Download Farma Medis App

Cara Ampuh Hilangkan Bau Badan

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Cara Ampuh Hilangkan Bau Badan Kulit
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Bau badan dalam dunia medis disebut dngan istilah bromhidrosis. Aroma tubuh yang kurang sedap ini pada umumnya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri pada permukaan kulit dan ketiak. Kemudian bakteri akan mengolah keringat menjadi zat asam yang mengakibatkan munculnya bau tak sedap. Itulah mengapa bau badan lebih sering muncul pada orang-orang yang memiliki akvitias fisik lebih banyak dibanding dengan mereka yang jarang berkeringat. 

Keringat dihasilkan oleh kelenjar keringat yang terdapat di kulit, dimana ada 2 kelenjar keringat utama dalam kulit, yaitu kelenjar ekrin dan kelenjar apokrin. Kelenjar ekrin berada hampir di seluruh tubuh dan berada di area yang terbuka, sementara kelenjar apokrin berada di daerah yang berambut seperti pada area selangkangan dan ketiak.

Kelenjar ekrin mengeluarkan keringat dari komposisi air dan garam saat subuh tubuh meningkat, sedangkan kelenjar apokrin akan mengeluarkan cairan yang lebih berlemak. Biasanya tubuh akan mengeluarkan cairan dari kelenjar ini saat mengalami stress. Ketika bercampur dengan bakteri, cairan dari kelenjar keringat akan menjadi pemicu munculnya bau badan.

Produksi keringat di tubuh biasanya akan lebih banyak saat di suhu panas, setelah olahraga, atau sehabis melakukan aktivitas fisik yang cukup berat. Pada beberapa kasus, ada orang yang akan menghasilkan keringat banyak sekali sehingga memunculkan kondisi keringat berlebih, yang dikenal dengan istilah hiperhirosis. Keringat berlebih dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti misalnya kondisi medis tertentu seperti diabetes, penyakit ginjal, kelainan kelenjar tiroid, atau efek samping obat-obatan seperti obat antidepresan. 

Baca Juga : Tidak Bisa Mencium Bau? Ini Cara Mengatasi Anosmia

Bau badan bukanlah sesuatu hal berbahaya dan tidak menular. Namun kondisi ini kerap kali membuat orang yang mengalaminya menjadi tidak nyaman, karena bisa membuat rasa tidak nyaman baik bagi diri sendiri dan orang lain di sekitarnya. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau badan, seperti :

  1. Mandi teratur

Mandi teratur dua kali dalam sehari adalah cara menghilangkan bau badan yang paling mudah dan tepat karena tubuh akan terbebas dari debu, bakteri, dan kuman yang menyebabkan bau badan. Saat mandi, bersihkan seluruh tubuh terutama bagian yang rawan berkeringat seperti ketiak, selangkangan, wajah, dan leher, sampai benar-benar bersih.

  1. Menggunakan sabun antibakteri

Saat mandi, sebaiknya gunakan sabun antibakteri untuk menghilangkan bakteri di kulit penyebab bau badan. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa sabun yang mengandung zat antibakteri mungkin tidak cocok bagi pemilik kulit kering atau sensitif, sehingga bisa saja memunculkan risiko alergi atau iritasi. Jika sudah demikian, sabun yang mengandung zat antibakteri dalam diganti dengan sabun yang memiliki kandungan pelembab dan tidak mengandung pewangi seperti sabun bayi. 
 

  1. Mengeringkan badan dengan benar

Usai mandi, keringkan tubuh menggunakan handuk sampai seluruh bagian kering, terutama pada bagia tubuh penghasil keringat seperti ketiak dan selangkangan. Sebab jika bagian tersebut dalam keadaan bersih dan kering maka bakteri penyebab bau badan akan lebih susah untuk berkembang biak. Begitu pula sebaliknya, jika area penghasil keringat dalam keadaan lembab maka bakteri akan lebih mudah untuk berkembang biak. 

  1. Menggunakan bahan pakaian yang tepat

Memilih bahan pakaian yang tepat juga dapat menjadi solusi penghilang aroma tubuh yang tak sedap. Sebaiknya gunakan pakaian dari bahan yang nyaman dan dapat menyerap keringat dengan baik seperti bahan katun. Sedangkan jika ingin melakukan olahraga maka sebaiknya gunakan pakaian berbahan kain sintesis untuk lebih mudah penyerapan keringat. Selain itu pastikan pula untuk selalu mengganti kaos kaki untuk menghindari munculnya bau pada bagian kaki. Kaos kaki sebaiknya hanya dipakai dalam satu hari untuk kemudian dibersihkan dengan cara dicuci sebelum dipakai lagi.

  1. Memakai deodorant atau antiperspirant

Penggunaan deodorant memang tidak berfungsi mencegah keluarnya keringat, namun aroma wangi dari deodorant mampu menghalangi bau badan yang muncul. Sementara itu, antiperspirant dapat mengurangi produksi keringat di tubuh sehingga sering disarankan untuk digunakan oleh orang-orang yang memiliki keringat berlebih.

Selain kelima cara di atas, Anda juga perlu untuk menghindair beberapa jenis makanan tertentu karena akan semakin menaikkan risiko bau badan yang lebih parah. Berikut adalah jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar tidak bau badan :

  • Bawang putih

Bawang putih Merupakan bumbu dasar yang dapat menyebabkan bau badan menjadi tidak sedap. Hal ini dikarenakan bawang putih memiliki kandung zat yang disebut dengan allicin, yang secara ilmiah dapat memberi manfaat untuk kesehatan, namun juga dapat memberi pengaruh pada aroma keringat sehingga menimbulkan aroma yang tidak sedap pada tubuh.

  • Bawang Bombay

Bawang Bombay juga berpotensi memengaruhi bau badan. Terjadinya ini sama halnya dengan mengonsumsi bawang putih. Saat mengonsumsi bawang, tubuh akan memproduksi senyawa menyerupai sulfur, yang menjadikan aroma tubuh tidak sedap khususnya disaat berkeringat.

  • Daging merah

Terlalu banyak mengonsumsi daging merah juga dapat membuat tubuh mengeluarkan bau yang kurang sedap. Untuk itu, kurangi jumlah daging merah untuk yang hendak dikonsumsi untuk menurunkan risiko bau badan.

Baca Juga : Cara Ampuh Hilangkan Bau Mulut Secara Alami

  • Makanan mengandung sulfur

Beberapa jenis makanan tertentu memiliki kandungan sulfur yang dapat meningkatkan risiko bau badan. Pasalnya, zat sulfur yang terdapat dalam makanan tersebut akan terserap ke tubuh yang kemudian menyebabkan peningkatan jumlah keringat, akibatnya dapat memengaruhi aroma keringat maupun nafas. Beberapa asupan yang mengandung sulfur antara lain adalah brokoli, kembang kol, dan kol. Jadi sebaiknya hindari makanan tersebut agar tidak memperparah kondisi bau badan.

  • Makanan pedas

Banyak orang menyukai makanan pedas karena dapat meningkatkan selera makan. Namun bagi orang yang memiliki masalah bau badan, sebaiknya hindari makanan bercita rasa pedas karena makanan pedas memiliki kandungan kimia yang dapat masuk ke pembuluh darah, yang kemudian memengaruhi napas dan keringat. Hal ini semakin diperkuat karena biasanya mengonsumsi makanan pedas akan membuat tubuh lebih berkeringat.

  • Makanan laut

Makanan laut atau seafood juga dapat menjadi faktor penyebab bau badan jika sering dikonsumsi apalagi dalam jumlah yang berlebihan. Namun hal ini tidak berlaku bagi sebagian orang, karena kondisi ini hanya ditemukan pada orang yang memiliki kelainan metabolisme tubuh seperti trimetilainuria. Trimetilaminuria merupakan kelainan yang menyebabkan tubuh tidak dapat memproses senyawa kimia yang terkadung dalam seafood dengan baik.

  • Minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol juga dapat menyebabkan bau badan jika dikonsumsi berlebihan, karena tubuh memproses alkohol menjadi asetat yang memiliki aroma cukup kuat. Semakin banyak minum alkhol maka semakin tinggi pula kadar asetat yang ada pada tubuh. Bukan hanya menyebabkan aroma tidak menyenangkan, alkohol juga dapat memicu pengurangan bakteri baik yang ada di mulut, sehingga mengonsumsi alkohol juga dapat menyebkan bau mulut.

Lakukan pemeriksaan jika bau badan terus terjadi hingga mengganggu kenyamanan. Anda dapat melalukan telekonsultasi melalui website atau aplikasi farmamedisk, yang menghubungkan pasien dengan mitra atau rekanan penyedia jasa layanan kesehatan. 

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?