Hidung tersumbat jangan dibiarkan. Selain dapat mengganggu aktivitas sehari-hari juga dapat mengganggu kenyamanan beristirahat. Sebaiknya perhatikan cara mengatasi hidung tersumbat berikut ini.
Hidung tersumbat merupakan gejala pembengkakan atau inflamasi pada pembuluh darah di dalam rongga hidung dan sinus. Inflamasi ini bisa terjadi karena infeksi sinus, alergi, flu, atau pilek.
Siapapun yang pernah mengalami hidung tersumbat pastinya akan setuju. Bahwa gangguan kesehatan ini sangat mengganggu, apalagi bila berlangsung di saat kita sedang sibuk dengan pekerjaan atau berbagai urusan. Lalu cara mengatasi hidung tersumbat ini bagaimana?
Ada berbagai cara mengatasi hidung tersumbat yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah. Apa saja itu, mari kita simak bersama di sini!
Cara mengatasi hidung tersumbat
-
Perbanyak minum air putih
Cara paling sederhana ketika hidung tersumbat adalah segera minum air putih sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan supaya Anda tidak mengalami dehidrasi. Penuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih. Selain itu, juga bisa dengan minum wedang jahe, kuah sup, makan buah-buahan yang banyak mengandung air. Misalnya, buah semangka, pir, dan melon, atau papaya.
-
Hirup uap air panas
Cara berikutnya yang dapat dilakukan pada saat hidung tersumbat adalah melakukan penguapan atau menghirup uap dari sebaskom air hangat atau dari alat humidifier yang biasa dipakai dalam melakukan penguapan. Uap yang dihirup melalui pernapasan hidung dapat mengencerkan lendir yang tersumbat pada hidung.
Anda bisa lakukan dengan memasak air sampai mendidih lalu tuangkan ke dalam baskom. Lalu hirup uapnya. Agar uap air panas ini dapat terhirup secara optimal oleh hidung, tutupi bagian belakang kepala dengan handuk.
Selain cara tersebut, mandi air hangat dan manfaatkan uapnya dapat menjadi cara mengatasi hidung tersumbat dengan bahan utama berupa air panas atau hangat.
Baca Juga: Kenali Gejala Meningitis Pada Orang Dewasa, Sering Dikira Flu Biasa
-
Bersihkan hidung dengan larutan saline
Melansir jurnal American Family Physician (AAFP), membersihkan atau mencuci hidung dengan larutan garam fisiologi atau saline adalah cara efektif mengatasi hidung tersumbat.
Gunakan neti pot atau teko kecil dengan corong panjang yang dapat dimasukkan ke dalam lubang hidung. Lalu masukkan larutan saline ini ke dalam neti pot. Bilas lubang hidung dengan larutan ini sampai bersih. Lakukan beberapa kali.
Campuran soda kue dengan air garam juga dapat menjadi larutan saline. Cara mengatasi hidung tersumbat ini dapat mengeluarkan lendir dan alergen, seperti serbuk sari dan debu. Selain itu, larutan saline juga menghidrasi dan meredakan peradangan pada selaput lendir yang melapisi sinus. Cara ini juga bisa membantu melegakan pernapasan dan menjaga kesehatan hidung.
-
Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi
Cara mengatasi hidung tersumbat berikutnya adalah dengan tidur rebahan tapi dengan meninggikan posisi kepala agar lebih tinggi dari badan. Cara ini bisa dilakukan dengan bantuan bantal yang ditumpuk. Jadi untuk melancarkan pernafasan saat hidung tersumbat dibutuhkan cukup waktu untuk istirahat juga. Jadi pastikan Anda dapat terlelap tidur, tapi dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan.
-
Menggunakan obat dekongestan
Cara selanjutnya dalam mengatasi hidung tersumbat adalah dengan menggunakan obat-obatan. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk meminta resep obat yang tepat untuk mengatasi hidung tersumbat. Dokter biasanya akan merekomendasikan obat anti alergi bila terdapat alergi. Atau juga disertai dengan obat antibakteri untuk infeksi bakteri. Selain itu juga obat semprotan di hidung.
Obat jenis dekongestan adalah obat yang sering digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat karena flu, pilek, sinusitis, ataupun alergi. Dekongestan dapat digunakan dengan cara diminum atau dihirup.
Dekongestan hirup adalah yang paling umum digunakan. Obat ini bekerja dengan cara meredakan pembengkakan pembuluh darah di dalam hidung yang disebabkan oleh kondisi-kondisi yang disebutkan di atas sehingga saluran napas menjadi terbuka dan nafas menjadi lega.
Contoh jenis dekongestan yang beredar di Indonesia adalah oxymetazoline, pseudoephedrine, ephedrine, ipratropium bromide, dan phenylephrine.
Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan Organ Pernapasan
Peringatan sebelum menggunakan dekongestan
Penting diketahui bahwa dekongestan tidak dianjurkan untuk anak-anak berusia enam tahun ke bawah, penderita gangguan gangguan ginjal, gangguan hati, gangguan jantung, gangguan sirkulasi, hipertensi, diabetes, pembengkakan prostat, glaukoma, dan hipertiroidisme.
Ibu hamil atau sedang menyusui perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat jeni ini. Selain itu, dekongestan juga tidak dianjurkan digunakan bersamaan dengan obat-obatan lainnya tanpa petunjuk dari dokter. Salah satu contohnya adalah peningkatan tekanan darah apabila dekongestan digunakan bersamaan dengan obat penghambat monoamin oksidase (obat antidepresan). Dan apabila terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan dekongestan, segeralah periksa ke dokter.
-
Penggunaan obat Antihistamin
Cara mengatasi hidung tersumbat yang disebabkan oleh alergi dapat dilakukan dengan menggunakan obat antihistamin. Namun penggunaan obat ini sebaiknya pada malam hari menjelang tidur, karena obat ini dapat menyebabkan kantuk. Jangan minum obat ini saat sedang menyetir kendaraan di jalan karena akan menimbulkan rasa kantuk sehingga dapat membahayakan perjalanan Anda.
-
Penggunaan obat pereda nyeri
Selain itu, cara mengatasi hidung tersumbat juga dapat dilakukan dengan minum obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau paracetamol. Obat pereda nyeri ini juga akan meredakan gejala sakit kepala karena hidung tersumbat.
Anda juga bisa mengonsumsi vitamin C saat hidung tersumbat untuk memperkuat imun tubuh.
Hidung tersumbat akibat penyakit kronis
Hidung tersumbat dapat disebabkan oleh gejala penyakit kronis atau jangka panjang. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan hidung tersumbat adalah sebagai berikut :
-
Sinusitis kronis
Sinusitis kronis adalah peradangan sinus yang berlangsung selama 12 minggu atau lebih, yang dapat menghalangi cairan di dalam hidung untuk mengalir. Kondisi ini kemudian dapat membuat hidung tersumbat.
-
Polip hidung
Polip hidung atau pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada saluran hidung dan biasanya timbul karena peradangan hidung secara terus-menerus juga dapat menyebabkan hidung tersumbat. Kondisi hidung tersumbat seperti ini dapat berlangsung sampai dengan 12 minggu.
-
Deviasi septum
Deviasi septum merupakan suatu kondisi dimana dinding pemisah rongga hidung mengalami pergeseran, sehingga salah satu lubang hidung mengecil bentuknya. Dalam kondisi deviasi septum ini tingkat keparahan hidung tersumbat tergantung pada derajat pergeseran septum hidung.
-
Sindrom Churg-Strauss
Sindrom Churg-Strauss adalah kondisi yang tidak umum atau tidak sering terjadi. Ini merupakan kondisi peradangan pada pembuluh darah organ tubuh, diantaranya organ hidung, dan dapat menimbulkan rinitis alergi.
-
Granulomatosis Wegener
Selain itu, kondisi lain yang jarang terjadi adalah granulomatosis Wegener. Yakni kondisi melambatnya aliran darah ke organ tertentu, seperti hidung, sinus, tenggorokan, paru-paru, dan ginjal. Kondisi tersebut berakibat pada terganggunya kinerja organ-organ tersebut.
-
Kanker nasofaring
Hidung tersumbat juga dapat disebabkan oleh kanker nasofaring. Yakni kanker yang menyerang nasofaring atau bagian tenggorokan di belakang rongga hidung.
Cara mengatasi hidung tersumbat yang disebabkan oleh berbagai penyakit kronis di atas akan berbeda dengan mengatasi hidung tersumbat yang disebabkan oleh infeksi sinus, alergi, flu, atau pilek yang datang tiba-tiba.
Baca Juga: Ini Fungsi Lendir Pada Hidung yang Jarang Diketahui
Komplikasi hidung tersumbat
Hidung tersumbat dapat menimbulkan komplikasi. Pada penderita Covid 19, hidung tersumbat dapat disertai dengan anosmia atau hilangnya indera penciuman yang kemudian akan dapat menurunkan atau menghilangkan selera makan.
Selain itu, hidung tersumbat juga dapat menyebabkan tidur mendengkur dan insomnia. Sedangkan pada bayi dan anak, masalah hidung tersumbat dapat berkomplikasi pada otitis media. Yaitu infeksi pada telinga bagian tengah, tepatnya pada rongga di belakang gendang telinga yang timbul akibat batuk pilek, flu, atau alergi.

