat badan. Orang yang tidur sama dengan atau kurang dari 5 jam per malam lebih mungkin untuk menambah berat badan.
Menjaga tubuh menjadi lebih dingin di malam hari dapat membantu meningkatkan kemampuan pembakaran kalori. Sebuah penelitian kecil yang diikuti lima pria menemukan bahwa paparan suhu yang lebih dingin, sekitar 19 derajat Celcius dapat membantu tubuh meningkatkan aktivitas lemak coklat.
-
Menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2
Tidak cukup tidur di malam hari berisiko terkena diabetes atau penyakit jantung. Sebuah studi 2010 melihat data dari 1.455 orang selama enam tahun dan menemukan hubungan antara durasi tidur yang lebih rendah dan peningkatan risiko diabetes, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Tidur telanjang dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk tertidur lebih cepat dan tetap terlelap. Hal ini dapat membuat semua perbedaan dalam hal kesehatan Anda.
-
Meningkatkan kesehatan vagina
Tidur telanjang juga merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan kesehatan vagina dan menghindari infeksi jamur. Pakaian dalam yang ketat atau berkeringat dapat meningkatkan risiko infeksi jamur vagina karena jamur suka tumbuh di tempat yang hangat dan lembab.
Apapun pakaian yang kamu kenakan di siang hari, tidur telanjang adalah cara mudah untuk mengeluarkan udara dari vagina dan menjaganya tetap sehat.
-
Meningkatkan harga diri
Tidur telanjang juga merupakan cara yang bagus untuk berhubungan dengan tubuh dan meningkatkan harga diri. Satu studi menemukan bahwa menghabiskan waktu telanjang membantu meningkatkan harga diri dan citra tubuh secara keseluruhan, yang jelas merupakan kemenangan dalam hal merangkul cinta-diri.
-
Meningkatkan hubungan dengan pasangan
Suatu penelitian menemukan bahwa kontak antara kulit dengan kulit diantara orang dewasa dapat merangsang pelepasan oksitosin, yang memainkan peran penting dalam membangun keterikatan di antara pasangan.
-
Mengurangi stres dan kecemasan
Bukan rahasia lagi bahwa kurang tidur memiliki dampak besar pada tingkat stress. Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan depresi dan bahkan meningkatkan risiko bunuh diri. Tidur telanjang dapat membantu kamu agar cepat tertidur.
Baca Juga: Cara Mengatasi Susah Tidur Setelah Terbangun Di Tengah Malam
Resiko tidur telanjang
Kuman dapat menempel pada sprei ketika seseorang tidur telanjang. Melansir Suara.com, seorang ahli bedah plastik yang berbasis di Detroit, Anthony Youn MD, menjelaskan resiko tidur telanjang. Ia mengatakan bahwa rata-rata orang kentut 15 sampai 25 kali sehari dan ini bisa terjadi saat tidur.
Sebuah studi ilmiah menemukan, setiap kali kentut, kamu bisa mengeluarkan sejumlah kecil kotoran. Begitu pula ketika wanita mengalami keputihan, maka akan lebih banyak partikel kotoran yang terperangkap. Hal inilah yang membuat para ahli menyarankan semua orang tetap mengenakan pakaian selama tidur.
TIdur telanjang menurut keyakinan agama
Pada dasarnya tidur telanjang cukup mudah dilakukan. Hanya saja mungkin sebagian orang merasa canggung karena belum terbiasa, dan khawatir melanggar adab dan keyakinan agama mengenai kewajiban menjaga aurat tubuh.
Namun, dalam syariat Islam, tidur telanjang ternyata diperbolehkan selama tidak ada orang lain yang bukan pasangan suami atau istri atau bukan muhrimnya di rumah.
_________________________________
Referensi:
Healthline (2020), Top 10 Benefits of Sleeping Naked
Kobayashi D, et al. (2012). Association between weight gain, obesity, and sleep duration: A large-scale 3-year cohort study.
Lee P, et al. (2014). Temperature-acclimated brown adipose tissue modulates insulin sensitivity in humans.
Mínguez-Alarcón L, et al. (2018). Type of underwear worn and markers of testicular function among men attending a fertility center.
Okamoto-Mizuno, K., and Mizuno. K. (2012). Effects of thermal environment on sleep and circadian rhythm.
CNN Indonesia (2021), Menguak 7 Manfaat Tidur Telanjang untuk Kesehatan
Suara.com (2021), Jangan Pernah Tidur Telanjang Lagi, Ini Deretan Risikonya Menurut Penjelasan Dokter
Koranmemo.com (2022), Tidur dalam Keadaan Telanjang, Bagaimana Hukumnya Menurut Syariat Islam?

