Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

5 Jenis Makanan Penambah ASI dalam Masa Menyusui

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

5 Jenis Makanan Penambah ASI dalam Masa Menyusui Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Selama masa menyusui, ibu hamil perlu asupan makanan penambah ASI untuk mencukupi kebutuhan bayi. Apa saja makanan yang perlu dikonsumsi agar produksi ASI bertambah? 

Salah satu kecemasan yang dialami oleh beberapa ibu menyusui selama masa menyusui adalah kurangnya produksi ASI. Hal ini kerap menimbulkan efek psikologis berupa perasaan bersalah terhadap bayi. Jangan terlampau cemas, karena yang perlu Anda tingkatkan adalah bagaimana mengonsumsi makanan penambah ASI secara teratur. 

Makanan penambah ASI merupakan makanan laktogenik atau ASI booster yang mengandung galaktagog atau galactogogues. Galactogogues dalam bahasa Yunani bermakna galact  atau susu, dan ogogue atau rangsangan.  

Senyawa galaktagog ini terdapat pada tanaman, dan dapat merangsang dan meningkatkan produk ASI pada ibu menyusui. Senyawa pada makanan penambah ASI tersebut dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin yang berperan dalam meningkat produksi ASI pada ibu menyusui. 

Perlu dipahami bahwa prolaktin merupakan hormon yang diproduksi di bagian depan kelenjar hipofisis (pituitary), rahim, otak, payudara, prostat, lapisan lemak, kulit, dan sel-sel imun. Hormon tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan produksi ASI pada wanita, dan dalam produksi sperma pada pria. 

5 Jenis makanan penambah ASI 

Jenis makanan penambah ASI yang bermanfaat untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui adalah sebagai berikut:

  1. Sayuran hijau

Senyawa galaktagog terdapat di beberapa sayuran hijau yang biasa dikonsumsi sebagai bahan makanan. Yaitu sayur bayam, brokoli, kael, daun katuk, daun jinten atau daun bangun-bangun, daun kelor, kemangi, pare, daun collard sejenis sawi, dan asparagus. 

Makanan penambah ASI berupa sayur-sayuran hijau ini sebaiknya dikonsumsi sebanyak 1-2 porsi setiap hari oleh ibu yang sedang menyusui. Selain mengandung senyawa galaktagog, sayuran hijau juga mengandung senyawa fitoestrogen yang serupa dengan hormon estrogen untuk lebih banyak memproduksi ASI. 

  1. Gandum utuh dan oat

Makanan penambah ASI berikutnya adalah gandum utuh dan oat. Keduanya tergolong makanan yang kaya akan serat dan bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi bubur gandum atau bubur oat pada masa menyusui dipercaya dapat memperbanyak produksi ASI. Selain itu, oat juga memiliki kandungan zat besi tinggi yang bermanfaat untuk mencegah anemia. 

  1. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang juga dapat menjadi makanan penambah ASI. Misalnya kacang merah, kacang almond, dan kacang kenari. Makanan jenis kacang-kacangan ini juga mengandung protein, kalsium, dan zat besi untuk meningkatkan produksi ASI.

  1. Biji-bijian

Biji-bijian juga merupakan makanan penambah ASI. Biji-bijian seperti wijen, biji chia, dan biji rami atau flaxseed mengandung senyawa fitoestrogen yang bermanfaat untuk memperbanyak ASI.

  1. Buah-buahan 

Makanan penambah ASI yang juga baik untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui bayi adalah buah-buahan. Berikut jenis buah-buahan yang dapat Anda pertimbangkan untuk dikonsumsi selama dalam masa menyusui bayi.  

10 Buah yang bermanfaat sebagai makanan penambah ASI

  1. Pepaya hijau

Selama masa kehamilan, buah pepaya hijau tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Namun setelah melahirkan dan kemudian memasuki masa menyusui ASI eksklusif, buah pepaya hijau dianjurkan untuk dikonsumsi. Buah pepaya hijau termasuk makanan penambah ASI, karena mengandung senyawa galaktagog. Pepaya hijau membantu Anda dalam masa menyusui dengan meningkatkan hormon oksitosin dalam produksi ASI. Pepaya hijau juga mengandung vitamin A, B, C, dan E.

  1. Alpukat

Enak rasanya dan banyak manfaatnya. Begitulah alpukat. Buah yang satu ini mengandung asam lemak omega-3, omega-6, dan omega-9. Nutrisi yang terkandung di dalam buah alpukat dapat membantu memperlancar produksi  ASI. Alpukat juga mengandung folat serta vitamin C, vitamin E, dan potasium, yang berguna untuk membantu si kecil tumbuh dan berkembang. Selain itu alpukat menjaga kadar gula darah dan kolesterol.

  1. Pisang

Buah-buahan lainnya yang dapat menjadi makanan penambah ASI selama dalam masa laktasi atau masa menyusui adalah pisang. Di dalam buah pisang terkandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.

Pisang termasuk kaya akan kalori sehingga dapat mengatasi rasa lapar saat menyusui dan membantu meningkatkan kadar asam folat dalam tubuh. Selain itu, pisang juga mengandung kalium untuk menjaga kadar cairan dan elektrolit bagi ibu yang sedang menyusui.  

  1. Mangga

Berbagai jenis buah mangga sangat baik dikonsumsi oleh ibu menyusui karena manga kaya akan antioksidan dan vitamin K. Selain itu serat dan kalium yang terkandung di dalam mangga dapat membantu meningkatkan energi pada  ibu yang sedang  menyusui.

  1. Jeruk

Ibu yang sedang menyusui bayi juga dianjurkan untuk mengonsumsi buah jeruk. Karena buah ini merupakan sumber vitamin C yang tinggi. Vitamin C berfungsi menumbuhkan gigi dan otot yang sehat pada anak-anak, termasuk bayi yang baru lahir.

  1. Melon

Selain jeruk, buah melon juga merupakan buah yang kaya vitamin C. Adapun jumlah kebutuhan vitamin C harian pada ibu menyusui kurang lebih 100 gram. Separuh dari kebutuhan tersebut dapat terpenuhi dengan mengkonsumsi melon. Karena buah melon mengandung 50 gram vitamin C. 

  1. Stroberi

Buah yang bisa hidup dengan baik pada dataran tinggi ini memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh ibu yang sedang menyusui dan juga bayinya. Stroberi merupakan makanan yang dapat membantu  menambah produksi ASI. Stroberi kaya zat besi dan vitamin seperti kalsium, kalium, vitamin C dan magnesium. Selain itu, juga memiliki kandungan air yang tinggi untuk mencegah dehidrasi saat menyusui.

  1. Blueberry

Blueberry dapat mencegah penyakit pada bayi. Buah yang satu ini mempunyai sifat antioksidan yang tinggi. Jika ibu menyusui mengkonsumsi buah ini maka akan mempengaruhi kualitas ASI dan akan  memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan bayi. Di dalam blueberry terkandung vitamin A dan K, kalsium serta potasium. 

  1. Aprikot

Rasanya manis, selain itu buah aprikot mengandung beberapa fitoestrogen yang berperan seperti hormon  estrogen dalam tubuh. Fitoestrogen dapat membantu mengatur hormon penghasil ASI dalam tubuh ibu yang sedang menyusui selama masa menyusui. Selain itu, buah aprikot juga kaya akan kalsium, kalium, dan vitamin C dan A. Sehingga buah aprikot dapat menjadi makanan penambah ASI yang patut untuk dipertimbangkan. 

  1. Sawo

Buah sawo selain manis rasanya juga merupakan makanan penambah ASI bagi ibu menyusui. Sawo mengandung kalori tinggi yang bermanfaat dalam meningkatkan produksi ASI. Sawo juga kaya vitamin A dan C untuk membantu pencernaan dan bertindak sebagai antioksidan. 

Demikianlah beragam jenis makanan penambah ASI yang dapat Bunda pertimbangkan untuk dikonsumsi selama dalam masa menyusui bayi. Ikuti terus perkembangan dunia kesehatan melalui berbagai artikel kesehatan yang disajikan oleh farmamedisk. Anda dapat mengunduh aplikasi farmamedisk melalui Play Store untuk dapat berkonsultasi mengenai masalah kesehatan secara online kepada dokter-dokter yang berpengalaman dan berlisensi. 

 

 

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?