Amandel adalah dua kelenjar getah bening yang terletak di setiap sisi belakang tenggorokan. Amandel adalah bagian dari mekanisme pertahanan terhadap infeksi. Cara apa saja yang bisa dipakai untuk mengobati amandel yang meradang, baik dengan obat medis atau alami?
Saat amandel terinfeksi, kondisi ini disebut radang amandel atau tonsilitis. Radang amandel umumnya terjadi pada anak-anak, tapi orang dewasa juga bisa mengalaminya. Radang amandel bisa menular karena dapat disebabkan oleh berbagai.
Beberapa virus penyebab amandel seperti adenovirus, rhinovirus, virus Epstein-Barr yang bisa menyebar melalui air liur, virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1) yang juga disebut sebagai herpes oral yang bisa membentuk lepuhan pada amandel, sitomegalovirus (CMV, HHV-5), hepatitis A, virus campak (rubeola) sampai HIV.
Sekitar 15-30 % kasus radang amandel disebabkan bakteri. Paling banyak bakteri Streptococcus yang bisa mengakibatkan komplikasi seperti abses peritonsil. Ada kalanya radang terjadi hanya di salah satu amandel yang terkena bakteri sehingga bengkak sebelah. Abses peritonsil yang membengkak bisa menimbulkan sumbatan pada tenggorokan.
Gejala radang amandel biasanya hilang dalam 7 hingga 10 hari. Ada 3 jenis tonsilitis atau radang amandel yaitu akut, kronis, dan berulang.
Radang amandel akut bisa terjadi sampai 10 hari. Pada radang amandel kronis bisa menyebabkan batu amandel. Sel-sel mati, air liur, dan makanan menumpuk di celah-celah amandel dan menjadi seperti batu. Jika gejala berlangsung lebih lama, atau jika tonsilitis muncul kembali beberapa kali sepanjang tahun, bisa 3-7 kali, itu adalah radang amandel berulang.
Secara umum gejala radang amandel atau tonsilitis yaitu:
-
radang tenggorokan
-
demam
-
nyeri rahang dan leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening
-
amandel yang tampak merah dan bengkak
-
amandel yang memiliki bintik-bintik putih atau kuning
Pada anak-anak balita, radang amandel membuat lesu, nafsu makan yang buruk, atau air liur. Radang yang berulang bisa menurunkan imun anak.
Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Tenggorokan Sakit Saat Menelan
Pengobatan Amandel
Kasus radang amandel yang ringan tidak selalu memerlukan pengobatan, misalnya radang karena pilek biasa. Sedangkan jika radang sudah parah, perawatannya meliputi pemberian antibiotik dan tonsilektomi.
Pada kasus yang parah sampai seseorang mengalami dehidrasi, ia membutuhkan cairan infus. Obat pereda nyeri untuk meredakan sakit tenggorokan dipakai membantu saat tenggorokan sedang dalam masa penyembuhan.
Berikut merupakan cara mengobati amandel dari kasus yang paling parah sampai yang ringan:
-
Operasi amandel
Pembedahan untuk mengangkat amandel disebut tonsilektomi. Operasi amandel hanya direkomendasikan untuk orang yang mengalami radang kronis dan berulang. Biasanya radang selalu kembali sehingga gejalanya tidak membaik serta menyebabkan komplikasi.
Radang amandel atau radang tenggorokan yang berulang setidaknya 5 hingga 7 kali dalam satu tahun biasanya membutuhkan operasi amandel. Pembedahan juga dapat meredakan masalah pernapasan atau kesulitan menelan yang dapat diakibatkan oleh tonsilitis.
Tonsilektomi dapat mengurangi jumlah infeksi tenggorokan pada anak-anak setahun setelah operasi, menurut hasil penelitian dimuat American Academy of Pediatric pada 2017. Namun, studi dimuat Association of Long Term Risk of Respiratory hasil penelitian di University of Melbourne pada 2018 menemukan bahwa orang dewasa yang amandelnya diangkat saat masih anak-anak, memiliki peningkatan risiko penyakit pernapasan dan infeksi dalam jangka panjang.
Melakukan tonsilektomi dapat mengurangi risiko tetapi seseorang masih bisa terkena radang tenggorokan dan infeksi tenggorokan lainnya setelah amandel diangkat. Amandel juga mungkin tumbuh kembali setelah operasi, tetapi ini jarang terjadi. Memakan waktu 1 hingga 2 minggu untuk pulih sepenuhnya setelah operasi.
-
Antibiotik
Amandel yang tidak kronis atau tidak berulang biasanya diobati dengan antibiotik untuk melawan infeksi.
Antibiotik dapat membantu mengurangi gejala radang amandel lebih cepat. Namun, terlalu sering menggunakannya meningkatkan risiko resistensi antibiotik atau terkena efek samping lain seperti sakit perut. Antibiotik lebih diperlukan untuk orang yang berisiko komplikasi dari tonsilitis.
Antibiotik yang biasa digunakan adalah penisilin untuk radang amandel yang disebabkan oleh streptokokus grup A . Antibiotik ini bisa diganti jika seorang alergi pada penicilin. Dosis antibiotik harus dihabiskan sesuai petunjuk dokter.
-
Pengobatan rumah
Ada beberapa perawatan yang bisa dicoba di rumah untuk meredakan sakit tenggorokan akibat radang amandel:
-
minum banyak cairan
-
banyaklah beristirahat
-
Makan makanan tekstur lembut dan tidak asam
-
gunakan pelega tenggorokan
-
Hindari polusi udara, asap, atau debu di rumah. Usahakan udara selalu lembab tidak kering. Alat pengatur kelembapan udara atau humidifier bisa digunakan
-
Jangan merokok
-
minum acetaminophen atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan
-
Gunakan semprotan tenggorokan daripada tablet hisap untuk anak kecil. Tanyakan dokter sebelum memberikan obat kepada anak-anak.
Baca Juga: Lendir di Tenggorokan Akibat Asam Lambung
Obat Alami
Ada beberapa obat alami yang bisa dicoba di rumah untuk merawat amandel sebelum beralih ke obat-obatan medis. Pengobatan yang alami itu antara lain:
-
Air garam
Air hangat memiliki bisa melegakan sakit tenggorokan, sedangkan garam bertindak sebagai antiseptik alami yang membantu mengurangi peradangan dengan membunuh virus dan bakteri.
Cara membuat air garam untuk berkumur adalah mencampurkan 1 sdt garam dengan 1 cangkir air. Aduk dan gunakan untuk berkumur, biarkan air garam beberapa detik berada di mulut sebelum membuangnya.
-
Teh hangat dan madu
Air hangat berfungsi untuk menghilangkan nyeri, sedangkan teh bisa menjadi senyawa antibakteri kuat yang bermanfaat untuk melawan infeksi. Teh bisa ditambahkan jahe supaya lebih hangat. Masukkan 1 sdm madu ke dalam campuran teh dan jahe hangat dan siap diminum.
-
Bawang putih
Bawang putih kaya akan kandungan senyawa antioksidan, antibakteri dan antiviral, efektif melawan virus akibat pilek, flu, dan peradangan amandel.
Cara menggunakan bawang putih dengan memakannya secara utuh. Jika tidak kuat, bisa membuatnya menjadi teh herbal. Rebus dua siung bawang putih yang sudah dipotong kecil selama 5 menit. Air rebusan kemudian disaring, bisa ditambah madu.
-
Air Lemon dan madu
Campuran minuman lain yang bisa digunakan untuk merawat radang amandel yaitu perasan lemon dicampur madu. Lemon mengandung vitamin C untuk melawan kuman penyakit dan meningkatkan kekebalan tubuh. Bisa ditambahkan sejumput garam dalam campuran ini.
-
Kunyit
Kunyit adalah rempah-rempah yang bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan antiseptik alami. Kunyit mampu membantu melawan infeksi amandel dan bisa melegakan gejala amandel yang menyakitkan ketika ingin menelan.
Cara membuat minuman kunyit yaitu, campur segelas susu hangat dengan 1 sdt bubuk kunyit, tambahkan sedikit saja lada hitam jika suka. Minuman ini bisa dikonsumsi selama 2-3 hari.
-
Kayu manis
Kayu manis adalah obat radang amandel alami yang mampu mengurangi pembengkakan, rasa sakit. dan peradangan. Kayu manis kaya senyawa antimikroba yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya yang melekat pada amandel.
Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dengan Bahan Alami
Cara menggunakan kayu manis bisa dengan menghirupnya atau meminumnya. Ambil 1 sdt bubuk kayu manis, rebus dengan air. Setelah mendidih, gunakan uang air rebusan untuk dihirup. Setelah hangat bisa diminum. Gunakan ini 2-3 kali sehari selama seminggu.

