Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Ciri-Ciri Skoliosis dan Cara Mengobati

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Ciri-Ciri Skoliosis dan Cara Mengobati Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

 

Skoliosis adalah gangguan tulang sehingga membentuk kurva menyamping seperti bentuk huruf “C” atau “S” yang terjadi pada tulang punggung atau tulang belakang. Seringkali, kondisi tersebut pertama kali muncul ketika seseorang berusia anak-anak atau remaja. 

Ciri-ciri skoliosis berupa sudut kurva tulang yang mungkin kecil, besar, atau di antara keduanya. Tapi apa pun yang berukuran lebih dari 10 derajat pada sinar-X dianggap skoliosis. Dokter mungkin menggunakan huruf "C" dan "S" untuk menggambarkan kurva ini.

Ciri-ciri gejala skoliosis

Penderita skoliosis kemungkinan akan sedikit bersandar saat berdiri. Selain itu juga memiliki ciri-ciri skoliosis berupa lekukan yang terlihat di punggung. Sementara bahu, pinggang, atau pinggul terlihat tidak rata. Kemungkinan satu bilah bahu terlihat lebih besar. Selain itu tulang rusuk terlihat menonjol lebih jauh di satu sisi tubuh daripada yang lain. 

Selain gejala yang terlihat tersebut, skoliosis dapat menyebabkan nyeri punggung bawah, kekakuan punggung, nyeri dan mati rasa di kaki, dan kelelahan karena ketegangan otot. 

Skoliosis bisa terjadi dengan gejala yang biasanya ringan. Namun seiring waktu atau pertambahan usia akan menjadi lebih parah, khususnya pada wanita. 

Ciri-ciri skoliosis sudah menjadi parah adalah ketika penderita merasakan atau mengalami gangguan jantung, paru-paru, atau kelemahan pada tungkai.

Diagnosis skoliosis

Dilansir dari WebMD, untuk memeriksa ciri-ciri skoliosis, dokter mungkin terlebih dahulu meminta pasien untuk membungkuk dari pinggang agar dapat terlihat apakah tulang belakang pasien melengkung. Dokter anak sering melakukan pemeriksaan seperti ini pada anak-anak.

Jika punggung terlihat melengkung, kemungkinan dokter akan melakukan rontgen untuk melihat apakah itu skoliosis. Dokter mungkin juga melakukan MRI untuk menyingkirkan hal-hal seperti tumor yang dapat menyebabkan tulang belakang Anda melengkung. 

MRI atau Magnetic resonance imaging adalah pemeriksaan organ tubuh menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio. Tujuan dari pemeriksaan ini agar dapat menghasilkan gambar organ, tulang, dan jaringan di dalam tubuh secara rinci dan mendalam. 

Sebagai alat bantu diagnosis bagi dokter, MRI bermanfaat dalam pemeriksaan otak, saraf tulang belakang, jantung, pembuluh darah, tulang, sendri, jaringan lunak, dan organ-organ tubuh lainnya. Dalam pemeriksaan MRI, dibutuhkan bantuan zat pewarna khusus yang disuntikkan melalui pembuluh darah  untuk membantu meningkatkan ketepatan gambar, sebagai hasil dari pemeriksaan. 

4 jenis  skoliosis

Terdapat 4 jenis skoliosis yang dapat dikenali ciri-cirinya, yaitu terdiri atas :  

  1. Skoliosis idiopatik 

Adalah skoliosis yang tidak diketahui penyebabnya. Dalam 80% kasus, dokter tidak menemukan alasan pasti mengapa tulang belakang melengkung.

  1. Skoliosis kongenital 

Skoliosis kongenital dimulai saat punggung bayi berkembang sebelum lahir. Masalahnya ada pada tulang kecil di punggung yang disebut vertebra yang dapat menyebabkan tulang belakang melengkung. Vertebra mungkin tidak lengkap atau gagal membelah dengan benar. Dokter mungkin melihat kondisi langka ini saat anak lahir. Atau dokter mungkin tidak menemukannya sampai masa remaja.

  1. Skoliosis neuromuskular 

Adalah skoliosis yang disebabkan oleh kelainan seperti spina bifida, cerebral palsy, atau cedera tulang belakang. Kondisi ini terkadang merusak otot, sehingga tidak menopang tulang belakang dengan benar. Hal itu bisa menyebabkan punggung penderita menjadi melengkung.

  1. Skoliosis degeneratif 

Adalah skoliosis yang menyerang orang dewasa. Biasanya berkembang di punggung bawah saat cakram dan sendi tulang belakang mulai aus seiring bertambahnya usia.

Penyebab skoliosis dan faktor risikonya

Beberapa jenis dari ciri-ciri skoliosis itu memiliki penyebab yang jelas. Dokter membagi kurva tersebut menjadi dua kategori, yaitu: skoliosis struktural dan skoliosis non struktural.

Pada skoliosis non struktural, tulang belakang bekerja normal tetapi terlihat melengkung. Ini terjadi karena beberapa alasan, seperti memiliki satu kaki yang lebih panjang dari yang lain, kejang otot, dan radang seperti radang usus buntu. Ketika masalah ini diobati, skoliosis sering hilang.

Pada skoliosis struktural, lekukan tulang belakang kaku dan tidak dapat dibalik.

Sementara penyebabnya antara lain adalah :

  • palsi serebral

  • Distrofi otot

  • Cacat lahir

  • Infeksi

  • Tumor

  • Kondisi genetik seperti sindrom Marfan dan sindrom Down

Untuk skoliosis idiopatik, riwayat keluarga dan genetika dapat menjadi faktor risiko. Jika Anda atau salah satu anak Anda mengalami kondisi ini, pastikan anak Anda yang lain diperiksakan secara rutin.

Kapan skoliosis mulai muncul ? 

Skoliosis paling sering muncul selama masa pertumbuhan, biasanya ketika anak-anak berusia antara 10 dan 15 tahun. Dalam jumlah yang sama antara anak laki-laki dan perempuan, didiagnosis bahwa terdapat skoliosis idiopatik minor. Tapi kurva pada anak perempuan 10 kali lebih mungkin menjadi lebih buruk dan mungkin perlu dirawat.

Skoliosis yang didiagnosis selama masa remaja dapat berlanjut hingga dewasa. Semakin banyak tulang belakang Anda melengkung, semakin besar kemungkinannya menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu. Jika Anda pernah menderita skoliosis, mintalah dokter untuk memeriksakan punggung Anda secara teratur.

Pengobatan Skoliosis

Skoliosis ringan mungkin tidak memerlukan pengobatan, tetapi dokter mungkin perlu mengawasi pasien  dan melakukan rontgen sesekali saja, untuk melihat apakah kondisinya semakin buruk. Beberapa anak tumbuh dari skoliosis.

Jika Anda atau anak Anda memerlukan perawatan, maka  dokter  mungkin menyarankan untuk :

  • Memasang penyangga

Pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, mengenakan penyangga di sekitar tubuh dapat mencegah lekukan menjadi lebih buruk. Penyangga ini pada umumnya terbuat dari plastik. Banyak anak memakainya selama 24 jam sehari. Penyangga ini tidak terlihat, karena berada di balik pakaian, dan tidak perlu menghentikan kegiatan sehari-hari.

  • Operasi fusi tulang belakang  

Dalam operasi ini, dokter menempatkan potongan tulang atau bahan serupa diantara tulang pada tulang belakang Anda. Digunakan perangkat keras untuk menahan tulang di tempatnya sampai mereka tumbuh bersama atau menyatu. Operasi ini dapat mengurangi lekukan di tulang belakang, serta mencegahnya menjadi lebih buruk.

  • Operasi pertumbuhan tulang belakang dan tulang rusuk 

Operasi ini dilakukan untuk mengoreksi skoliosis yang lebih serius pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Dokter menempelkan batang ke tulang belakang atau tulang rusuk  dengan perangkat keras. Seiring pertumbuhan, dokter menyesuaikan panjang batang.

Pencegahan Skoliosis

Hingga kini belum ada cara untuk mencegah skoliosis. Pada umumnya rumor berkembang atau mitos tentang cedera olahraga masa kecil yang menyebabkan skoliosis. Lupakan rumor tersebut. 

Demikian juga, jika anak-anak sering membawa tas ransel di punggung saat pergi ke sekolah, Anda mungkin khawatir tentang berat buku teks yang mereka bawa. Meskipun ransel yang berat dapat menyebabkan nyeri punggung, bahu, dan leher, namun ini tidak menyebabkan skoliosis.

Dan bagaimana dengan postur yang buruk? Cara seseorang berdiri atau duduk tidak mempengaruhi peluang mereka untuk skoliosis. Tetapi tulang belakang yang melengkung dapat menyebabkan kurus yang nyata. Jika anak Anda tidak dapat berdiri tegak, konsultasikan kepada dokter untuk melihat tulang belakang mereka.
 

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?