Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

11 Tips Cara Hindari Bau Mulut Selama Puasa

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

11 Tips Cara Hindari Bau Mulut Selama Puasa Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

 

Bau mulut atau bau nafas selama puasa pernah dialami siapa saja. Namun ada cara untuk mengatasinya. Berikut ini 11 tips cara hindari bau mulut saat puasa. 

Saat kamu sedang berbicara kepada seseorang, dalam jarak dekat, lalu lawan bicara tersebut tiba-tiba menutup hidungnya, tentu jadi canggung situasinya. Hal ini  bisa terjadi selama puasa.  Mungkin bau nafas atau bau mulut yang keluar saat sedang bercakap-cakap itu mengganggu indera penciuman orang di sekitarmu. 

Baca Juga: Cara Menghilangkan Cegukan Saat Puasa

Jangan khawatir. Bau mulut bisa dialami oleh setiap orang, baik selama sedang puasa atau tidak. Dalam istilah medis, bau mulut dikenal dengan halitosis  atau fetor oris. Pada umumnya, bau mulut bisa berasal dari mulut, gigi, atau sebagai akibat dari masalah kesehatan yang mendasarinya. 

Bau mulut tidak sedap bisa menjadi masalah sementara atau kondisi kronis. Menurut American Dental Association, sebagaimana dilansir Healthline, setidaknya 50 persen orang dewasa pernah mengalami halitosis dalam hidup mereka.

Mengapa bau mulut ?

Bau mulut biasanya berasal dari mulut, di mana bakteri selalu ada. Saat kamu makan, potongan kecil makanan dapat tersangkut di gigi. Bakteri tumbuh pada potongan makanan ini, melepaskan senyawa belerang yang berbau busuk.

Penyebab paling umum dari bau mulut adalah kebersihan gigi yang buruk. Jika kamu tidak sering menyikat dan menggunakan benang gigi, bakteri di mulut akan terus tumbuh, dan lapisan tipis bakteri yang dikenal sebagai plak menumpuk di gigi. Ketika plak tidak dibersihkan minimal dua kali sehari, maka dampaknya adalah muncul bau busuk dan menyebabkan proses bau lainnya, dan kerusakan gigi.

Selain bau yang tidak sedap, gejala yang mungkin dialami adalah rasa tidak enak di mulut. Jika rasa tersebut disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya dan bukan karena partikel makanan yang terperangkap, rasa tersebut mungkin tidak akan hilang  walaupun kamu menyikat gigi dan menggunakan obat kumur mulut. 

Tips cara hindari bau mulut selama puasa 

Berikut ini tips cara menghindari bau mulut selama puasa yang dapat kamu lakukan.

  1. Membersihkan mulut setelah sahur dan berbuka puasa 

Bau mulut selama puasa bisa disebabkan oleh partikel-partikel makanan yang menyelip di sela-sela gigi, sisa-sisa sehabis makan sahur. Jika tidak dibersihkan, partikel makanan ini akan meninggalkan bau tak sedap di mulut. Oleh karena itu, sehabis makan sahur biasakan membersihkan mulut dengan cara menyikat gigi dan berkumur sampai bersih. 

Selain itu, sehabis berbuka puasa juga jangan lupa untuk membersihkan mulut dengan cara yang sama. Bila perlu gunakan mouthwash yang dapat memberikan kesegaran nafas. Pilih yang tidak mengandung alkohol.

Baca Juga: Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan

  1. Berwudhu   

Puasa dan sholat lima waktu merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Seorang muslim yang menjalani puasa, ibadahnya akan diterima oleh Allah SWT jika ia juga menjalankan sholat lima waktu. 

Nah, salah satu syarat sahnya sholat adalah wudhu. Wudhu yang dilakukan sebelum sholat bertujuan untuk membersihkan beberapa bagian tubuh dari kotoran yang mungkin saja menempel. 

Sisa-sisa makanan yang menempel di gigi, misalnya, adalah kotoran yang harus dibersihkan dari mulut. Sehingga salah satu bagian dari wudhu,  adalah berkumur-kumur dengan air bersih.  

Kumur-kumur saat wudhu tersebut dapat membantu untuk menghindari bau mulut selama puasa. Jika wudhu dilakukan sebanyak lima kali dalam sehari, kemungkinan timbulnya bau mulut selama puasa dapat dihindari. 

Baca Juga:  Halal Lifestyle, Hidup Sehat Ala Rasulullah

  1. Bersihkan lidah

Sebagai  indera pengecap, lidah harus sering-sering dibersihkan agar tidak menimbulkan bau mulut selama puasa. Lidah bisa menjadi tempat bagi  bakteri untuk bertumbuh dan menyebabkan bau mulut. Gunakan alat khusus pembersih lidah yang sekarang sudah banyak dijual di toko. Menjaga kebersihan lidah adalah salah satu cara hindari bau mulut selama puasa. 

  1. Hindari makanan yang menimbulkan bau mulut

Beberapa makanan dapat menyisakan bau mulut yang tak sedap dalam waktu yang cukup lama setelah makan. Misalnya pete dan jengkol. Sebaiknya hindari makanan yang menimbulkan bau mulut ini saat sedang berpuasa. Selain pete dan jengkol, bawang Bombay juga sebaiknya dihindari karena akan menyisakan bau nafas tak sedap. 

  1. Perbanyak minum air mineral 

Tubuh harus selalu dalam keadaan terhidrasi, meskipun sedang dalam keadaan puasa. Caranya adalah dengan cukup minum air mineral, vitamin, dan buah-buahan yang mengandung air pada saat berbuka puasa maupun sahur. Kebutuhan air mineral untuk setiap orang dewasa, rata-rata adalah sebanyak 2 liter atau 8 gelas. Jika kamu minum 2 gelas air saat berbuka puasa, 2 gelas saat sahur, 2 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas lainnya di antara waktu-waktu yang ada, maka genap 8 gelas air mineral yang terserap oleh tubuh. 

  1. Berkumur dengan air garam sebelum tidur

Berkumur dengan air garam sebelum tidur juga dapat membantu menghindari bau mulut saat puasa. Air garam bekerja sebagai antiseptik yang mematikan kuman dan bakteri penyebab bau mulut. Larutkan satu sendok teh garam dalam segelas air hangat. Kemudian kumur selama tiga puluh detik dan buang, jangan ditelan. 

  1. Hindari kebiasan merokok

Kebiasaan merokok juga dapat menjadi penyebab bau mulut saat berpuasa. Zat-zat beracun dari asap rokok yang menempel di dinding saluran pernafasan maupun di rongga-rongga mulut, gusi, dan gigi dapat menimbulkan bau mulut selama puasa. Sebaiknya hindari atau tinggalkan kebiasaan merokok demi kesehatan kamu. 

  1. Hindari makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi

Terlalu banyak makanan dan minuman dengan kadar gula yang tinggi juga dapat menyebabkan bau mulut selama berpuasa. Oleh karena itu, batasi jenis makanan dan minuman tersebut saat sahur dan buka puasa. Sebab, bakteri yang menjadi penyebab bau mulut bisa cepat  berkembang biak di dalam mulut yang menyisakan banyak gula. 

  1. Minum teh hijau

Teh hijau dapat menjadi obat untuk hindari bau mulut selama puasa. Penelitian menunjukkan bahwa teh hijau memiliki sifat desinfektan dan penghilang bau yang dapat menyegarkan nafas untuk sementara. Mint memiliki efek serupa. Secangkir teh mint hijau bisa menjadi penyegar nafas yang ideal selama puasa.

  1. Minum air jeruk 

Jeruk adalah buah yang bagus untuk meningkatkan kebersihan gigi. Bau mulut dapat terjadi karena mulut tidak menghasilkan cukup air liur untuk membasuh bakteri yang berbau busuk. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C membantu meningkatkan produksi air liur, yang dapat membantu menghilangkan bau mulut. Buah jeruk kaya akan vitamin C. 

  1. Jus nanas

Cobalah juga minum segelas jus nanas organik setiap habis makan, atau kunyah irisan nanas selama satu hingga dua menit. Ini merupakan salah satu cara hindari bau mulut. Namun jangan lupa untuk berkumur atau membilas mulut dari sisa-sisa gula yang ada dalam buah dan jus buah nanas. 

Demikianlah tips cara menghindari bau mulut selama puasa yang dapat kamu coba. Jika setelah puasa kamu tetap memiliki masalah bau mulut segera kunjungi dokter untuk berkonsultasi. Mungkin ada masalah kesehatan yang lebih buruk yang menyebabkan bau mulut tak kunjung hilang.  

 

 

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?