Obat herbal diabetes bermanfaat dalam mengontrol kadar gula darah dalam tubuh penderita diabetes. Sampai saat ini, penyakit diabetes memang belum ada obat untuk menyembuhkannya secara tuntas. Baik obat medis dengan resep dokter, maupun obat herbal diabetes, hanyalah berfungsi mengontrol kadar glukosa dalam darah penderita agar tidak melewati ambang batas normal.
Berikut ini bahan-bahan alami yang biasa digunakan sebagai obat herbal diabetes.
1. Pare
Pare merupakan buah yang rasanya pahit yang biasa dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Sebuah penelitian yang dipublikasikan Medical News Today menunjukkan bahwa pare terbukti mengatasi gejala diabetes melitus.
Sementara itu di Tiongkok, India, Indonesia, dan berbagai negara Asia lainnya, sejak berabad-abad lalu pare sudah dimanfaatkan sebagai obat dan juga masakan.
Pare dapat dikonsumsi sebagai jus dan suplemen.
2. Bawang putih
Sejumlah riset menunjukkan bahwa bawang putih merupakan salah satu jenis antioksidan yang dapat memperlancar peredaran darah mikro. Beberapa riset juga menunjukkan bahwa bawang putih, insulin, dan kadar gula darah berhubungan secara positif. Bawang putih dapat menurunkan glukosa darah, meningkatkan sekresi, dan memperlambat degradasi insulin.
Baca Juga: 7 Cara Mencegah Diabetes
3. Jahe
Selain dimanfaatkan sebagai bumbu, jahe juga merupakan obat herbal untuk sejumlah gejala penyakit seperti, mual, rasa tidak nyaman pada perut, meredakan batuk, dan melegakan tenggorokan. Jahe rasanya pedas dan segar. Dalam pengobatan herbal untuk mengobati diabetes melitus, jahe bermanfaat dalam mengontrol gula darah dan meningkatkan kadar insulin. Jahe juga bermanfaat untuk melindungi mata dari risiko katarak.
4. Kayu manis
Kayu manis juga merupakan salah satu obat herbal diabetes. Berbagai riset yang pernah dilakukan mengenai manfaat jenis rempah ini menyebutkan bahwa kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah puasa, mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL), menurunkan resistensi insulin, lipid atau lemak dalam darah, status antioksidan, serta tekanan darah dan pencernaan.
Journal Diabetes Science and Technology menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi kayu manis 1, 3 atau 6 gram per hari bagi penderita diabetes tipe 2 dapat menurunkan kadar gula darah dan risiko komplikasi diabetes yang berhubungan dengan darah tinggi dan jantung.
Kayu manis bisa ditambahkan pada diet harian untuk penderita diabetes, sebagai obat herbal diabetes melitus.
Untuk menambahkan obat herbal diabetes ini dalam diet diabetes Anda, tambahkan ¼ hingga ½ sendok teh kayu manis per hari. Campurkan pada makanan atau minuman. Gunakan takaran yang sama setiap harinya untuk mengontrol kadar gula darah yang naik turun secara cepat.
Konsumsilah kayu manis bubuk atau batangan, tapi bukan yang berasal dari produk olahan kayu manis seperti minyak kayumanis. Sebab, Methylhydroxychalcone polymer (MHCP)atau kandungan utama pada kayu manis yang memiliki efek mirip insulin dan menaikkan sensitivitas insulin itu tidak bisa anda temukan pada minyak kayu manis atau produk olahan kayu manis.
5. Kunyit
Tanaman umbi-umbian yang biasa dipakai untuk bumbu masakan ini ternyata juga merupakan bahan alami untuk pengobatan herbal bagi penderita diabetes. Kunyit dapat mengendalikan gula darah. Kandungan antioksidan yang terkandung di dalam kunyit cukup bagus. Sebuah penelitian menyebutkan, dengan mengonsumsi 300 mg kunyit dalam bentuk obat herbal, setiap hari, kadar gula darah pengidap diabetes mengalami penurunan hingga 18 %. Dalam jurnal Diabetes Care juga disebutkan bahwa mengonsumsi 1,5 gram kunyit setiap hari selama 9 bulan dapat mencegah perkembangan penyakit diabetes tipe 2 pada orang yang mengalami prediabetes. Selain itu, kunyit juga terbukti dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes.
Baca Juga: 10 Gejala Diabetes Pada Wanita
6. Lidah buaya
Aloe vera atau lidah buaya juga dapat membantu melindungi dan memperbaiki sel beta di pankreas yang memproduksi insulin. Meski pada umumnya lidah buaya digunakan untuk kecantikan juga kesehatan rambut, namun ternyata tanaman ini punya potensi untuk jadi obat herbal diabetes melitus.
Lidah buaya bisa dikonsumsi sebagai jus atau menambahkan potongan gelnya ke dalam kudapan juga minuman.
7. Jintan hitam atau Habbatussauda
Habbatussauda atau jintan hitam merupakan obat herbal yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Selain itu, jintan hitam pun bisa mengobati peradangan, menurunkan kadar lemak darah, serta menjaga kesehatan jantung dan hati.
Manfaat habbatussauda sebagai obat herbal diabetes berasal dari kandungan antioksidan thymoquinone yang terkandung di dalamnya. Antioksidan ini dapat mengendalikan gula darah sekaligus membantu memperbaiki produksi sekresi insulin.
Antioksidan thymoquinone juga dapat mencegah terjadinya dislipidemia diabetik. Dislipidemia adalah kondisi saat kadar lemak dalam darah tidak normal, entah terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Penelitian lainnya menemukan bahwa jintan hitam dapat membantu menurunkan jumlah gula darah puasa, gula darah setelah makan, dan kadar HbA1c.
8. Ginseng
Akar tanaman asal Korea yang dikenal dengan nama ginseng sudah lama dipakai sebagai obat herbal. Sebebuah penelitian menemukan ginseng memiliki kandungan alami yang dapat digunakan sebagai obat herbal diabetes. Senyawa alami dalam ginseng membantu mengatur penyerapan glukosa dalam tubuh sehingga mencegah gula darah melonjak tiba-tiba.
Sementara itu, penelitian lainnya yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Plants Research menunjukkan khasiat ginseng sebagai obat alami untuk diabetes. Akar, buah, dan daun ginseng dari spesies Amerika maupun Asia sama-sama efektif membantu mengendalikan kadar gula darah.
Dari hasil penelitian, ginseng diketahui dapat menurunkan kadar gula darah puasa (GDP), gula darah dua jam setelah makan (GD2PP), dan gula darah selama 3 bulan terakhir (HbA1c). Namun, seberapa besar efek penurunannya sangat bervariasi. Tergantung jumlah senyawa aktif yang terkandung dalam masing-masing jenis ginseng.
9. Daun sirsak
Sebuah riset yang diublikasikan di jurnal Pharmacognosy Research tahun 2017 menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak mengandung polifenol dan flavonoid yang sifatnya antihiperglikemik dan dapat mengurangi laju pemecahan gula dari makanan menjadi lebih sederhana. Hal ini memberi lebih banyak waktu untuk pankreas memproduksi insulin yang cukup untuk membantu penyerapan gula darah. Dengan kata lain, ekstrak daun sirsak berpotensi dapat mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes
Memanfaatkan daun sirsak sebagai tanaman obat diabetes, dapat dilakukan dengan cara meminum air rebusan daun sirsak, dibuat teh dengan merebus daun sirsak dengan tanaman herbal lainnya dan tambahkan madu, atau minum suplemen daun sirsak.
10. Sambiloto
Setiap helai daun sambiloto mempunyai kandungan senyawa aktif berupa flavanoid yang mengandung antioksidan dan dapat mengikat radikal di dalam tubuh.
Penelitian dari National Univerisity of Singapore menyebutkan bahwa ekstrak sambiloto dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus DM tipe 1 secara poten.
Selain 10 jenis tanaman tadi, obat herbal diabetes yang bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah adalah daun salam, brotowali, dan tanaman okra yang berasal dari Ethiopia.
Baca Juga: Mengenali Gejala Diabetes Pada Anak dan Balita
Tapi sebelum anda mengonsumsi obat herbal sebaiknya tetap lakukan konsultasi dengan dokter. Gunakan layanan konsultasi online di aplikasi farmamedisk untuk menemukan dokter yang kompeten untuk mengobati diabetes anda

