Foto : Freepik/pvproductions
Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung. Kamu perlu menurunkannya dengan obat dan perubahan gaya hidup. Namun, perlu diketahui juga kesalahan yang biasa dilakukan orang tanpa sadar saat menurunkan kolesterol, agar usaha memperbaiki kolesterol berhasil.
Penulis : Sholahudin Achmad
Kolesterol tinggi tinggi ditandai dengan berbagai gejala. Misalnya, mudah mengantuk, pegal pada pundak atau tengkuk, sakit kepala, kesemutan, nyeri di bagian kaki, atau nyeri dada.
Obat-obatan dapat membantu untuk menurunkan kolesterol. Namun, harus diikuti dengan perubahan gaya hidup. Terkadang ada saja kesalahan yang biasa dilakukan tanpa sadar saat sedang dalam program untuk menurunkan kolesterol.
Baca Juga: 5 Pola Hidup Sehat, Agar Bebas Kolesterol Tinggi
Kesalahan saat menurunkan kolesterol
Berikut ini 8 kesalahan yang biasa dilakukan orang tanpa sadar saat menurunkan tingkat kolesterolnya yang tinggi.
-
Tidak memperhatikan gula dan alkohol dalam diet
Melansir Everyday Health, kesalahan pertama yang biasa dilakukan orang tanpa sadar saat menurunkan kolesterol adalah tidak memperhatikan gula dan alkohol dalam diet.
Kesalahan ini biasanya karena fokus yang dilakukan adalah membatasi lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan.
Padahal, jumlah gula dan alkohol yang kamu konsumsi juga berkontribusi terhadap kolesterol tinggi. Karena tubuh mengubah kelebihan kalori dari gula dan alkohol menjadi kolesterol dan trigliserida, yang dapat berkontribusi pada kadar kolesterol tidak sehat dalam darah.
Jadi, kurangi semua sumber gula, termasuk minuman manis, alkohol, dan karbohidrat olahan, seperti roti putih dan pasta, dan pilih biji-bijian yang kaya serat untuk menurunkan kolesterol.
-
Fokus hanya pada kadar kolesterol jahat (LDL)
Tak ada salahnya untuk berusaha menurunkan angka kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat. Tapi perlu diingat, bahwa dalam tes darah untuk melihat kolesterol akan dicek juga berapa angka kolesterol high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik, dan trigliserida kamu.
Selain itu, dalam mengevaluasi risiko penyakit kardiovaskular, dokter juga akan mempertimbangkan faktor risiko lain. Yaitu, usia, riwayat keluarga, dan apakah kamu memiliki kondisi kesehatan lain yang terkait dengan penyakit jantung, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.
-
Lupa minum obat, bahkan berhenti sama sekali
Obat-obatan untuk mengobati kolesterol tinggi, termasuk statin, terbukti berdampak pada kadar kolesterol dan dapat mencegah serangan jantung pada orang dengan penyakit jantung koroner.
Namun, tidak mengonsumsi statin sesuai resep dikaitkan dengan risiko masalah kardiovaskular dan bahkan kematian yang jauh lebih tinggi, seperti disebutkan dalam jurnal Vascular Health and Risk Management.
Obat statin tidak dapat bekerja secara efektif jika tidak diminum sesuai resep. Menghentikan pengobatan tanpa petunjuk dokter dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang serius, terutama jika Anda memiliki riwayat stroke.
Baca Juga: 9 Vitamin Penurun Kolesterol
-
Tidak membatasi makanan yang kamu mau
Kesalahan umum berikutnya yang biasa dilakukan orang, tanpa sadar, saat menurunkan kolesterol adalah percaya akan obat bisa menghilangkan kelebihan kolesterol, tetapi tidak membatasi makanan yang kamu mau.
Minum obat memang bisa menurunkan kolesterol. Tapi kamu juga perlu untuk memperhatikan asupan kalori dan mengurangi jumlah lemak jenuh dan karbohidrat yang dapat berkontribusi pada kadar kolesterol yang tidak sehat.
-
Menghilangkan semua lemak dari diet yang kamu lakukan
Kesalahan yang lain, yang biasa dilakukan tanpa sadar saat menurunkan kolesterol, adalah menghilangkan semua lemak dari keranjang belanja kamu. Padahal, yang harus dikurangi adalah lemak trans dan lemak jenuh.
Kamu masih boleh untuk mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. Karena lemak ini sehat untuk jantung. Jenis lemak ini dapat ditemukan dalam minyak zaitun, zaitun, dan kacang-kacangan.
Selain itu, makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti salmon, tuna, dan mackerel juga dibolehkan. Namun perhatikan jumlah kalori yang kamu makan.
-
Malas berolahraga
Malas berolahraga merupakan kesalahan lainnya yang biasa dilakukan orang tanpa sadar saat menurunkan kolesterol. Tidak banyak bergerak sama dengan membuat tingkat kolesterol HDL menjadi lebih rendah.
Untuk dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi minimal lakukan olahraga selama 150 menit, dengan intensitas sedang. Misalnya dengan berjalan kaki, bersepeda, atau berenang. Atau bisa juga dengan membersihkan pekarangan rumah setiap pekan.
Bahkan lebih banyak kabar baik: Sebuah tinjauan yang diterbitkan pada November 2018 di jurnal BioMed Research International menemukan bahwa latihan aerobik intensitas rendah dan sedang menyebabkan penurunan kolesterol total yang signifikan, termasuk LDL.
-
Salah memilih diet
Salah memilih diet juga dapat menjadi kesalahan yang biasa dilakukan tanpa sadar saat menurunkan kolesterol.
Disarakan, ikuti diet Mediterania saja. Yaitu, diet yang menekankan untuk makan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, lemak sehat, dan ikan. Diet ini meningkatkan asam lemak omega-3 yang berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, dan mengurangi makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging.
Tapi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter ahli gizi sebelum kamu menjalankan program diet.
-
Minum obat statin dengan jus jeruk
Menemani sarapan pagi dengan jus lalu diikuti dengan minum obat statin untuk menurunkan kolesterol jeruk adalah kesalahan selanjutnya, yang biasa dilakukan tanpa sadar saat menurunkan kolesterol. Menurut Klinik Cleveland, jus jeruk bali mengandung bahan kimia yang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memecah obat kolesterol.
Perubahan gaya hidup untuk memperbaiki kolesterol
Berikut ini, daftar perubahan gaya hidup yang penting dilakukan untuk menurunkan kolesterol tinggi:
-
Makan makanan yang menyehatkan jantung.
-
Kurangi lemak jenuh seperti dalam daging merah dan produk susu penuh lemak.
-
Hilangkan lemak trans, biasanya sering digunakan dalam margarin dan kue kering, biskuit, dan kue yang dibeli di toko.
-
Makan makanan yang kaya akan asam lemak omega-3, yang terdapat pada ikan salmon, mackerel, herring, walnut, dan biji rami.
-
Perbanyak asupan serat larut, misalnya dalam makanan seperti oatmeal, kacang merah, kubis Brussel, apel dan pir.
-
Tambahkan protein whey, yang biasanya terdapat dalam produk susu.
-
Berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu dan tingkatkan aktivitas fisik Anda
-
Berhenti merokok
-
Menurunkan berat badan
-
Kurangi atau hindari minuman alkohol
Kadar kolesterol yang sehat
Untuk diketahui, kadar kolesterol yang sehat atau batas normal dari kadar kolesterol yang dianjurkan adalah sebagai berikut :
-
Kolesterol total: kurang dari 200 milligram per deciliter (mg/dL)
-
Kolesterol LDL: kurang dari 100 mg/dL
-
Kolesterol HDL: 60 mg/dL atau lebih tinggi
___________________________________
Referensi :
Mayo Clinic (2020), Top 5 lifestyle changes to improve your cholesterol
Everyday Health (2021), 8 Common Cholesterol Mistakes You May Be Making
Journal Vascular Health and Risk Management (2018), Nonadherence to statins: individualized intervention strategies outside the pill box.
Cleveland Clinic (2020), Do Your Statins and Grapefruit Safely Mix?

