Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Cegah Sesak Napas Akibat Maag

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Cegah Sesak Napas Akibat Maag Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Sesak napas merupakan salah satu gejala asam lambung kronis atau gastroesophageal reflux disease (GERD). GERD adalah sebuah kondisi melemahnya katup atau sfingter yang berada di kerongkongan bagian bawah. GERD dapat dikaitkan dengan sesak napas seperti bronkospasme dan aspirasi. Sesak napas karena GERD disebabkan asam lambung yang masuk ke kerongkongan ke paru-paru, terutama diwaktu tidur. Kondisi ini kemudian menyebabkan pembengkakan saluran udara, yang menimbulkan reaksi asma atau pneumonia aspirasi. 

Sesak napas dapat terjadi karena GERD namun juga sering bersamaan dengan asma, dimana kedua kondisi ini memiliki beberapa keterkaitan, antara lain adalah karena lebih dari tiga perempat pengidap asma juga merasakan GERD, orang dengan penyakit asma memiliki risiko dua kali lebih tinggi mengalami GERD dibanding mereka yang tidak mengidap penyakit asma, dan orang dengan batuk asma kronis parah yang resisten terhadap pengobatan kemungkinan besar adalah pengidap GERD. Bahkan sekitar 85 persen penderita asma pasti memiliki masalah dengan asam lambung. 

Meski sudah ada hasil penelitian yang menunjukkan adanya keterkaitan antara asma dan GERD, namun hubungan yang tepat atara kedua kondisi ini masih belum pasti. Salah satu kemungkinan yang paling besar adalah karena alisan asam menyebabkan cidera pada aluran udara, paru-paru, atau cidera pada lapisan tenggorokan. Hal ini kemudian dapat menyebabkan serangan asma pada mereka yang sudah merasakan asma sebelumnya. Kemungkinan lainnya adalah saat asam memasuki kerongkongan yang memicu refleks saraf hingga menyebabkan saluran udara menyempir untuk mencegah asam keluar. Proses tersebut itulah yang kemudian menyebabkan terjadinya sesak napas. 

Baca Juga : Pantangan dan Pilihan Makanan Untuk Sakit Maag

Penyakit GERD dapat memperburuk gejala asma, pun demikian sebaliknya jika melakukan pengobatan GERD maka akan memperbaiki gejala asam lambung seperti sesak napas. Dokter juga cenderung mengaitkan GERD sebagai penyebab asma, terutama kondisi asma yang terjadi di usia dewasa, kondisi asma yang memburuk usai makan, olahraga, berbaring, malam hari, atau dalam tingkat stress yang cukup tinggi. 

Sesak napas yang disebabkan oleh asam lambung akan merasakan beberapa gejala. Pada umumnya gejala tersebut dirasakan pada perut bagian atas sampai dada akan terasa sakit atau panas seperti terbakar (heartburn), rasa tidak nyaman pada bagian perut, kerap sendawa, perut kembung, susah untuk menelan, sakit tenggorokan, mengi atau napas yang mengeluarkan bunyi, hingga bau napas yang tidak sedap.

Sesak napas akibat naiknya asam lambung akan terasa menyiksa bagi sebagian orang. Untuk itulah penting bagi orang yang menderita asam lambung untuk tahu bagaimana mengatasi sesak napas yang disebabkan oleh asam lambung naik. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan dengan cepat untuk mengatasi sesak napas karena naiknya asam lambung :

  1. Saat sulit bernapas, pindahlah ke tempat lapang dan terbuka dengan sirkulasi udara bebas yang segar. Pilih posisi duduk dengan tegak dan bernapaslah dengan perlahan-lahan lewat perut sambil mengerucutkan bibir.

  2. Letakkan tangan di atas perut, ambil napas perlahan lewat hidung. Dalam situasi ini biarkan dada dan perut bagian bawah mengembang hingga tangan yang berada di atas perut perlahan ikut naik. Hal ini berarti diafragma sedang bergerak ke bawah untuk memberi ruang bagi paru-paru agar terisi dengan udara beroksigen.

  3. Kemudian tahan napas selama beberapa detik antara 1 sampai 10, lalu buang napas perlahan melalui mulut sesuai dengan durasi menahan napas, maka tangan yang tertempel di perut akan ikut turun secara perlahan. Ulangi cara ini sampai beberapa menit hingga napas sudah mulai bisa teratur.

Baca Juga : Penyebab Penyakit Maag ; Medis Hingga Kebiasaan Buruk

Selain melakukan tiga tahapan di atas untuk mengatasi sesak napas karena asam lambung, ad acara lain yang dapat diterapkan yaitu dengan obat-obatan yang diminum atau dihirup. Hal ini bertujuan untuk membantu meringankan atau mencegah produksi lendir yang berlebihan dan pencegahan jalan napas agar tidak tersumbat. Beberapa jenis obat pengurang asam lambung yang umum dipakai adalah H2-blocker (ranitidine atau famotidine) dan PPI atau proton pump inhibitor (omeprazole).

Sesak napas yang disebabkan oleh asam lambung juga dapat dilakukan dengan merubah gaya hidup seperti menjaga berat badan tetap ideal, menghindari atau berhenti dari kebiasaan buruk merokok, membiasakan mengangkat kepala saat tidur, dan tidak menggunakan pakaian ketat, ikat pinggang, atau aksesoris yang menekan bagian perut. 

Metode lain yang juga dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pola makan yang baik dan sehat dengan cara mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak langsung berbaring atau tidur dalam waktu kurang dari 3 jam setelah makan, menghindari makanan yang dapat menaikkan risiko asam lambung naik, mengurangi atau tidak mengonsumsi kafein dan alkohol, serta menerapkan pola makan dengan porsi yang lebih sedikit namun sering.

Pemilihan makanan yang dikonsumsi pun sangat berpengaruh pada sesak napas akibat asam lambung. Untuk itulah penting memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi. Berikut adalah beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari untuk mencegah asam lambung naik :

  1. Susu dan keju

Berdasarkan studi dalam jurnal Gut and Liver yang melakukan penelitian terhadap anak-anak antara gejala GERD dan alergi susu sapi, didapatkan hasil bahwa anak-anak yang mengalami gejala GERD adalah mereka yang alergi terhadap susu sapi. Pada banyak kasus, orang akan merasakan perut kembung dan asam lambung naik setelah mengonsumsi produk susu seperti susu, keju, krim, dan es krim. 

  1. Gorengan dan makanan berlemak

Mengonsumsi makanan yang digoreng dan memiliki kandungan lemak yang tinggi akan menyebabkan sfingter esofagus melemah. Hal ini kemudian membuat risiko asam lambung naik kembali dari perut ke kerongkongan. Beberapa jenis makanan perlu dihindari bagi penderita asam lambung antara lain adalah jeroan dan lemak aneka gading seperti sapi, babi, dan kambing, jenis-jenis daging olahan seperti ham, smoked beef, burger, keripik dan kerupuk, serta aneka saus dan mayones. 

Baca Juga : Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah Pada Wanita

  1. Buah yang memiliki rasa asam

Beberapa jenis buah yang perlu dihindari untuk menurunkan risiko asam lambung naik antara lain adalah jeruk, lemon, jeruk nipis, nanas, dan tomat. Buah-buah tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi langsung, begitu pula dengan aneka olahan buahnya seperti jus atau yang dijadikan saus. 

  1. Cokelat

Cokelat memiliki kandungan bahan alami methylxanthine yang dapat mengendurkan kinerjaotot pengendali klep di esofagus. Kondisi klep pengendali asam lambung yang kendur akan membuat cairan yang membantu proses pencernaan dapat naik kembali ke kerongkongan. 

  1. Kopi, teh, soda

Minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, dan soda dapat menyebabkan asam lambung naik di perut. Banyak kasus menunjukkan bahwa beberapa orang dengan masalah GERD akan merasakan asam lambung naik setelah mengonsumsi minuman berkafein.

  1. Daun mint

Meski memiliki aroma yang menyegarkan namun namun mint sebaiknya dihindari karena bisa menjadi pemicu naiknya asam lambung. Bukan hanya sebagai campuran minuman teh, namun olahan daun mint seperti permen karet pun sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit GERD.

  1. Makanan lainnya

Selain itu hindari pula makanan yang memiliki aroma menyengat seperti bawang merah, cabai, dan bawang bombai karena dapat memicu rasa sakit seperti panas terbakar di perut.

Lakukan pemeriksaan medis jika sesak napas akibat asam lambung terus bertambah parah. Segera jadwalkan telekonsultasi melalui website atau aplikasi android farmamedisk.

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?