Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Hindari 4 Hal Ini, Cara Menjaga Kesehatan Vagina

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Hindari 4 Hal Ini, Cara Menjaga Kesehatan Vagina Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

 

Kaum hawa menyadari arti pentingnya vagina bagi keberlanjutan kehidupan selanjutnya. Organ reproduksi wanita adalah lubang saluran untuk melahirkan anak. Hindari beberapa hal ini, sebagai cara menjaga kesehatan vagina yang benar. 

Berbagai bakteri baik, normal, terdapat di dalam vagina. Karena secara alamiah, vagina dirancang untuk menjaga  dirinya tetap bersih dengan bantuan sekresi alami yang menghasilkan cairan atau lendir. Penggunaan berbagai sabun pewangi, antiseptik, dan sebagainya, justru akan mengganggu proses alamiah itu.  

Jadi, menurut Dr Suzy Elneil, konsultan uroginekologi di University College Hospital, London, dengan menjalankan pola hidup sehat sudah cukup, sebagai cara untuk menjaga kesehatan vagina wanita.   

Olahraga yang dilakukan secara rutin, kata juru bicara Wellbeing of Women tersebut, dapat menjaga fungsi vagina yang baik. “Berjalan dan berlari membantu dasar panggul untuk mengencangkan dan memastikan kesehatan umum yang baik," kata Dr.Elneil, dikutip dari situs NHS UK. 

Rutin olahraga dan diet sehat

Cara terbaik dalam menjaga kesehatan vagina, lanjut Dr. Elneil,  adalah dengan memastikan kamu dalam keadaan sehat secara umum. Melakukan olahraga normal  dapat membantu menjaga fungsi vagina yang baik. Latihan dasar dengan fokus pada  panggul merupakan salah satu bentuk olahraga yang dianjurkan.

Selain melakukan olahraga, diet sehat juga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan vagina. Tapi sebaiknya sebelum melakukan diet sehat kamu berkonsultasi dulu dengan dokter ahli gizi atau para ahli dalam diet sehat untuk memastikan porsi diet yang sesuai dengan tubuh kamu.  

Sekresi atau cairan vagina

Vagina adalah tabung otot di dalam tubuh wanita yang membentang dari leher rahim (mulut rahim) hingga lubang vagina. Organ seks eksternal, yang disebut vulva, mengelilingi lubang vagina.

Sekresi atau cairan vagina merupakan proses yang berlangsung di dalam vagina, dimana organ intim reproduksi wanita ini mengeluarkan cairan bening atau putih (secret) berbentuk lendir. Lendir ini diproduksi secara alami dari leher rahim. 

Keputihan 

Kerap dikhawatirkan oleh kaum hawa adalah adanya keputihan. Mitos yang berkembang adalah bahwa keputihan yang jernih atau keputihan yang berlebihan dikaitkan dengan infeksi menular seksual. 

Namun, “keputihan tidak 'selalu pertanda buruk'," kata Dr Elneil.

Keputihan bisa merupakan masalah hormonal 100% atau berkaitan dengan siklus haid, kehamilan, dan menopause.  Karakter dan jumlah keputihan bervariasi sepanjang siklus menstruasi. Jelang waktu ovarium melepaskan sel telur (ovulasi), cairan vagina biasanya menjadi lebih tebal dan melar, seperti putih telur mentah.

Keputihan yang sehat tidak memiliki bau atau warna yang kuat. Kamu mungkin merasakan basah yang tidak nyaman, tetapi seharusnya hal itu tidak menyebabkan rasa gatal atau nyeri di sekitar vagina.

Jika ada perubahan pada keputihan, tidak normal, seperti perubahan warna atau mulai berbau atau gatal, segera berkonsultasi dengan dokter. Karena kemungkinan kamu sedang mengalami infeksi.

Bakteri di dalam vagina

Bakteri yang ada  di dalam vagina berfungsi untuk melindungi vagina. Menurut Profesor Ronnie Lamont, juru bicara Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, vagina mengandung lebih banyak bakteri daripada di tempat lain di tubuh setelah usus. Namun bakteri tersebut ada karena suatu alasan.

Apa saja tugas bakteri baik di dalam vagina? Ini jawabannya: 

  1. Memberikan "dominasi numerik" – yakni melebihi jumlah bakteri berbahaya potensial lainnya yang mungkin masuk ke vagina.

  2. Membantu menjaga keseimbangan pH vagina (seberapa asam vagina) pada tingkat yang merata, yang membantu menjaga keseimbangan bakteri tetap sehat.

  3. Dapat menghasilkan bakteriosin (antibiotik alami) untuk mengurangi atau membunuh bakteri lain yang memasuki vagina.

  4. Menghasilkan zat yang berhenti menyerang bakteri menempel pada dinding vagina, yang mencegah bakteri menyerang jaringan.

Nah, apabila keseimbangan bakteri terganggu, maka  dapat menyebabkan infeksi dan peradangan.

Yang bertugas menjaga keseimbangan pH vagina, pada tingkat normal yang rendah adalah kurang dari pH 4,5, adalah bakteri yang bernama lactobacilli. Bakteri ini juga mencegah pertumbuhan organisme lainnya.

Jika pH vagina meningkat (kurang asam), kualitas atau jumlah laktobasilus bisa turun dan bakteri lain bisa berkembang biak. Inilah yang dapat mengakibatkan infeksi seperti bakterial vaginosis atau sariawan, yang dapat menyebabkan gejala termasuk gatal, iritasi dan keputihan yang tidak normal.

Hindari cara ini, untuk menjaga kesehatan vagina 

  1. Mencuci vagina pakai sabun pewangi, gel, dan antiseptik  

Cara menjaga kesehatan vagina, yang terpenting adalah dengan menghindari  pemakaian sabun wangi, gel, dan antiseptik pada waktu membersihkan vagina. Sebab, hal itu dapat berpengaruh pada keseimbangan bakteri dan tingkat pH yang sehat di vagina, serta dapat menyebabkan iritasi.

Sebaiknya cukup gunakan sabun biasa saja, tanpa pewangi,  untuk mencuci area sekitar vagina atau vulva dengan lembut setiap hari. Karena pada dasarnya, vagina dapat membersihkan dirinya sendiri, secara alamiah melalui cairan vagina alami yang disebut keputihan.

  1. Pemutih vagina

Penggunaan pemutih vagina dalam bentuk semprotan  dapat mengganggu bakteri normal vagina. Sebuah douche menyemprotkan air ke dalam vagina, membersihkan sekresi vagina. Beberapa wanita menggunakannya untuk membersihkan vagina. Hal itu justru dapat mengganggu bakteri baik yang bertugas secara alami melindungi vagina dan menjaga kesehatan vagina.

  1. Tisu beraroma dan deodoran vagina

Tisu khusus vagina yang memiliki aroma wangi khas sera deodorant merupakan produk wewangian yang justru dapat mengganggu keseimbangan alami vagina yang sehat.

"Jika alam ingin vagina berbau seperti mawar atau lavender, itu akan membuat vagina berbau seperti mawar atau lavender," kata Profesor Lamont. 

Cukup dengan mencuci pakai air dan sabun biasa maka sudah cukup untuk menjaga kesehatan vagina. Normal bila vagina memiliki aroma. Aroma tersebut dapat berubah pada waktu yang berbeda dari siklus reproduksi dan tidak harus selalu dianggap sebagai tanda infeksi atau penyakit. 

Jika kamu khawatir dengan bau vagina yang tidak sedap, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.  Pada umumnya, penyebab paling umum dari keputihan yang tidak biasa adalah bakterial vaginosis yang dapat menyebabkan bau yang tidak sedap. Dokter akan memberikan antibiotik untuk menyembuhkannya. 

  1. Seks yang tidak aman

Beberapa bakteri dan virus bisa masuk ke dalam vagina saat berhubungan seks dengan pasangan yang berganti-ganti. Jadi hindari itu, sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan vagina. 

Sebaiknya gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual. Kondom akan melindungi vagina  dari infeksi virus dan bakteri. 

Bersihkan vagina setiap hari

Salah satu cara menjaga kesehatan vagina yang paling dasar adalah dengan membersihkannya, membasuh dengan air bersih dan sabun biasa. Arahkan dari vagina menuju anus saat membasuh atau membersihkan vagina, jangan terbalik. Hal ini untuk menghindari perpindahan bakteri dari anus ke vagina yang dapat menyebabkan infeksi. 

Bersihkan vagina setiap habis buang air kecil. Selain itu, bersihkan vagina selama masa menstruasi juga penting dilakukan. Bersihkan vagina dua kali sehari atau lebih, dan gantilah pembalut saat sudah terasa lembab atau basah. 

Selain vagina, perineum yang terletak diantara vagina dan anus, dan area sekitar vagina juga perlu dibersihkan saat menstruasi. Gunakan air hangat atau air dan sabun biasa.

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?