Penderita sakit maag sangat bergantung pada jadwal makan yang teratur agar maag tidak kambuh. Apakah kemudian mereka tidak bisa berpuasa? Tentu saja, bisa. Berikut ini tips agar puasa berjalan aman dan lancar tanpa khawatir sakit maag kambuh.
Penyakit maag atau dalam istilah medis disebut juga gastritis, adalah peradangan pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Gejala sakit maag, diantaranya adalah mual, muntah, begah, hingga nyeri pada perut bagian atas.
Bagi penderita sakit maag, agar puasanya lancar, tanpa khawatir sakit maag kambuh, perlu menerapkan tips berikut ini.
Baca Juga: Maag Kronis: Gejala, Penyebab, Pencegahan
Tips puasa lancar tanpa sakit maag
-
Minum obat maag 30 menit sebelum makan
Obat maag jenis antasida bekerja efektif jika diminum sebelum makan. Pakar penyakit dalam, dr. John C. Lipham dari University of Southern California, menyarankan agar obat maag diminum 30 menit sebelum makan. Bahkan, untuk efek terbaik bagi lambung dan sistem pencernaan, usahakan untuk minum obat maag satu jam sebelum makan. Terutama, jika sudah muncul gejala seperti sakit perut, heartburn, dan mual.
Saat berpuasa, pengidap penyakit maag bisa minum obat lebih dahulu sebelum makan sahur atau makan saat berbuka puasa.
Baca Juga: Penting! Ketahui Pertolongan Pertama untuk Maag
-
Jangan makan dalam porsi besar saat buka puasa
Tips penting yang harus dipatuhi agar puasa lancar tanpa khawatir sakit maag kamu kambuh adalah dengan menghindari makan dalam porsi besar saat buka puasa maupun sahur.
Sebaiknya berbuka puasa dengan air putih hangat atau teh manis hangat untuk sekedar syarat membatalkan puasa terlebih dahulu. Biarkan kadar gula dalam tubuh segera normal, baru kemudian diisi dengan makanan. Tiga butir kurma sudah cukup untuk itu. Demikian juga ketika sahur.
Porsi kecil makanan utama saat berbuka ataupun sahur lebih baik agar puasa lancar tanpa khawatir akan kambuhnya sakit maag kamu. Kapan waktunya makan menu utama? Sebaiknya diatur jaraknya dengan waktu tidur. Pastikan untuk selesai makan makanan apa pun sekitar 3-4 jam sebelum tidur. Hal ini agar menghindari rasa tak nyaman pada lambung dan gejala refluks.
-
Hindari makan terlalu banyak saat sahur
Tips penting agar puasa lancar tanpa sakit maag kambuh adalah mengatur supaya makan sahur tidak terlalu banyak. Meskipun makan sahur itu penting untuk menyiapkan tenaga saat berpuasa namun itu bukan berarti kamu harus makan terlalu banyak.
Sahur dengan mengonsumsi makanan terlalu banyak dan tinggi lemak justru bikin perut kembung dan mual. Sebagian orang mengalami diare dan asam lambung naik.
Selain itu, jangan langsung tidur setelah sahur. Karena akan meningkatkan sekresi asam lambung, dimana proses pencernaan berjalan lebih lambat dan menimbulkan rasa lapar saat bangun tidur.
Baca Juga: Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan
-
Jangan makan makanan pedas atau makanan yang merangsang timbulnya maag
Saat berbuka puasa maupun sahur, hindari makanan yang dapat merangsang timbulnya maag. Pantangan makanan bagi penderita maag ini meliputi makanan yang pedas, asam, dan makanan yang dapat menghasilkan gas seperti lobak, brokoli, kubis, jamur, dan gorengan. Jenis makanan tersebut dapat membuat perut kembung dan memperparah sakit maag.
Makan makanan pedas akan mudah mengalami mual, muntah, dan diare. Makanan pedas dapat menyebabkan iritasi kerongkongan dan usus besar, hingga bahkan memperparah gejala maag kronis. Selain itu, bawang putih atau bawang merah juga bisa membuat perut menjadi sensitif.
-
Jangan minum minuman yang asam dan soda
Minuman asam seperti jeruk dan lemon sebaiknya dihindari. Demikian pula minuman yang menghasilkan gas seperti soda. Minum kopi dan teh dalam jumlah berlebih juga sebaiknya
Selain itu, agar puasa lancar tanpa khawatir sakit maag adalah hindari kopi dan the, karena kandungan kafein di dalamnya dapat merangsang kontraksi usus dan nyeri perut.
-
Hindari makanan berlemak
Agar puasa lancar tanpa khawatir sakit maag kambuh adalah dengan menghindari makanan berlemak. Hal ini dimaksudkan untuk meringankan beban kerja perut.
Sebab, makanan yang memiliki kadar lemak yang tinggi seperti mentega, susu, keripik, burger, atau gorengan akan sulit dicerna, dan merangsang otot saluran pencernaan menegang karena bekerja terlalu keras. Sehingga proses pengosongan lambung menjadi lebih lambat dan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan atau heartburn.
Selain itu, makanan berlemak juga dapat memicu atau memperburuk gejala sembelit, membuat warna feses memucat, yang menandakan lemak berlebih pada kotoran.
Baca Juga: Pantangan dan Pilihan Makanan Untuk Sakit Maag
-
Makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks
Makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks dapat membuat kamu kenyang lebih lama. Contohnya adalah kentang, pisang, beras merah, dan oatmeal. Karbohidrat kompleks merupakan karbohidrat yang lebih lambat dicerna dan mengandung kadar serat yang tinggi.
-
Kelola stres dan emosi secara bijak
Tekanan stress dapat memicu sakit maag. Stres yang tidak diadaptasi dengan baik oleh otak akan membuat tubuh memproduksi hormon stres atau kortisol. Hormon tersebut dapat meningkatkan gula darah dan denyut jantung, serta menurunkan produksi antibodi. Selain itu, hormon kortisol dapat memperlambat kerja lambung dan menaikkan produksi asam lambung.
Agar puasa lancar tanpa halangan sakit maag perlu kiranya untuk mengelola stress dan emosi dengan bijak. Kendalikan diri ketika mendapatkan masalah selagi menjalankan puasa. Ingat, puasa adalah untuk mengendalikan hawa nafsu.
-
Jaga Kebersihan Lingkungan
Bakteri H. pylori penyebab infeksi lambung mungkin menyebar dari makanan dan minuman yang terkontaminasi. Oleh karena itu, jagalah kebersihan dapur dan tempat penyimpanan makanan dan minuman. Lindungi diri dari infeksi saluran cerna yang menyebabkan maag kronis dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum mengolah bahan-bahan makanan yang akan dimasak. Jangan lupa untuk makan makanan yang telah matang.
-
Berhenti merokok
Bagi pecandu rokok menghentikan kebiasaan merokok dapat menjaga puasa lancar tanpa khawatir sakit maag. Rokok dapat meningkatkan risiko infeksi Helicobacter pylori yang merupakan penyebab sakit maag. Selain itu, penelitian lain yang dipublikasikan oleh jurnal Gastroenterology menemukan bahwa nikotin yang terdapat di dalam rokok dapat meningkatkan sekresi asam lambung serta motilitas lambung.
Bagi pengidap sakit maag, agar puasa lancar tanpa masalah sakit maag kambuh adalah dengan menyediakan madu yang baik, seperti daging rendah lemak, dada ayam dan ikan, buah yang tidak asam seperti apel, pisang, dan pir.
Jangan lupa, penderita maag sebaiknya memasak makanan dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus. Bukan digoreng, ya!
Demikianlah tips untuk membantu menjaga supaya puasa lancar tanpa keluhan gejala sakit maag kambuh bagi kamu yang memiliki maag.

