Untuk mencapai berat badan ideal biasanya orang melakukan diet dengan cara mengontrol makanan yang dikonsumsi. Penting untuk menerapkan pendekatan holistik yang mencakup pola makan seimbang, aktivitas fisik yang teratur dan perubahan perilaku agar dapat menurunkan berat badan secara efektif. Selain itu, Anda juga harus cermat dalam mengontrol porsi dan pola makan, agar dapat membantu mengurangi asupan kalori tanpa mengorbankan asupan nutrisi.
Pola makan seimbang yaitu mengonsumsi makanan yang kaya akan buah-buahan, sayur-sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian, serta rendah makanan olahan dan gula. Mengonsumsi makanan utuh yang padat nutrisi dan rendah kalori dapat membantu menurunkan berat badan secara efisien.
Kandungan serat dan air yang ada pada sayuran dan buah-buahan juga sangat penting untuk dikonsumsi agar membuat anda merasa kenyang tanpa menambah banyak kalori.
Penting juga untuk mengonsumsi protein tanpa lemak seperti ayam, ikan dan pilihan nabati seperti kacang-kacangan dan lentil agar dapat membantu Anda menjaga massa otot saat Anda menghilangkan lemak.
Biji-bijian utuh juga sangat baik untuk menyediakan energi berkepanjangan seperti beras merah dan gandum.
Berikut merupakan daftar makanan pembakar lemak yang bisa anda jadikan referensi untuk menurunkan berat badan.
- Air
Air merupakan salah satu unsur yang harus dimiliki dalam tubuh agar dapat mengoptimalkan tujuan nutrisi Anda. Mengonsumsi air hangat sangat bagus untuk merangsang saluran pencernaan serta dapat membantu mencegah sembelit terutama dengan diiringi dengan konsumsi sayur yang kaya akan serat makanan dan memberi anda sesuatu untuk memenuhi fiksasi mulut Anda di malam hari.
Saat makan malam, ambillah segelas air hangat dan tambahkan minyak essential seperti peppermint atau web lavender atau perasan jeruk. Hal ini bukan hanya akan membuat Anda rileks, tetapi juga membuat Anda menahan keinginan untuk makan.
2. Biji gandum
Gandum merupakan nutrisi terbaik yang dapat menunjang rencana penurunan berat badan Anda. Dalam satu mangkok biji-bijian utuh tersebut mengandung 8 gram protein yang dapat menghilangkan rasa lapar dan 5 gram serat, serta zat besi, seng, selenium, dan vitamin E.
Seperti halnya nasi, mengolah biji gandum juga cukup mudah. Untuk hidangan makan malam Anda, sajikan dengan sayuran, kacang-kacangan. atau protein tanpa lemak.
3. Kayu manis
Penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis memiliki efek bisa menstabilkan gula darah. Hal tersebut juga dapat menekan nafsu makan Anda karena terutama pada penderita diabetes tipe 2. Campurkan kayu manis sedikit ke dalam kopi, teh atau yoghurt untuk menambah rasa manis tanpa menambahkan kalori.
4. Teh hijau
Penelitian telah menunjukkan bahwa teh hijau dapat meningkatkan penurunan berat badan dengan cara merangsang tubuh untuk membakar lemak. Teh hijau mengandung katekin yaitu sejenis fitokimia yang mempengaruhi metabolisme tubuh secara singkat.
Anda harus meminum teh hijau minimal beberapa kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Anda bisa mencoba untuk meminum teh hijau dalam keadaan panas agar Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk menghabiskannya, sehingga anda mendapat pengalaman yang menenangkan dan penuh perhatian.
5. Ikan
Ikan merupakan salah satu sumber protein terbaik. Banyak dari jenis ikan rendah lemak memiliki bentuk lemak yang baik seperti asam lemak omega 3. Sumber omega 3 yang terdapat dalam salmon, herlin dan ikan berlemak lainnya, dapat membantu melindungi tubuh terhadap penyakit jantung dan kondisi kronis lainnya.
6. Mentimun
Seperti yang telah kita ketahui, mentimun kaya akan serat dan rendah kalori sehingga baik untuk kesehatan pencernaan dan penurunan berat badan. Selain itu mentimun juga mengandung antioksidan flavonol, quercetin, yang dapat membantu melawan peradangan pada sistem pencernaan dan mengurangi gejala usus bocor. Mentimun juga dapat membantu detoksifikasi hati dengan membuang limbah dan racun dari saluran pencernaan dan darah. Mentimun yang dikemas dengan magnesium dapat menghindari sembelit dengan cara menghidrasi lapisan pencernaan Anda.
7. Kunyit
Tidak hanya membantu mempercepat metabolisme dan membakar lemak, kunyit juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan memberi manfaat bagi penurunan berat badan dengan mengurangi penambahan berat badan pada jaringan adiposa. Di samping itu, kunyit juga mengandung komponen anti inflamasi, kurkumin yang dapat menekan pesan informasi di banyak sel, termasuk sel-sel lemak, pankreas dan otot. Hal tersebut dapat membantu mengurangi resistensi insulin, gula darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, dan penambahan berat badan.
8. Greek Yogurt
Yoghurt Yunani atau Greek yogurt memiliki protein yang jumlahnya hampir dua kali lebih banyak dibandingkan yogurt biasa. Greek yogurt membantu anda untuk merasa kenyang lebih lama, karena dibutuhkan waktu lebih lama untuk keluar dari perut Anda. Selain itu, tubuh anda juga membakar lebih banyak kalori dengan mencerna protein daripada karbohidrat. Oleh karena itu, Pilihlah jenis Greek yoghurt tanpa lemak, rendah lemak dan rendah gula untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.
9. Telur
Pada satu butir telur hanya memiliki kandungan 75 kalori dan 7 gram protein serta nutrisi yang penting lainnya. Perlu Anda ingat bahwa tubuh akan membakar lebih banyak kalori saat Anda mencerna telur dibandingkan sarapan yang banyak mengandung karbohidrat. Telur bukanlah salah satu jenis daftar makanan terlarang bagi orang-orang yang khawatir dengan kolesterol tinggi. Anda harus lebih khawatir pada lemak jenuh yang Anda konsumsi, bukan dari kolesterol makanannya.
10. Kopi
Kopi dipercaya dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu menurunkan berat badan. Kopi memang dapat merangsang metabolisme tubuh tetapi jangan selalu mengandalkan kopi untuk menurunkan berat badan Anda apalagi jika anda tetap menambahkan kalori dengan berbagai macam topping manis.
11. Ubi Jalar
Apabila Anda mengganti mentega komat krim, keju dan potongan coklat dengan ubi sebagai topping di makanan Anda, maka cara ini dapat menghemat banyak kalori. Selain dapat menurunkan berat badan, ubi jalar juga kaya akan potasium beta karoten, vitamin C dan serat.
12. Buah Beri
Seperti halnya dengan jenis buah-buahan lainnya, buah beri memiliki kandungan yang kaya akan air dan serat, sehingga dapat membuat anda kenyang lebih lama. Rasa manis dari buah berry juga dapat memuaskan lidah anda, tetapi dengan sedikit kalori. Salah satu dari buah beri yang baik untuk tubuh adalah blueberry, karena buah tersebut kayak akan antioksidan.
13. Cabai
Capsaicin merupakan bahan kimia yang terkandung dalam cabai yang rasanya hambar. Kandungan capsaicin dapat membantu menekan nafsu makan dan mempercepat metabolisme tubuh, tetapi hanya dalam jangka waktu yang singkat. Hal ini membuat cabai bisa berdampak besar bagi penurunan berat badan Anda.
____________________________________
Referensi :
American Diabetes Association.
Academy of Nutrition and Dietetics.
Brown, J. Diabetes Care, 2004.
Center for Science in the Public Interest.
David Heber, MD, PhD, professor of medicine and public health; chief and founding director, Center for Human Nutrition, Division of Clinical Nutrition, UCLA; author, What Color Is Your Diet?
Diane L. McKay, PhD, Human Nutrition Research Center, Tufts University; assistant professor, Friedman School of Nutrition Science and Policy, Tufts University.
Faghih, S. Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Diseases, March 2010.
Flood, J. Appetite, November 2007.
Hoffman, J. Journal of the International Society of Sports Nutrition, May 2006.
Journal of Agricultural and Food Chemistry, July 8, 2009.
Journal of the American College of Nutrition, September 2010; February 2010.
Judith Rodriguez, PhD, RD, past president, American Dietetic Association; nutrition professor, University of North Florida.
Leslie Bonci, MPH, RD, director of sports nutrition, University of Pittsburgh Medical Center.
McKeown, N. American Journal of Clinical Nutrition, November 2010.
Norris, S. American Journal of Medicine, 2004.
Rolls, B. The Volumetrics Eating Plan, HarperCollins Publishers, 2005.
Shahar, D. American Journal of Clinical Nutrition, November 2010.
Slavin, J. Journal of the American Dietetic Association, 2008.
The Journal of Nutrition, July 2011.
USDA Nutrient Data Laboratory.
Vander Wal, J. Journal of the American College of Nutrition, August 2005.
Weight-control Information Network.
Whole Grain Council.
Yeh, Y. Diabetes Care, April 1, 2003.

