Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Cara Mencuci Tangan yang Benar dan Kesalahan yang Sering Terjadi

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Cara Mencuci Tangan yang Benar dan Kesalahan yang Sering Terjadi Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Cara mencuci tangan yang benar dapat mencegah masuknya kuman, bakteri, maupun virus ke dalam tubuh. Namun sayangnya, masih sering orang melakukan kesalahan ini saat mencuci tangan. 

Dalam sejarah manusia, sejak masa pandemi Covid 19 ini kita diharuskan untuk betul-betul peduli dengan cara mencuci tangan yang benar. Sebabnya karena penularan virus korona dapat terjadi melalui kontak langsung antar manusia, lewat jari-jari tangan. Kita harus sesering mungkin mencuci tangan. Bukan cuci tangan asal-asalan, tetapi mencuci tangan dengan cara yang benar.

Pada umumnya orang mencuci tangan pada sebelum dan sesudah makan. Sekarang kebiasaan mencuci tangan bertambah lagi, yakni  sebelum dan sesudah memasuki mal, kantor, tempat-tempat umum, rumah, dan lain-lain. 

Tak dapat dipungkiri, dengan kebiasaan mencuci tangan yang benar  akan semakin kecil  risiko manusia terkena virus, bakteri, dan kuman penyakit. Bukan hanya virus korona saja, namun juga virus dan bakteri lainnya yang dapat menyebabkan berbagai penyakit menular lainnya.

Oleh karena itu maka cara mencuci tangan yang benar yang dikampanyekan oleh pemerintah sebaiknya bisa kamu aplikasikan menjadi sebuah kebiasaan baru.  

Cara mencuci tangan yang benar 

Berbagai penyakit dapat menular kepada manusia melalui kontak fisik melalui jabat tangan atau memegang gagang pintu, wastafel, peralatan kantor, dan sebagainya dimana virus dan bakteri menempel. Oleh karenanya, kamu perlu pahami cara mencuci tangan yang benar untuk mencegah risiko tertular penyakit. 

Berikut ini cara mencuci tangan yang benar, yaitu:

  1. Gunakan air mengalir yang bersih 

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam cara mencuci tangan yang benar adalah pergunakan air mengalir di wastafel atau keran air yang bersih. Tidak dibenarkan memakai gayung dan ember lalu mengobok-obok air di dalamnya saat mencuci tangan. Tapi cucilah tangan dengan air mengalir, lalu air bekas mencuci tangan tersebut harus segera dibuang.

  1. Basahi kedua telapak tangan 

Selanjutnya, basahi kedua telapak tangan dengan air yang mengalir sampai seluruh telapak tangan dan separuh lengan basah oleh air. 

Baca Juga: 5 Cara Menghitung Berat Badan Ideal

  1. Tuangkan sabun 

Tuangkan sabun secukupnya pada kedua telapak tangan dan usapkan secara merata ke permukaan tangan dan punggung tangan, hingga sabun  menutupi seluruh permukaan tangan.

  1. Gosok kedua telapak, jari-jari, ibu jari, dan punggung tangan

Setelah sabun dioles merata di tangan, selanjutnya gosok-gosok kedua telapak tangan secara bergantian kanan dan kiri. Gosok-gosok pula punggungan tangan secara bergantian. Kemudian gosok-gosok seluruh jari tangan, sela-sela jari, ujung jari dan kuku. 

Pada bagian ibu jari kanan, genggam dengan jari telunjuk dan ibu jari, kemudian gosok-gosok. Lakukan bergantian pada  ibu jari kiri. Buat gerakan menggenggam dan memutar saat membersihkan ibu jari.   

  1. Cuci tangan minimal 20 detik

Cara mencuci tangan yang benar kurang lebih berlangsung dalam waktu 20 detik. Anda bisa menggunakan timer jam tangan atau cukup dengan menyanyikan lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ dari awal sampai akhir sebanyak dua kali. 

  1. Bilas 

Selanjutnya, bilas sabun yang melekat di tangan dengan air mengalir yang bersih.

  1. Keringkan

Setelah dibilas, terakhir keringkan tangan dengan menggunakan handuk bersih atau gunakan tisu. 

Kapan waktu mencuci tangan yang benar?

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, waktu yang dianjurkan untuk mencuci tangan yang benar adalah sebagai berikut : 

  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.

  • Sebelum dan sesudah makan.

  • Sebelum dan sesudah merawat orang di rumah yang sakit muntah atau diare.

  • Sebelum dan sesudah merawat luka.

  • Setelah menggunakan toilet.

  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak yang sudah menggunakan toilet.

  • Setelah membuang ingus, batuk, atau bersin.

  • Setelah menyentuh hewan, pakan ternak, atau kotoran hewan.

  • Setelah menangani makanan hewan atau camilan hewan peliharaan.

  • Setelah membuang sampah.

Baca Juga: Cara Diet Sehat Ampuh dan Aman Bagi Tubuh

Kesalahan yang sering terjadi saat mencuci tangan

Perhatikan beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam mencuci tangan, agar Anda bisa melakukan cara mencuci tangan yang benar. 

  1. Tidak menggunakan sabun, hanya pakai air

Sabun batangan atau sabun cair yang digunakan untuk mencuci tangan tidak masalah. Itu akan lebih baik daripada mencuci tangan tanpa menggunakan sabun. Namun banyak orang masih melakukan kesalahan dalam mencuci tangan, yakni mencuci tangan tidak menggunakan sabun.

  1. Langsung membilas sabun dengan air, tanpa menggosok-gosok tangan

Kesalahan kedua, adalah membilas sabun dengan air sebelum menggosok-gosokan tangan, jari-jari, punggung tangan dengan sabun. Pastikan dulu Anda sudah menggosok-gosok seluruh tangan dengan sabun, selama minimal 20 detik, sebelum membilas dengan air.  

  1. Kembali menyentuh barang sehabis  mencuci tangan

Seringkali diabaikan banyak orang adalah ketika sehabis mencuci tangan lalu kembali menyentuh keran air atau benda-benda lainnya. Hal itu  membuat tangan yang sudah bersih dan steril akan kembali berisiko terkena virus, bakteri, atau kuman yang menempel pada benda-benda yang dipegang tersebut. Jika hendak mengunci keran, sebaiknya lindungi jari dengan tisu. 

Kesalahan-kesalahan di atas tidak perlu Anda lakukan setelah ini. Selain ketiga kesalahan yang sering terjadi saat mencuci tangan, ada hal lain yang dianjurkan untuk tidak dilakukan. Yakni mengeringkan tangan sehabis mencuci tangan dengan mesin pengering.  Lebih baik gunakan tisu kering daripada mengeringkan tangan dengan mesin pengering. 

Memilih sabun cuci tangan

Sabun pencuci tangan mutlak diperlukan agar Anda melakukan cara mencuci tangan yang benar. Tidak ada pengkhususan apakah Anda wajib gunakan sabun cair, sabun batangan, atau sabun anti bakteri dalam mencuci tangan dengan benar. Belum ada bukti riset yang menyatakan adanya perbedaan diantara sabun antibakteri dengan sabun biasa dalam membunuh kuman saat anda  mencuci tangan. Jadi, ketiga jenis sabun tersebut bisa digunakan. 

Namun, Food and Drug Administration (FDA)  melarang penggunaan produk sabun antibakteri yang mengandung triclosan dan triclocarban karena efek sampingnya adalah memicu reaksi alergi, menyebabkan resistensi bakteri dan gangguan endokrin.

Suhu air saat mencuci tangan

Apakah cara mencuci tangan yang benar adalah dengan memakai air hangat atau air dingin, hingga saat ini belum ada riset yang menunjukkan mana yang terbaik dan efektif dalam membunuh kuman penyakit. Jadi, silahkan menggunakan  air hangat atau air dingin dalam mencuci tangan yang benar sesuai dengan kenyamanan Anda saja. 

Baca Juga: Protokol Kesehatan Covid-19 : Dari 3M Jadi 5M

Meski terlihat sebagai suatu kebiasaan yang sederhana saja, namun riset membuktikan bahwa cara mencuci tangan yang benar dapat melindungi diri kita dan keluarga serta orang-orang yang berada dekat dengan kita terlindungi dari berbagai kuman dan virus serta bakteri penyakit menular. Selain dapat mencegah penularan virus korona, tangan yang dicuci dengan benar juga mencegah kita dari penularan penyakit influensa, hepatitis, diare,  muntaber, dan lain-lain. Maka dari itu jadikan cara mencuci tangan yang benar sebagai suatu kebiasaan baru, sebagai protokol kesehatan, untuk menjaga kesehatan kita.

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?