Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Kenapa Gula Darah Orang Diabetes Susah Turun?

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Kenapa Gula Darah Orang Diabetes Susah Turun? Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Penyakit diabetes terjadi ketika gula darah atau glukosa Anda terlalu tinggi. Glukosa sendiri merupakan sumber energi utama tubuh Anda. Glukosa bisa dibuat oleh tubuh anda sendiri, tetapi juga bisa berasal dari makanan yang Anda makan.

Sedangkan insulin merupakan hormon yang dibuat oleh pankreas yang membantu glukosa masuk ke sel Anda untuk digunakan sebagai energi. Apabila anda menderita diabetes, tubuh anda tidak dapat menghasilkan cukup insulin dengan baik.

Diabetes dapat meningkatkan risiko kerusakan pada mata, ginjal, saraf dan jantung. Maka dari itu ada baiknya Anda mengambil langkah-langkah untuk pencegahan atau pengelolaan untuk menurunkan risiko terjadinya diabetes.

Faktor-faktor yang mempengaruhi gula darah sulit turun

Beberapa faktor di bawah ini merupakan hal yang dapat mempengaruhi gula darah menjadi sulit untuk turun. Mari simak penjelasannya.

  • Mengonsumsi terlalu banyak makanan

Penting untuk melakukan kontrol porsi makan untuk mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Anda harus membatasi porsi makan makanan yang Anda sukai. Sebaiknya Anda menghitung jumlah karbohidrat atau membagi posisi makan Anda setelah mendapat rekomendasi dari tim kesehatan.

  • Kurangnya asupan air

Apabila anda menderita diabetes, tubuh akan kehilangan banyak air. Gula darah akan melonjak apabila ada tidak minum cukup air untuk menggantikannya. Hal tersebut akan membuat anda lebih sering buang air kecil dan merasa dehidrasi. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, Anda harus minum air putih secara teratur bahkan saat anda tidak merasa haus. Disarankan untuk minum segelas air saat pertama kali bangun tidur, kemudian aturlah alarm di ponsel Anda untuk mengingatkan anda untuk minum setiap beberapa jam sekali di sepanjang hari. Apabila anda tidak menyukai air putih biasa, anda bisa membuat infused water dengan menambahkan irisan lemon daun mint, atau buah dan sayur.

  • Tidur yang tidak berkualitas

Tidur pada malam hari yang kurang dari 6 jam dapat membuat gula darah anda lebih tinggi Keesokan paginya, ketika anda kesulitan tidur, tubuh anda memproduksi lebih sedikit insulin dan kebutuhan memasukkan glukosa ke dalam sel tubuh.

Tidur yang nyenyak dan berkualitas selama 7 hingga 8 jam dapat membantu insulin bekerja secara maksimal sebagaimana mestinya.  Di samping itu, cobalah untuk mengatur waktu yang sama untuk tidur setiap malamnya. Dengan cara itu, Anda dapat mengontrol jam internal tubuh sehingga dapat membantu mengendalikan kadar glukosa dalam tubuh.

  • Kurangnya latihan fisik

Olahraga merupakan cara terbaik untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil. Anda bahkan mungkin mengatakan itu adalah “obat yang sempurna untuk diabetes.”

Selain kontrol glukosa, hal ini jugq dapat membantu mencegah:

  • Pertambahan berat badan
  • Tekanan darah tinggi
  • Depresi
  • Penyakit jantung

Apabila Anda sedang mengonsumsi insulin atau sulfonilurea, gula darah Anda bisa turun drastis saat Anda aktif.  Hal itu disebabkan karena otot Anda menggunakan glukosa dengan lebih efisien.

Tim layanan kesehatan Anda dapat membantu Anda membuat rencana untuk mencegah perubahan ini.  Sebagai contoh, Anda mungkin perlu untuk mengonsumsi lebih sedikit insulin atau mengonsumsi sedikit karbohidrat sebelum berolahraga. Dokter mungkin juga meminta Anda untuk memeriksa gula darah Anda sebelum dan sesudah Anda berolahraga.

Makanan yang disarankan untuk penderita diabetes

Salah satu langkah terpenting yang dapat Anda ambil untuk membantu menjaga gula darah Anda adalah dengan mengikuti rencana makan yang sehat. Hal tersebut bukan hanya tentang apa yang anda makan saja, tetap juga tentang seberapa banyak anda makan dan kapan anda memakannya. Hal ini membuat anda perlu untuk memeriksa gula darah dan bagaimana pengaruh pola makan terhadap hasilnya. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang lebih baik untuk dimasukkan ke dalam pola makan untuk mencegah terjadinya lonjakan diabetes:

  1. Sayuran

Baik sayuran bertepung maupun yang tidak bertepung. Sayuran merupakan karbohidrat yang berasal dari sumber energi utama bagi tubuh Anda.  Asalkan Anda menambahkan garam.

Sayuran bertepung  disebut juga sebagai karbohidrat kompleks yang memberikan  Anda vitamin, mineral, dan serat.  Biji-bijian memberi Anda lebih banyak nutrisi dengan kalori yang sama dan dapat membantu Anda menjaga kadar gula darah tetap rendah.

Sayuran bertepung yang baik meliputi :

  • Makanan yang terbuat dari biji-bijian (gandum, beras merah, oat, tepung jagung, barley, atau quinoa), seperti roti, pasta, sereal, atau tortilla
  • Kentang, jagung, dan kacang hijau

Sayuran non tepung yang baik meliputi :

  • Sayuran segar, seperti brokoli, wortel, paprika, dan tomat. Dimakan mentah, dikukus sebentar, dipanggang, atau dipanggang.
  • Sayuran beku, disimpan dikukus sebentar
  • Tabouli dan jenis salad kaya nutrisi lainnya

Ketika Anda memetik sayuran, pilihlah berbagai warna: hijau tua, merah atau oranye (wortel atau paprika merah), putih dan kuning (bawang), dan bahkan ungu (terong).

  1. Buah-buahan

Buah-buahan mengandung vitamin dan mineral yang tubuh Anda butuhkan. Kebanyakan dari buah-buahan secara alami memiliki rendah lemak dan natrium. Tapi cenderung memiliki lebih banyak karbohidrat daripada sayuran.

Pilihan buah yang baik termasuk:

  • Apel,jeruk, pisang, anggur, melon, dan beri
  • Buah beku atau buah kalengan tanpa tambahan gula
  • Selai, jeli, atau manisan dengan sedikit atau tanpa tambahan gula
  1. Protein

Produk susu bebas lemak atau rendah lemak. Apabila Anda menderita diabetes, jenis produk susu terbaik adalah susu rendah lemak dan tanpa lemak. Pilihan protein yang baik mencakup:

  • Yoghurt Yunani rendah lemak
  • Susu tanpa lemak
  • Alternatif susu vegetarian ( contohnya susu oat, almond, kedelai, atau macadamia)
  1. Lemak dan minyak

Lemak dan minyak membuat Anda mudah untuk makan terlalu banyak dan mudah untuk menambah berat badan. Hal itu akan mempersulit anda untuk mengelola gula darah. Ada beberapa jenis lemak, seperti lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Mengonsumsi lemak jenuh terlalu banyak tidak baik untuk kesehatan Anda. Para ahli menyarankan anda memiliki lemak jenuh di dalam tubuh di bawah 10% kalori per hari. Hal itu dikarenakan lemak jenuh sebagai lemak trans merupakan hal yang buruk bagi kesehatan jantung Anda.

Sumber lemak nabati alami, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, atau alpukat tergolong tinggi kalori, jadi jaga porsinya tetap kecil. Makanan yang memberi Anda asam lemak adalah omega-3, seperti salmon, tuna, atau mackerel. Juga minyak kanola, biji anggur, atau minyak zaitun.

____________________

Referensi :

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases: “Diabetes Diet, Eating, & Physical Activity.”

American Diabetes Association: “Alcohol.”

EndocrineWeb: “Skipping Breakfast: Bad Idea for People With Type 2 Diabetes.”

CDC: “Managing Diabetes in the Heat.”

Diabetes.co.uk: “Diabetes and Cold Weather.”

Cleveland Clinic Journal of Medicine: “Does lack of sleep cause diabetes?”

Kaiser Health News: “Extreme Temperatures May Pose Risks To Some Mail-Order Meds.”

Cespedes, E. Long-term changes in sleep duration, energy balance and risk of type 2 diabetes, Diabetologica, 2016.

Qian, J. Circadian system and glucose metabolism: Implications for physiology and disease, Trends in Endocrinology and Metabolism, 2016.

Tsai, A. Why You Need to Get More Sleep, Diabetes Forecast, 2016.

Gebel, E. The Science of Exercise, Diabetes Forecast, 2010.

National diabetes statistics report, 2022. Centers for Disease Control and Prevention. Updated January 18, 2022. Accessed August 4, 2022. www.cdc.gov/diabetes/data/statistics-report/index.html External link

Prevalence of both diagnosed and undiagnosed diabetes. National diabetes statistics report, 2022. Centers for Disease Control and Prevention. Updated September 30, 2022. Accessed November 1, 2022. www.cdc.gov/diabetes/data/statistics-report/diagnosed-undiagnosed-diabetes.html External link

Methods. National diabetes statistics report, 2022. Centers for Disease Control and Prevention. Updated September 30, 2022. Accessed November 1, 2022. www.cdc.gov/diabetes/data/statistics-report/methods.html External link

Prevalence of prediabetes among adults. National diabetes statistics report, 2022. Centers for Disease Control and Prevention. Updated September 30, 2022. Accessed November 1, 2022. www.cdc.gov/diabetes/data/statistics-report/prevalence-of-prediabetes.html

 

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?