Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

10 Organ Pernapasan Penting Manusia

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

10 Organ Pernapasan Penting Manusia Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Bernapas adalah salah satu cara manusia untuk bertahan hidup, karena oksigen yang dihirup membantu seluruh fungsi tubuh untuk bekerja dengan baik seperti mencerna makanan dan menggerakan anggota tubuh, atau bahkan berpikir yang hanya sejenak pun membutuhkan asupan oksigen. Dalam prosesnya bernapas adalah suatu kondisi menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida, yang disebut sebagai proses respirasi. Napas yang lancar merupakan hasil kerja dari berbagai organ jaringan di dalam tubuh.

Berikut adalah organ pernapasan pada manusia berikut fungsi-fungsinya :

  1. Hidung

Hidung merupakan organ terluar yang langsung bersentuhan dengan udara saat proses bernapas. Hidung berfungsi menghirup oksigen dan juga sebagai jalur keluarnya karbon dioksida. Organ ini berada di tulang tengkorak dan tersusun dari tulang rawan, tulang otot, dan kulit. Di dalam hidung terdapat rongga hidung yang berperan penting untuk pernapasan, karena berfungsi sebagai pelembab, penghangat, dan penyaring udara yang masuk ke tubuh. Bulu-bulu dan lender (mucus) dalam rongga hidung berfungsi menangkan debu, spora jamur, serta zat asing udara bagi tubuh.

Penyakit yang mungkin dialami oleh organ hidung pada umumnya disebabkan oleh peradangan yang terjadi di dalam hidung. Beberapa gangguan pada hidung yang paling sering dialami banyak orang antara lain adalah gangguan penciuman yang terbagi menjadi dua yakni hyposmia atau penurunan kemampuan mencium atau anosmia yang tidak dapat mencium bau sama sekali. Gangguan lainnya adalah mimisan yang merupakan kondisi perdarahan dari dinding saluran hidung, rhinitis yang ditandai dengan gejala bersin atau hidung tersumbat, pilek yang disebabkan oleh infeksi rhinovirus, influenza yang bersifat musiman dan berlangsung selama 7-10 hari, deviasi septum yaitu gangguan septum atau dinding tipis pemisah bagian kiri kanan hidung mengalami kelainan struktur seperti bengkok, polip hidung yakni pertumbuhan jaringan pertumbuhan jaringan yang terjadi di dinding saluran hidung, sinusitis yang terjadi akibat peradangan pada rongga sinus, serta infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA yaitu infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernapasan bagian atas.

  1. Faring

Faring adalah tabung fibromuskular terletak persis di depan tulang leher yang berhubungan dengan rongga hidung, rongga telinga tengah, dan laring. Faring terbagi menjadi tiga bagian yakni faring nasal yang berhubungan dengan rongga hidung, faring oral yang berhubungan dengan rongga paru-paru, dan faring laryngeal yang berhubungan dengan epiglotis dari laring serta menuju ke esofagus. 

Faring berfungsi sebagai penyalur udara ke trakea. Selain itu faring juga memiliki manfaat sebagai saluran alat pencernaan yang membawa makanan dari rongga mulut hingga ke esofagus. Faring juga memiliki peranan dalam produksi suara, membantu pernapasan melalui mulut, serta membantu proses medis jika makanan perlu dimasukkan melalui hidung. 

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Organ Pernapasan

  1. Laring

Laring atau pangkal tenggorokan juga dikenal dengan sebutan kotak suara (voice box), adalah saluran pernapasan yang membawa udara menuju trakea. Laring memiliki fungsi utama sebagai pelindung saluran pernapasan yang berada di bawahnya dengan cara menutup cepat pada stimulasi mekanik, sehingga mencegah masuknya benda asing ke dalam saluran pernapasan. Laring terletak di depan faring yang menuju esofagus dan secara vertikal berada diantara trakea dan akar lidah. Laring pada pria memiliki sebuah tonjoloan yang dikenal sebagai jakun.

  1. Trakea

Trakea adalah sebuah organ tuba yang memiliki diameter sekitar 20-25 mm dengan panjang antara 10-16 cm. Trakea memiliki bentuk tabung memanjang yang tersusun atas 20 tulang rawan berbentuk cincin kuat namun bersifat fleksibel. Trakea memiliki fungsi sebagai penghubung laring dengan bronkus dan menjadi jalan bagi udara dari leher ke bagian dada. Organ ini juga berfungsi sebagai jalur udara untuk masuk dan ke luar dari paru-paru. Bagian dalam trakea terdapat bulu-bulu halus yang berguna sebagai perangkap debu dan kotoran yang tak bisa diperangkap oleh silia. 

  1. Epiglotis 

Epiglotis merupakan lipatan tulang rawan berbentuk seperti daun yang terletak di belakang lidah tepat di atas laring. Epiglotis bersifat seperti katup yang akan terbuka saat bernapas sehingga memungkinkan udara masuk ke laring untuk menuju ke paru-paru. Epiglotis akan menutup saat makan untuk mencegah makanan atau minuman masuk ke saluran pernapasan yang bisa menjadi penyebab tersedak. 

Baca Juga: Ketahui Organ Reproduksi Wanita dan Fungsinya

  1. Tabung bronkial

Sesuai namanya, tabung bronkial berbentuk tabung yang dilapiri silia atau rambut-rambut kecil yang memiliki pergerakan seperti gelombang. Gelombang tersebut kemudian akan membawa cairan, dahak, atau lendir ke atas hingga ke luar tenggorokan. Lendir atau dahak yang berada di tabung bronkial memiliki fungsi sebagai pencegah masuknya debu, kuman, atau zat asing agar tidak ke paru-paru.

  1. Bronkiolus

Bronkiolus adalah cabang dari bronkus yang memiliki fungsi untuk menyalurkan udara dari bronkus ke alveoli serta mengontrol jumlah udara yang masuk dan keluar saat proses pernapasan berlangsung. Luas permukaan bronkiolus menentukan banyak atau sedikitnya oksigen yang dapat diikat secara efektif oleh paru-paru. Bronkiolus dijuluki sebagai “pohon bronkus” karena anatomi paru-paru yang berbentuk seperti pohon jika dilihat secara terbalik. 

  1. Paru-paru

Paru-paru adalah sepasang organ vital dalam proses pernapasan, yang memiliki tekstur kenyal dan berisi udara yang dibantu oleh trakea dalam proses penghantaran udara. Paru-paru memiliki fungsi utara sebagai tempat pertukaran oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Paru-paru mengambil oksigen dari udara yang dihirup kemudian masuk ke aliran darah dan didistribusikan ke seluruh bagian sel. Saat seluruh bagian sel bekerja, akan menghasilkan gas buangan berupa karbon dioksida yang dihempaskan melalui aliran darah. 

Kesehatan organ paru-paru sangat perlu diperhatikan agar tidak berisiko mengalami penyakit yang dapat menyerang paru-paru seperti pneumonia yang menyebabkan peradangan dan pembengkakkan pada kantung-kantung udara di dalam paru-paru, tuberculosis (TBC) yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis, bronchitis atau peradangan yang disebabkan karena infeksi virus dan terjadi pada percabangan saluran udara yang menuju ke paru-paru, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yakni peradangan paru kronis yang menyebabkan terjadinya gangguan aliran udara yang menuju ataupun dari paru-paru, atau penyakit asma yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan hingga menyebabkan sesak napas yang dipicu oleh beberapa hal seperti paparan debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, virus, ataupun zat kimia.

  1. Alveolus

Alveolus adalah kantong-kantong kecil yang berada di dalam paru-paru dan terletak di ujung bronkiolus. Alveolus yang memiliki kapiler pembuluh darah berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Alveolus akan menyerap oksigen dari udara yang dibawa bronkiolus dan mengalirkannya ke dalam darah. Kemudian karbon dioksida dari sel-sel tubuh akan mengalir bersama darah ke alveolus untuk dihembuskan ke luar.

  1. Diafragma

Diafragma adalah dinding otot pemisah rongga dada dan perut. Saat melakukan perpanasan perut maka diafragma akan bergerak ke bawah dan menciptakan rongga untuk menarik udara, serta membantu memperluas paru-paru. Saat diafragma berkontraksi maka volume rongga dada akan membesar dan ketika diafragma dalam kondisi relaksasi maka volume paru-paru akan mengecil dan menghembuskan udara.

Baca Juga: 5 Pengaruh Virus COVID 19 Terhadap Sistem Peredaran Darah Manusia

Itulah kesepuluh orang pernapasan manusia yang penting untuk dijaga kesehatannya. Lakukan telekonsultasi melalui Oke Klinik, yang dapat menghubungi pasien dengan mitra atau rekanan penyedia jasa kesehatan. Oke Klinik dapat diakses melalui aplikasi android atau melalui website di www.farmamedisk.co

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?