Stomatitis aphtosa atau yang lebih dikenal dengan sariawan, adalah luka atau peradangan di bibir dan dalam mulut yang dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman. Sariawan dapat muncul di bagian mana pun dalam mulut, seperti di lidah, bibir, pipi bagian dalam, atau di gusi. Sariawan biasanya berbentuk oval atau bulat dan berwarna putih atau kuning dengan tepian berwarna merah, serta memiliki ukuran dan jumlah yang bervariasi.
Sariawan dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti berikut ini :
-
Sistem kekebalan tubuh melemah
-
Kekurangan vitamin B12 dan asam folat
-
Cedera, yang biasanya disebabkan karena tergigit atau kesalahan dalam menyikat gigi
-
Infeksi jamur, virus, atau bakteri di mulut
-
Penyakit autoimun, seperti lupus
-
Kondisi tertentu, seperti perubahan hormon, kekurangan nutrisi, stress, kebiasaan buruk merokok, dan faktor genetik
Sariawan bukan penyakit menular atau pun penyakit berbahaya, sehingga seingkali disepelekan. Namun pada beberapa kondisi tertentu sariawan bisa jadi sangat mengganggu penderitanya, terutama saat makan, minum, atau berbicara. Sariawan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa diobati dan biasanya akan memakan waktu 1 sampai 2 minggu.
Baca Juga : 8 Cara Mengobati Sariawan dengan Bahan-Bahan Alami
Untuk mengatasi sariawan yang menggangu, ada beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk mengobati sariawan, seperti :
-
Berkumur air garam
Garam memiliki sifat antiseptic, pembersih, dan menenangkan. Hal ini menjadikan garam cocok dan efektif sebagai obat rumahan alami yang dapat mengatasi masalah mulut, salah satunya sariawan. Pengobatan sariawan menggunakan air garam bisa dilakukan dengan membilas mulut menggunakan larutan air garam. Caranya adalah dengan melarutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu kumurlah larutan ke seluruh bagian dalam mulut dan buang larutan usai berkumur.
-
Berkumur baking soda
Selain dapat digunakan sebagai bahan untuk mengembangkan kue, baking soda juga bisa dimanfaatkan sebagai obat alami sariawan. Pada sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2009, para ilmuwan melihat efektivitas natrium bikarbonat sebagai desinfektan Candida Albicans yang melekat pada resin akrilik. Tes ini bertujuan untuk mensimulasikan desinfektan gigi palsu harian. Hasil penelitian ini kemudian membuat para peneliti menyimpulkan bahwa meskipun bukan desinfektan yang paling efektif, namun baking soda dapat dijadikan alternatif untuk pengobatan sariawan. Caranya adalah dengan melarutkan setengah sendok teh baking soda ke dalam satu gelas air hangat. Gunakan larutan yang sudah tercmpur ke seluruh bagian mulut, lalu buang air larutan yang dipakai untuk berkumur.
-
Yogurt
Yogurt merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai obat sariawan yang ampuh dan aman bagi anak atau pun dewasa. Yogurt memiliki kandungan bakteri hidup baik yang mampu membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam mulut. Tekstur yogurt yang lembut membuatnya menjadi makanan enak dan segara yang dapat dinikmati meski kesulitan mengunyah saat sariawan. Hal yang perlu diperhatikan adalah pilih yogurt tanpa pemanis rasa, karena jamur justru akan tumbuh semakin subur jika ada gula.
-
Lemon
Lemon memiliki sifat antiseptic dan antijamur yang mampu melawan jamur penyebab sariawan. Selain itu lemon juga kaya akan vitamin C sehingga dapat membantu memulihkan luka sariawan yang terjadi di dalam mulut. Berdasarkan hasil sebuah penelitian ditahu 2009, jus lemon adalah obat efektif untuk sariawan oral. Lemon sebagai obat alami sariawan dapat digunakan dengan mencampurkan lemon dalam air hangat untuk diminum atau menjadikannya sebagai larutan kumur. Jus lemon juga bisa langsung digunakan dengan cara mengoleskannya pada bagian yang mengalami sariawan.
-
Kunyit
Kunyit memiliki kandungan kurkumin yang merupakan senyawa kuat dengan kemampuan anti-inflamasi. Berdasarkan sebuah penelitian ditahun 2010 dengan melibatkan tikus, dapat dibuktikan bahwa kurkumin mampu mengobati sariawan oral. Studi ini mendapati bahwa kurkumin sebagai anti jamur terhadap spesies albicans dan non albicans candida, terutama jika dikombinasikan dengan piperin, yakni senyawa yang terdapat pada lada hitam yang mampu membantu tubuh menyerap kunyit.
-
Madu
Mengutip dari Prevention, madu yang memiliki sifat antiradang dan antibakteri mampu mengurangi rasa perih sekaligus mempercepat proses penyembuhan sariawan. Madu sebagai obat sariawan alami dapat dikonsumsi langsung atau dengan cara menempelkan madu pada area yang mengalami sariawan.
-
Lidah buaya
Lidah buaya juga dapat mengurangi rasa tidak nyaman di dalam mulut. Caranya cukup mudah yakni dengan mencuci terlebih dahulu lidah buaya yang akan digunakan, lalu belah lidah buaya hingga terlihat dagingnya. Kemudian oleskan daging lidah buaya secukupnya pada area sariawan dan tunggu hingga beberapa jam. Setelah itu berkumurlah dengan air hangat dan ulangi cara ini sebanyak 2 sampai 3 kali.
-
Minyak oregano
Minyak oregano yang sering digunakan sebagai pembumbu makanan, memiliki kemampuan antimikroba dan antijamur yang dapat membantu proses penyembuhan sariawan. Cara menggunakan minyak oregano adalah dengan menyiapkan dua tetes minyak oregano untuk dioleskan pada area sariawan yang meradang.
-
Cuka sari apel
Orang yang memakai gigi palsu memiliki risiko lebih tinggi mengalami sariawan dibanding mereka yang tidak mengenakan gigi palsu. Terlebih lagi jika gigi palsu tersebut memiliki ukuran yang tidak pas atau tidak sering dibersihkan dengan baik, sehingga memberikan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang. Untuk mengatasi hal ini cuka sari apel dapat dimanfaatkan sebagai obat sariawan alami yang ampuh dan mempercepat proses sembuh. Caranya mudah, degan melarutkan satu sendok teh sari cuka apel dalam satu gelas air hangat. Setelah tercampur lalu berkumurlah menggunakan air larutan tersebut. Pastikan saat air larutan dalam mulut mengenai seluruh bagian mulut setidaknya selama 15 detik.
Baca Juga : 5 Obat Sariawan Anak yang Aman dan Manjur
-
Vitamin C
Sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat membantu proses pengembalian keseimbangan tubuh. Meningkatkan asupan vitamin C juga mampu membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengalahkan infeksi yang terjadi dalam mulut. Selain itu vitamin C memiliki sifat alami yang bermanfaat mempertahankan sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat mendorong produksi sel darah putih dan melindungi tubuh dari infeksi.
Beberapa jenis asupan yang kaya akan vitamin C antara lain adalah buah-buahan seperti jambu biji, pepaya, kiwi, jeruk, stroberi, nanas, mangga, blackcurrant, dan lemon. Sementara sayuran yang mengandung vitamin C tinggi antara lain seperti brokoli, kale, cabai, paprika kuning, peterseli, bayam jepang, kubis brussel, timi, seledri, dan kembang kol.
Selain bahan-bahan alami di atas, sariawan juga dapat diobati dengan selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut, menyikat gigi dengan benar dan menghindari penggunaan pasta gigi berbahan sodium laureth sulfat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan rutin memeriksakan gigi dan mulut ke dokter gigi.
Anda juga dapat melakukan telekonsultasi melalui website atau aplikasi Android farmamedisk, yang mampu menghubungkan pasien dengan mitra atau rekanan penyedia jasa layanan kesehatan.

