Foto : Freepik
Sakit jantung tidak selalu muncul lewat tanda peringatan yang jelas, berupa sesak dada diikuti jatuh ke lantai, sebagaimana yang terlihat dalam adegan di film. Beberapa gejala sakit jantung bisa saja tidak terjadi di dada.
Penulis : Sholahudin Achmad
Jika Anda tidak yakin apakah Anda menderita sakit jantung atau tidak, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan EKG (Elektrokardiografi). Hal ini sangat dianjurkan bagi Anda yang sudah berusia di atas 60 tahun, memiliki kelebihan berat badan, atau menderita diabetes, kolesterol tinggi, atau tekanan darah tinggi.
Semakin banyak faktor risiko yang Anda miliki, maka seharusnya Anda semakin khawatir. Terlebih lagi jika Anda memiliki 11 tanda-tanda sakit jantung yang umum.
Melansir WebMD, berikut ini 11 tanda-tanda sakit jantung yang perlu Anda sadari, dan jangan diabaikan begitu saja ketika Anda memilikinya.
Baca Juga: Penyebab dan Pencegahan Penyakit Jantung di Usia Muda.
-
Dada terasa tidak nyaman
Tanda ini merupakan tanda bahaya jantung yang paling umum. Jika arteri tersumbat atau Anda mengalami serangan jantung, mungkin Anda akan merasakan sakit, sesak, atau tekanan di dada.
Orang bisa menggunakan kata berbeda untuk menggambarkan rasa tidak nyaman di dada. Sebagian orang mengumpamakannya seperti “gajah sedang duduk di atasnya”. Sebagian lainnya mengatakan seperti “dicubit” atau “terbakar”.
Ketidaknyamanan di dada biasanya berlangsung beberapa lama. Misalnya ketika Anda sedang istirahat atau sedang melakukan aktivitas fisik.
Jika rasa sakit di dada durasinya sangat singkat, atau jika area menjadi lebih sakit ketika disentuh atau ditekan, maka kemungkinan bukanlah masalah jantung.
Sebaiknya tetap periksa ke dokter. Jika gejalanya lebih parah dan tidak hilang setelah beberapa menit, Anda harus menghubungi rumah sakit.
Perlu diingat pula bahwa Anda dapat mengalami masalah jantung, bahkan serangan jantung, tanpa mengalami rasa nyeri di dada. Hal ini sangat umum di kalangan wanita.
-
Mual, gangguan pencernaan, mulas atau sakit perut
Gejala mual, gangguan pencernaan, mulas, bahkan mungkin muntah mungkin dapat terjadi ketika serangan jantung. Wanita lebih cenderung mengalami jenis gejala ini ketimbang pria.
Sakit perut yang Anda alami mungkin karena berbagai alasan yang tidak ada hubungannya dengan jantung. Misalnya, karena mengonsumsi makanan tertentu. Tetapi Anda perlu menyadari bahwa sakit perut juga bisa terjadi selama serangan jantung.
Jika Anda merasa sakit perut dan Anda juga memiliki risiko mengalami masalah jantung, maka konsultasikan kepada dokter untuk mencari tahu apa yang terjadi, terutama jika Anda juga memiliki gejala lain dalam 11 tanda-tanda sakit jantung ini.
-
Nyeri yang menyebar ke lengan
Gejala serangan jantung klasik lainnya adalah rasa sakit yang menjalar ke sisi kiri tubuh. Rasa nyeri ini dimulai dari dan bergerak ke luar. Beberapa pasien mengalami nyeri lengan yang ternyata merupakan serangan jantung.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini Pertolongan Pertama Serangan Jantung.
-
Pusing atau pening
Banyak hal yang menyebabkan orang kehilangan keseimbangan atau merasa pingsan sesaat. Mungkin karena telat makan atau minum, atau bergerak terlalu cepat.
Tapi jika tiba-tiba Anda merasa goyah dan mengalami ketidaknyamanan di dada atau sesak napas, segera hubungi dokter. Hal ini bisa berarti tekanan darah Anda turun karena jantung tidak mampu memompa darah sebagaimana mestinya.
-
Sakit tenggorokan atau rahang
Sakit tenggorokan atau rahang mungkin tidak berhubungan dengan jantung. Kemungkinan besar, ini disebabkan oleh masalah otot, pilek, atau masalah sinus.
Tetapi jika Anda mengalami rasa sakit atau tekanan di bagian tengah dada yang menyebar ke tenggorokan atau rahang, itu bisa menjadi tanda serangan jantung. Segera hubungi nomor gawat darurat di rumah sakit dan cari bantuan medis agar semuanya baik-baik saja.
Baca Juga: Pantangan Makanan Penyebab Serangan Jantung Mendadak
-
Mudah lelah
Jika Anda tiba-tiba merasa lelah, atau lelah setelah melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak bermasalah, seperti menaiki tangga atau membawa barang belanjaan dari mobil, segera konsultasi dengan dokter.
Perubahan yang signifikan tersebut menjadi tanda yang lebih penting dibandingkan dengan setiap rasa sakit yang Anda rasakan.
Kelelahan ekstrim atau kelemahan yang tidak dapat dijelaskan, terkadang selama berhari-hari, bisa menjadi gejala penyakit jantung, terutama bagi wanita.
-
Mendengkur
Mendengkur adalah hal yang normal. Tapi mendengkur keras yang terdengar seperti terengah-engah atau tersedak bisa menjadi tanda sleep apnea. Saat itulah Anda berhenti bernafas untuk sesaat selama beberapa kali di malam hari saat Anda masih tidur. Ini memberi tekanan ekstra pada jantung Anda.
Dokter dapat memeriksa apakah Anda memerlukan terapi tidur untuk melihat apakah Anda memiliki kondisi sleep apnea. Jika ya, Anda mungkin memerlukan mesin CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) untuk memperlancar pernapasan saat Anda tidur.
-
Berkeringat
Berkeringat dingin tanpa alasan yang jelas bisa menandakan serangan jantung. Jika ini terjadi bersamaan dengan gejala lain ini, hubungi dokter untuk segera pergi ke rumah sakit. Jangan mencoba menyetir sendiri.
Baca Juga: Waspadai Penyebab Nyeri Dada Tengah Sampai Punggung, Serangan Jantung !
-
Batuk yang tidak berhenti
Dalam kebanyakan kasus, ini bukan tanda masalah jantung. Tetapi jika Anda memiliki penyakit jantung atau tahu Anda berisiko, berikan perhatian khusus pada kemungkinannya.
Jika Anda mengalami batuk yang berkepanjangan yang menghasilkan lendir putih atau merah muda, itu bisa menjadi tanda gagal jantung. Ini terjadi ketika jantung tidak dapat memenuhi tuntutan tubuh, menyebabkan darah bocor kembali ke paru-paru.
Mintalah dokter untuk memeriksa apa yang menyebabkan batuk Anda.
-
Kaki dan pergelangan kaki bengkak
Ini bisa menjadi tanda bahwa jantung Anda tidak memompa darah seefektif yang seharusnya. Ketika jantung tidak dapat memompa cukup cepat, darah kembali ke pembuluh darah dan menyebabkan kembung.
Gagal jantung juga dapat mempersulit ginjal untuk mengeluarkan air dan natrium ekstra dari tubuh, yang dapat menyebabkan kembung.
-
Detak jantung tidak teratur
Normal bagi jantung Anda untuk berpacu ketika Anda gugup, bersemangat, melompat atau menambah detak sesekali.
Tetapi jika Anda merasa jantung Anda berdetak lebih dari beberapa detik, atau jika itu sering terjadi, segera konsultasi dengan dokter.
Dalam kebanyakan kasus, hal ini disebabkan oleh sesuatu yang mudah diperbaiki, seperti terlalu banyak kafein atau kurang tidur. Tapi kadang-kadang, itu bisa juga menandakan suatu kondisi yang disebut fibrilasi atrium yang membutuhkan perawatan. Jadi segera periksa ke dokter.
Demikianlah 11 tanda-tanda sakit jantung yang jangan sekali-sekali diabaikan. Jangan lupa pula untuk menjalani pola hidup sehat agar jantung tetap sehat.
______________________
Referensi:
WebMD (2021), Never Ignore These 11 Heart Symptoms.
Charles Chambers, MD, director, Cardiac Catheterization Laboratory,Penn State Hershey Heart and Vascular Institute.
Vincent Bufalino, MD, senior director of cardiology, Advocate Medical Group, Chicago; former American Heart Association Physician of the Year; spokesman, American Heart Association.
National Heart, Lung, and Blood Institute.
American Heart Association.

