Kedutan adalah sebuah kondisi yang pernah dirasakan hampir setiap orang. Kedutan dapat dirasakan di berbagai bagian tubuh seperti pada mata kanan dan kiri, bibir atas dan bawah, atau pada bagian tangan kanan ataupun kiri. Kedutan ditandai dengan adanya rasa berdenyut pada bagian tertentu yang terjadi dalam kurun waktu beberapa detik hingga hitungan menit. Kedutan pada mata bagian kiri atas sering dialami banyak orang dan sering dikaitkan dengan mitos. Namun sesungguhnya dalam hal medis, kedutan wajar terjadi.
Kedutan mata kiri atas dapat terjadi karena adanya gangguan pada sinaps saraf motorik otot-otot kelopak mata bagian kiri atas. Meski kedutan mata adalah hal yang biasa dan tidak berbahaya namun kondisi ini dapat mengganggu bagi sebagian orang. Tak hanya itu saja, dalam sisi medis kedutan mata kiri atas dapat menjadi pertanda dari gangguan atau penyakit tertentu.
Kedutan pada mata bagian kiri atas dapat menjadi beberapa tanda kondisi seperti :
-
Stress
Tingkat stress pada seseorang akan memunculkan reaksi tubuh yang berbeda-beda. Salah satu reaksi yang dapat dihasilkan adalah dengan ditandai kedutan mata bagian kiri atas. Saat stress, orang bisa mengalami kedutan mata kiri atas selama beberapa detik hingga beberapa menit tergantung kondisi stress yang dialaminya. Namun pada umumnya kedutan mata kiri atas akan hilang dengan sendirinya jika rasa stress perlahan berkurang dan membaik. Untuk itulah sangat penting mengatur kadar stress tubuh untuk mengindari kedutan mata yang mengganggu.
Baca Juga : Kedutan Mata Kiri Bawah Menurut Medis
-
Kelelahan
Organ mata yang terlalu sering dipakai untuk bekerja dan hanya memiliki sedikit waktu istirahat akan merasakan lelah. Beberapa kebiasaan yang dapat membuat mata lelah seperti membaca buku dalam waktu yang cukup lama, terlalu sering menatap ponsel, layar laptop, dan computer, hingga kebiasaan begadang yang menyebabkan kurang tidur. Mata yang lelah akan lebih sering merasakan kedutan dibanding mererka yang cukup mengistirahtkan matanya. Untuk itulah penting memberi jeda dan istirahat kepada mata saat melakukan aktivitas yang banyak membuat mata bekerja dengan fokus.
-
Kebiasan merokok dan minum alkohol
Asap rokok dan alkohol menyebabkan tubuh menerima ribuan zat kimia yang dapat memicu terjadinya saraf kelopak mata menjadi tegang. Dua hal ini kemudian yang menyebabkan munculkan kedutan mata kiri.
-
Alergi
Kedutan mata kiri atas juga dapat menjadi tanda bahwa seseorang mengalami konjungtivitis alergi, yang dapat membuat mata menjadi gatal sehingga orang tersebut akan mengucek mata untuk menghilangkan rasa gatal. Aktivitas inilah yang kemudian dapat memicu keluarnya histamin hingga akhirnya menyebabkan mata iritasi dan memicu terjadi kedutan. Mata juga dapat menjadi kering, gatal, berair, bahkan bengkak. Jika sampai pada kondisi ini mata dapat ditenangkan dengan obat tetes mata dengan dosis yang cukup.
-
Mata kering
Mata yang kering juga dapat menjadi pemicu terjadinya kedutan mata kiri atas. Tanpa disadarai kondisi mata yang kering akan membuat seseorang lebih sering berkedip untuk menjaga mata dalam kondisi yang lembab. Kedipan inilah yang kemudian dapat memicu saraf di sekitar mata berdenyut hingga akhirnya menjadi kedutan. Kondisi mata kering dapat dihindari dengan cara mengurangi aktivitas yang membuat mata fokus seperti menatap layar handphone, laptop, ataupun komputer.
-
Nutrisi tidak seimbang
Kekurangan nutrisi dalam tubuh yang tidak seimbang pun dapat menjadi penyebab mata kedutan. Orang yang kekurangan vitamin B atau kekurangan mineral akan membuat otot dan saraf di sekitar mata menggangu hingga akhirnya menimbulkan kedutan. Kedutan mata karena nutrisi tidak seimbang dapat diantisipasi dengan mencukupi kebutuhan nutrisi pada tubuh.
Baca Juga : Ketahui Vitamin Untuk Mata dan Penyakit Mata Yang Umum Terjadi
Pada beberapa kasus, kedutan mata dapat berlangsung cukup lama hingga beberapa menit, dan rutin terjadi dalam kurun waktu beberapa hari, minggu, bahkan hitungan bulan sehingga kondisi ini cukup mengganggu bagi orang yang mengalaminya. Meski jarang terjdi namun kedutan seperti ini dapat menunjukkan bahwa adanya kelainan pada saraf ataupun kelainan otak. Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang dapat menjadi penyebab kedutan mata kiri atas :
-
Dystonia
Dystonia merupakan kondisi gangguan pada pergerakan otot yang menyebabkan terjadinya kontraksi otot dan dapat terjadi berulang-ulang tanpa disadari. Orang dengan penyit dystonia umumnya akan memiliki postur tubuh yang tidak umum dan sering merasakan getar pada bagian tertentu atau seluruh tubuhnya, yang dikenal dengan istilah tremor.
Penyebab dystonia belum dapat dipastikan dengan jelas namun diduga kuat berkaitan dengan kelainaan genetik yang diturunkan. Kendati demikian ada banyak faktor yang memicu seseorang menderita dystonia antara lain adalah karena gangguan pada sistem saraf, kondisi infeksi dan radang otak atau ensefalitis, penggunaan obat untuk skizofrenia atau antikejang, serta cedera kepala atau tulang belakang.
-
Bell’s palsy
Kedutan mata kiri bagian atas adalah salah satu ciri dari penyakit bell’s palsy. Bell’s palsy menjadi tanda bahwa ada kelumpuhan pada saraf wajah akibat kerusakan atau trauma. Penyakit ini menyebabkan fungsi otot-otot terganggu sehingga penderitanya akan merasa lemah atau lumpuh. Kendati demikian penyakit bell’s palsy ini tidak berkaitan dengan penyakit stroke.
-
Parkinson
Parkinson adalah sebuah kondisi penyakit saraf yang akan memburuk secara bertahap dan dapat memeranguhi bagian otak, yang berfungsi untuk melakukan koordinasi untuk gerakan tubuh. Penderita Parkinson akan merasakan kesulitan mengatur gerakan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti sulit berbicara, menulis, hingga susah berjalan. Orang dengan penyakit Parkinson akan mengalami gejala dan tanda-tanda seperti wajah yang susah berekspresi, lengan tidak berayun saat berjalan, dan kedutan pada bagian mata. Gejala-gejala tersebut dapat memburuk seiring waktu, untuk untuk perlu dilakukan pemeriksaan agar segera mendapat penanganan medis.
-
Sindrom Tourette
Sindrom Tourette adalah kelainan neurologis yang menyebabkan adanya gerakan berulang atau bunyi yang tidak diinginkan seperti mata yang terus menerus kedutan atau keluarnya suara saat mengangkat bahu. Kondisi sindrom Tourette dalam terjadi dengan sederhana maupun kompleks yang melibatkan beberapa kelompok otot termasuk otot mata hingga terjadi kedutan yang berulang-ulang. Pada umumnya sebelum mengalami gejala sindrom Tourette, tubuh akan memberi sinyal berupa rasa tegang atau gatal pada bagian tertentu.
-
Multiple sclerosis
Multiple sclerosis atau MS merupakan penyakit jangka panjang yang dapat mempengaruhi kinerja otak, sumsum tulang belakang, serta saraf mata sehingga memunculkan masalah pada penglihatan, keseimbangan, kontrol otot dan fungsi tubuh lainnya. MS ditandainya dengan kejang atau melemahnya otot sehingga menyebabkan kedutan pada mata bagian kiri atas.
Untuk menghindari rasa tidak nyaman pada tubuh, kedutan pada mata kiri atas dapat dicegah dengan beberapa cara yaitu istirahat yang cukup, mengurangi asupan kafein dan menghindari mengonsumsi alkohol, menggunakan obat tetes mata, dan mengompres mata dengan air hangat. Periksakan kepada dokter mata jika kedutan mata kiri atas berlangsung lama atau lakukan konsultasi terlebih dahulu melalui telekonsultasi yang dapat diakses dari website ataupun aplikasi android farmamedisk

