Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Akibat Tidak Sikat Gigi Sebelum Tidur, Dan 10 Tips Cara Membersihkan Gigi

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Akibat Tidak Sikat Gigi Sebelum Tidur, Dan 10 Tips Cara Membersihkan Gigi Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Foto : Freepik

Sebagian orang terbiasa pergi tidur tanpa menggosok gigi. Salah satu akibat tidak sikat sebelum tidur adalah menumpuknya  zat asam yang dihasilkan oleh bakteri di dalam mulut, yang lama kelamaan akan merusak enamel atau lapisan terluar gigi. 

Penulis : Sholahudin Achmad

Jika lapisan gigi rusak, maka akan berakibat pada terjadinya gigi berlubang. Kalau sudah begini, kamu akan merasakan sakit gigi dan tidak nyaman. 

Gigi berlubang

Makan malam dapat menyisakan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi. Jika tidak dibersihkan, maka bakteri yang ada di dalam mulut akan menikmatinya.  

Bakteri di mulut akan mengeluarkan cairan yang sangat asam dan dapat merusak enamel gigi. Gigi berlubang hingga sakit gigi merupakan akibat dari rusaknya enamel gigi oleh plak yang mengeras di gigi.

Plak juga menjadi penyebab bau mulut, infeksi gusi, pendarahan gusi, dan gusi yang bengkak. 

Jadi, akibat tidak sikat gigi sebelum tidur adalah plak dapat tumbuh menebal tanpa gangguan dalam semalam, menyebabkan kolonisasi bakteri penghasil asam.

Tanda dan gejala gigi berlubang meliputi antara lain:

  • Gigi menjadi sensitif

  • Sakit gigi saat menggigit makanan

  • Nyeri di gigi secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas

  • Ngilu atau nyeri saat mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, dingin, atau panas

  • Terdapat lubang yang terlihat jelas di gigi

  • Noda putih, cokelat, atau hitam pada permukaan gigi

Baca Juga: Obat Sakit Gigi Berlubang Paling Ampuh di Apotik Untuk Dewasa

Meningkatkan resiko radang gusi (gingivitis) 

Plak yang tidak dibersihkan juga dapat menyebabkan radang gusi atau gingivitis. Jika dibiarkan, radang gusi akan berkembang dan menimbulkan komplikasi seperti infeksi serius yang merusak gigi dan tulang gigi. Ini akan membuat gigi mudah tanggal.   

Plak yang mengeras ini merupakan akibat dari tidak rutin sikat gigi, minimal 2 kali dalam 24 jam sehari. Jangan biarkan plak menumpuk dan membentuk lapisan yang keras di gigi. 

Gejala gingivitis meliputi antara lain:

  • Gusi membengkak dan kemerahan

  • Gusi terasa lunak jika disentuh

  • Gusi terasa kendur dan bergeser dari tempatnya

  • Gusi mudah berdarah

  • Gusi berubah menjadi merah kehitaman

  • Bau mulut

  • Gusi terasa nyeri ketika mengunyah, menggigit, bahkan berbicara

Radang gusi dapat berkembang menjadi periodontitis jika tidak segera ditangani dengan tepat. Yaitu infeksi gusi yang menyerang ke jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Periodonitis dapat berakibat fatal, mulai dari gigi goyang, gigi tanggal,  hingga menyebabkan gangguan pada jantung dan paru-paru jika bakteri masuk ke dalam aliran darah. 

Baca Juga: 3 Jenis Obat Sakit Gigi Untuk Mengatasi Gusi Bengkak

Karang gigi (tartar) 

Plak yang mengeras akan membentuk karang gigi atau tartar. Tartar terbentuk dari plak yang mengeras akibat sisa-sisa makanan yang mengendap di dalam mulut dalam waktu 10 hari. Tartar menempati celah gigi, yaitu di antara gusi dan gigi. Tempat tersebut biasanya susah dijangkau oleh sikat gigi.

Karang gigi harus dibersihkan oleh dokter gigi, karena tidak dapat dihilangkan hanya dengan rutin menyikat gigi. 

Tips membersihkan gigi

Jika kamu memang tidak biasa menyikat gigi tepat sebelum tidur dapat diatur waktunya dengan menyikat gigi beberapa saat setelah makan malam. Perlu diketahui, bakteri di dalam mulut membutuhkan waktu 24 jam untuk menghasilkan cairan asam. Jadi, berikut tips menyikat gigi yang perlu kamu lakukan. 

  1. Sikat gigi dua kali dalam rentang 24 jam  

Lakukan sikat gigi dengan benar selama kurang lebih dua menit, sebanyak minimal dua kali dalam rentang waktu 24 jam dalam sehari. Kamu bisa melakukan sikat di pagi hari dan setelah makan malam. 

  1. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride 

Fluoride adalah mineral alami untuk membantu mencegah gigi berlubang pada anak-anak dan orang dewasa. Cara kerjanya adalah dengan membuat permukaan luar gigi atau enamel menjadi  lebih kuat terhadap serangan asam yang menyebabkan kerusakan gigi.

Hampir semua air mengandung fluoride, tetapi biasanya tidak cukup untuk mencegah kerusakan gigi. Kebutuhan fluoride bagi tiap-tiap orang tergantung pada usia dan jenis kelaminnya. Sumber asupan fluoride termasuk air minum dan pasta gigi. 

  1. Gunakan sikat gigi yang berbulu halus 

Sikat gigi dengan bulu yang lembut efektif dalam menghilangkan plak atau kotoran yang menempel di antara gigi dan tidak akan melukai gusi serta area sensitif di mulut. Sedangkan sikat gigi dengan bulu yang sedang atau bahkan keras akan beresiko merusak gusi. 

Selain itu, sikat gigi elektrik juga bisa digunakan bila kamu mengalami kesulitan dalam menggerakan sikat gigi. 

  1. Pilih ukuran sikat gigi yang tepat

Ukuran sikat gigi dapat mempengaruhi efektivitas dalam menyikat gigi. Ukuran yang tepat akan membuat kamu bisa mengakses ke semua permukaan gigi dengan mudah. 

Ukuran sikat gigi untuk orang dewasa yang direkomendasikan adalah memiliki lebar 1,25 cm dengan tinggi 2,5 cm pada kepala sikat giginya. 

Jangan gunakan kepala sikat gigi yang terlalu besar, karena kamu akan kesulitan untuk mengarahkan atau membersihkan area tertentu yang sulit dijangkau, seperti bagian samping dan belakang gigi geraham. 

Pegangan sikat gigi juga penting diperhatikan. Gunakan pegangan yang cukup panjang agar mudah untuk digenggam.

  1. Rutin mengganti sikat gigi  

Mengganti sikat gigi dalam periode tiga hingga empat bulan sangat dianjurkan. Ini merupakan jangka waktu yang baik,  kecuali bulunya bengkok atau kamu menjatuhkannya ke toilet.

  1. Jangan menggosok terlalu keras 

Jika kamu menyikat gigi secara merata, lakukan sentuhan yang lebih ringan untuk mencegah kerusakan email dan gusi.

  1. Bilas dengan air 

Membilas mulut dengan air setelah makan dapat memungkinkan asam dari makanan hilang sebelum kamu menyikat gigi.

  1. Bersihkan dengan benang gigi

Selain sikat gigi, cara membersihkan plak pada gigi dapat dilakukan dengan melakukan pembersihan lebih detail menggunakan benang. Tujuannya untuk membersihkan plak yang berada di sela-sela gigi. Benang dapat menjangkau sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. 

  1. Menggunakan baking soda

Baking soda juga dapat dipakai untuk membersihkan karang gigi. Caranya adalah dengan digosokan pada saat menyikat gigi. Baking soda ampuh dalam menghilangkan plak tanpa merusak enamel gigi.Selain itu, kandungan di dalam baking soda juga dinilai mampu melindungi gigi, dan mencegah gigi kehilangan kalsium. Sifat antimikroba dalam baking soda dapat mencegah kerusakan gigi.

  1. Menggunakan obat kumur

Selanjutnya kamu bisa membersihkan gigi dengan berkumur-kumur pakai obat kumur yang tersedia di pasaran. Obat kumur dapat membasmi kotoran sisa-sisa makanan yang menempel di  gigi. Obat kumur juga bermanfaat untuk menyegarkan nafas. Namun sebaiknya gunakan obat kumur yang tanpa kandungan alkohol. 

Selain 10 tips di atas, hindari juga kebiasaan merokok. Kandungan kimia dalam rokok dapat memicu pembentukkan karang gigi, menyebabkan bau mulut dan gigi kuning . 

Demikian akibat tidak sikat sebelum tidur dan tips membersihkan gigi yang perlu kamu ketahui. Kamu dapat berkonsultasi secara online dengan dokter gigi melalui aplikasi farmamedisk. Download aplikasi farmamedisk di Play Store dan App Store. 

________________________________ 

Referensi : 

Detikcom (2019), Malas Gosok Gigi Sebelum Tidur? Hati-Hati Dampaknya Bisa Sangat Serius

Greatist.com (2020), How Bad Is Falling Asleep Without Brushing Your Teeth, Really?

Tanyapepsodent.com (diakses pada September 2022), Apakah Fluoride dan Apa Fungsi Fluoride Untuk Gigi?

Web MD (diakses pada 2021), Choosing a Toothbrush: The Pros and Cons of Electric and Disposable.

Medical News Today (diakses pada 2021),  Removing plaque and tartar from teeth.

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?