Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

3 Jenis Obat Sakit Gigi Untuk Mengatasi Gusi Bengkak

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

3 Jenis Obat Sakit Gigi Untuk Mengatasi Gusi Bengkak Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Sakit gigi dengan pembengkakan pada gusi jangan dibiarkan saja. Berikan obat sakit gigi gusi bengkak yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anad. Apa saja obatnya ? Simak di sini. 

Saat mengalami sakit gigi dengan gejala gusi bengkak, rasa tidak nyaman mendera kita. Selain tak nyaman, sakit gigi dengan gusi bengkak ini membuat tidak percaya diri. Soalnya bisa timbul bau mulut saat berbicara. Apa obat sakit gigi gusi bengkak?

Obat sakit gigi gusi bengkak yang biasa diberikan oleh dokter adalah jenis obat sebagai berikut:

  1. Obat pereda nyeri

Salah satu jenis obat yang biasa diberikan dokter untuk pasien gusi bengkak adalah obat pereda nyeri. Pada umumnya obat pereda nyeri untuk obat sakit gigi gusi bengkak adalah paracetamol dan ibuprofen. 

Kedua obat tersebut termasuk dalam golongan obat non-steroidal anti-inflammatory drug atau NSAID. Paracetamol selain diberikan sebagai pereda nyeri untuk mengobati sakit gigi gusi bengkak orang dewasa, dapat pula diminum anak-anak di atas usia 2 tahun. Jika rasa nyeri tak kunjung membaik setelah mengonsumsi paracetamol, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter gigi. 
Ibuprofen juga termasuk dalam golongan obat NSAID yang bekerja untuk mencegah produksi zat penyebab peradangan dalam tubuh. Ibuprofen dapat digunakan untuk obat sakit gigi gusi bengkak, gigi berlubang, dan sakit gigi pada  anak-anak.  Obat ini tersedia dalam bentuk kaplet dan sirup. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan dosis pemakaian yang tepat.

  1. Obat kumur

Obat sakit gigi gusi bengkak dapat berupa obat kumur. Pilihan obat kumur beragam, namun yang biasanya untuk mengobati sakit gigi dengan gejala gusi bengkak Adalah chlorhexidine dan hidrogen peroksida. Kedua obat ini bekerja membersihkan mulut dan membunuh kuman dari sisa makanan,  serta mengatasi peradangan pada gusi.

  • Chlorhexidine

Chlorhexidine merupakan obat kumur dengan resep dokter untuk mencegah pertumbuhan bakteri di area mulut, termasuk akibat gusi bengkak yang disebabkan oleh gingivitis atau radang gusi. Untuk obat sakit gusi bengkak, gunakan chlorhexidine varian obat kumur.

Berkumur selama 30 detik dengan obat kumur pereda sakit gigi gusi bengkak ini setelah menyikat gigi. Ingat, jangan sampai Chlorhexidine  tertelan dan hindari pula membilas mulut dengan air setelah berkumur dengan obat ini. Maksudnya, agar obat untuk gusi bengkak ini dapat bekerja optimal. 

  • Hidrogen Peroksida

Hidrogen perosida juga merupakan obat kumur untuk obat sakit gigi gusi bengkak. Masalah gusi memerah, terasa nyeri, dan bengkak, dapat ditangani dengan berkumur menggunakan larutan hidrogen peroksida.  Larutan antiseptik ini tersedia di apotek atau toko obat dan dapat dibeli tanpa resep dokter untuk membantu mengatasi radang gusi. Gunakan sesuai dengan aturan pakai Larutakan 3% hidrogen peroksida dengan 3 sendok makan air. Kemudian, gunakan sebagai obat kumur untuk gusi bengkak selama 30 detik.Lakukan langkah ini 2-3 kali dalam seminggu sampai gusi bengkak pulih.

  1. Obat antibiotik

Obat antibiotik juga dapat diminum sebagai obat sakit gigi gusi bengkak yang disebabkan oleh infeksi. Obat antibiotik harus diberikan dengan menggunakan resep dokter. Jadi sebelum mengonsumsinya anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.  Obat antibiotik bekerja untuk membasmi bakteri yang menyebabkan infeksi pada gusi. Penggunaan obat antibiotik harus sampai habis, yakni pada umumnya selama  minimal 3 hari berturut-turut. Pada kondisi yang cukup berat, selain pemberian obat sakit gusi bengkak, dokter juga akan melakukan tindakan pembedahan.

Baca Juga: Jenis-jenis Obat Kumur Sakit Gigi, Manfaat dan Efek Sampingnya

Penyebab Gusi Bengkak 

Selain mengetahui obat sakit gigi gusi bengkak, sebaiknya anda juga memahami penyebab gusi bengkak sehingga dapat melakukan langkah pencegahan. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gusi bengkak. 

  1. Teknik menggosok gigi yang salah

Mengggosok gigi terlalu keras adalah cara yang salah dalam menggosok gigi. Karena selain dapat menyebabkan bagian-bagian rongga mulut terluka, juga dapat membuat gusi bengkak.

Cara menggosok gigi yang benar adalah menggosok gigi secar perlahan,  dengan menggerakkan sikat gigi dari atas ke bawah. Sikat gigi dengan bulu sikat yang halus lebih baik digunakan daripada yang kasar. 

  1. Efek samping obat

Setiap obat yang dikonsumsi oleh manusia pasti menimbulkan efek samping pada tubuhnya. Salah satu efek samping obat, adalah pada gusi.  Jenis obat yang bisa menyebabkan gusi bengkak, antara lain adalah : 

  • obat antikejang

  • obat penekan imunitas tubuh (imunosupresan)

  • obat penghambat kanal kalsium, obat penyakit jantung. 

Pada umumnya  efek samping obat dirasakan dalam waktu dua hingga empat bulan setelah dikonsumsi.

  1. Kekurangan vitamin C

Kekurangan vitamin C juga dapat memicu terjadinya gusi bengkak.  Beberapa faktor penyebab kekurangan vitamin C, misalnya pola makan yang kurang sehat, penyakit diabetes, stres, dan kebiasaan merokok.

  1. Menggunakan  gigi palsu

Pemasangan gigi palsu tidak selalu berlangsung dengan tepat di posisinya. Sehingga menimbulkan celah bagi sisa-sisa makanan menempel pada gusi. Bila gigi palsu jarang dibersihkan, sehingga menyimpan kuman dan bakteri,  maka akan dapat menyebabkan gusi menjadi bengkak. Oleh karena itu, jika menggunakan gigi palsu, dianjurkan untuk lebih sering menjaga kebersihan gigi palsu yang digunakan.

Baca Juga: Gejala, Penyebab, dan Obat Sakit Gigi Berlubang

  1. Gingivitis

Gingivitis atau radang gusi juga dapat menjadi penyebab gusi bengkak. Seperti halnya berbagai masalah kesehatan gigi dan gusi, gingivitis umumnya terjadi karena kebersihan mulut tidak terjaga. Sisa-sisa makanan, bakteri, asam pada gigi berproses menyebabkan penumpukan plak yang mengandung banyak bakteri di gigi dan gusi. Jika tidak ditangani dengan tepat, gingivitis dapat memicu kondisi yang lebih parah yaitu periodontitis. 

Periodontitis merupakan inflamasi pada jaringan pengikat di dalam gusi dan tulang di sekitar gigi. Kondisi ini umumnya berujung pada gigi tanggal atau lepas. 

  1. Kebiasaan merokok 

Kebiasaan merokok terlalu banyak juga dapat menyebabkan gusi bengkak. Nikotin dan tar yang terkandung di dalam asap rokok dapat menempel pada gusi dan gigi sehingga menimbulkan masalah. 

  1. Perubahan hormon saat hamil 

Gusi bengkak juga seringkali dialami oleh ibu hamil. Penyebab gusi bengkak saat hamil adalah karena selama masa kehamilan terjadi proses perubahan hormon. Perubahan hormon kemudian memicu terjadinya peningkatan aliran darah ke jaringan gusi yang membuatnya menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan munculnya plak (karang gigi).

Selain ketujuh penyebab gusi bengkak di atas, beberapa penyebab sakit gigi dengan gusi bengkak adalah pengaruh kista, tumor, hingga kanker.

Baca Juga: Cek Cara Mengatasi Sakit Gigi Tanpa Obat dengan 15 Tanaman Herbal ini!

Pencegahan Gusi Bengkak 

Kesehatan gigi dan gusi harus dijaga dengan baik. Ketimbang mengobati, lebih baik melakukan pencegahan terhadap masalah sakit gigi gusi bengkak. Berikut ini beberapa kebiasaan yang dapat membantu mencegah terjadinya sakit gigi dengan gusi bengkak. 

  1. Menjaga kebersihan mulut dan rutin menggunakan obat kumur

  2. Menggosok gigi dengan lembut setidaknya 2 kali sehari

  3. Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi

  4. Memperbanyak minum air putih

  5. Menghentikan kebiasaan merokok dan minuman yang terlalu dingin atau terlalu panas

Demikianlah pengobatan dan pencegahan serta penyebab terjadinya gusi bengkak. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter gigi melalui farmamedisk untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dalam mengatasi masalah gusi bengkak.

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?