Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Makanan dan Minuman Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Makanan dan Minuman Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Agar janin di dalam rahim dapat tumbuh sehat, perhatikan dengan cermat asupan nutrisi anda. Hindari beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil. 

Kabar positif hamil tentu merupakan kabar gembira. Dalam beberapa minggu setelahnya rahim anda akan diisi oleh sesosok janin yang akan tumbuh menjadi bayi. Agar calon buah hati ini tumbuh sehat di dalam masa kehamilan maka anda perlu memperhatikan asupan nutrisi. Selain itu, juga harus diperhatikan secara cermat sederet daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

Pada dasarnya makanan yang dilarang untuk ibu hamil itu mengandung zat-zat yang dapat mengganggu pertumbuhan kesehatan janin maupun kesehatan anda sendiri. Oleh karenanya, makanan dan minuman tertentu harus dapat dihindari oleh ibu hamil.  

Berikut adalah berberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil. 

Daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil 

1. Susu atau keju yang belum dipasteurisasi

Proses pengolahan susu atau keju agar terbebas dari bakteri adalah dengan melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut berupa proses pemanasan yang berfungsi untuk membunuh bakteri dalam makanan atau minuman, tanpa merusak kandungan nutrisinya. 

Menurut riset Center of Disease Control (CDC), susu atau produk susu yang tidak dipasteurisasi kemungkinan mengandung bakteri yang disebut listeria. Bakteri tersebut dapat  menimbulkan berbagai masalah pada kehamilan seperti  janin lahir prematur, keguguran, keracunan pada janin, hingga meninggal saat lahir. 

Baca Juga : 9 Sayuran Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil, Salah Satunya Lalapan

Selain itu, hindari produk susu olahan seperti keju yang terbuat dari bahan susu kambing atau keju lunak yang tidak melalui proses pasteurisasi. Ibu hamil yang mengonsumsi susu dan keju  yang belum dipasteurisasi akan membahayakan kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. Oleh karena itu, susu dan keju yang belum dipasteurisasi merupakan jenis makanan dan minuman yang dilarang untuk ibu hamil. 

2. Ikan laut  dengan kandungan merkuri tinggi

Sejumlah ikan laut memiliki kandungan merkuri yang cukup tinggi. Kandungan merkuri yang tinggi tentu membahayakan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Hal tersebut dapat menyebabkan gangguan pada saraf, ginjal, dan berkurangnya sistem kekebalan tubuh.  

Adapun ikan laut yang termasuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil yang mengandung merkuri tinggiadalah ikan todak (swordfish), tenggiri, tuna, dan hiu. Selain itu, kerang laut juga mengandung merkuri tinggi dan sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

3. Ikan mentah atau yang dimasak kurang matang

Sushi merupakan sajian makanan laut mentah yang digemari banyak orang. Namun, makanan  laut yang berasal dari ikan tuna yang tidak dimasak ini sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Sebab,  ikan mentah atau yang dimasak kurang matang, dapat meningkatkan risiko infeksi apda ibu hamil.  Pastikan ikan dan makanan laut yang anda konsumsi telah dimasak sampai matang, dan berasal dari ikan yang masih segar. 

4. Daging mentah atau kurang matang

Daging mentah atau daging yang dimasak kurang matang juga termasuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Daging mentah dapat membawa bakteri atau kuman  yang berbahaya bagi kesehatan janin dan ibu hamil. Oleh karenanya hindari mengonsumsi daging atau kurang matang demi menjaga kesehatan anda dan janin di dalam rahim.  

5. Buah dan sayuran yang tidak dicuci

Sebelum anda mengonsumsi buah dan sayuran, cuci terlebih dahulu agar terhindar dari kuman dan bakteri.  Buah dan sayuran yang tidak dicuci termasuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Salah satu jenis parasit berbahaya yang dapat mengkontaminasi buah atau sayuran adalah Toxoplasma. Parasit ini dapat menyebabkan kebutaan dan gangguan otak pada janin.

Baca Juga : 7 Jus Yang Bagus Untuk Ibu Hamil, Salah Satunya Wortel

6. Jeroan

Jika biasanya anda makan jeroan dua hingga tiga kali dalam seminggu, maka di saat hamil kurangilah mengonsumsi jeroan. Porsi yang dibolehkan bagi ibu hamil menyantap jeroan tidak boleh lebih dari satu kali dalam seminggu. Mengapa demikian? Karena bila terlalu banyak makan jeroan pertumbuhan janin dapat terganggu. Selain itu, jeroan juga dapat menimbulkan gangguan hati pada ibu hamil.

7. Telur mentah

Telur mentah juga termasuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Makanan yang dibuat dari telur mentah seperti seperti mayones segar, berisiko terkontaminasi bakteri Salmonela. Ini merupakan bakteri yang bisa menimbulkan infeksi dan membuat ibu hamil muntah-muntah, demam, diare, dan kram perut. Bahkan pada beberapa kasus, kram perut akibat infeksi ini dapat  menyebabkan kelahiran prematur.

8. Minuman mengandung kafein

Selain makanan, minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat, dan teh juga termasuk sebagai minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Kafein tidak baik untuk perkembangan janin di dalam rahim anda. Oleh karenanya, sebisa mungkin harus dihindari selama masa hamil. Lebih baik perbanyak minum air putih. 

9. Alkohol

Kebiasaan mengonsumsi alkohol selama masa hamil dapat berakibat buruk pada pertumbuhan janin yang ada di dalam rahim anda. Minuman beralkohol termasuk dalam daftar makanan dan minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Meski dalam jumlah sedikit sekalipun, minuman beralkohol tetap akan dapat mengganggu perkembangan janin dan meningkatkan potensi keguguran. 

10.  Makanan yang mengandung nitrat
Daftar berikutnya dari makanan yang dilarang untuk ibu hamil adalah makanan yang memiliki kandungan nitrat yang tinggi.  Misalnya, hot dog, bacon, dan sosis. Nitrat merupakan salah satu penyebab timbulnya tumor otak dan diabetes. Selain nitrat, ibu hamil juga perlu membatasi asupan sakarin (pemanis buatan) yang terkandung di dalam soda karena bisa berdampak negatif pada plasenta.
 

11. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji atau junk food merupakan daftar berikutnya dari makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Masalahnya karena makanan cepat saji ini kebanyakan terbuat dari bahan-bahan makanan yang tidak segar atau yang bahan-bahan yang diawetkan.  Contohnya, daging olahan dan sayuran. Kandungan bakteri di dalam bahan makanan yang tidak segar tersebut berbahaya bagi janin anda.

12. Mie instan

Mie instan memiliki kandungan MSG dan bahan pengawet yang dapat mengganggu pertumbuhan syaraf janin di rahim anda. Terlalu banyak mengonsumsi mie instan dengan kadar MSG yang tinggi dapat menimbulkan resiko bayi mengalami gangguan syaraf saat lahir.

Baca Juga : Waspadai Anemia Pada Kehamilan

13.  Makanan Beku

Makanan jenis ini biasanya mengandung banyak garam. Padahal, ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi garam secara berlebihan. Alternatifnya, kamu bisa memilih makanan beku organik yang rendah garam dan lemak.

14. Buah-buahan tertentu 

Nanas muda memiliki kandungan bromelain yang beresiko pada kehamilan. Bromelain dapat melunakkan serviks atau leher rahim yang merupakan bagian ujung rahim yang menyempit, dimana ujung inferior bawahnya mengarah ke vagina. Bagian penting dalam sistem reproduksi wanita tersebut, merupakan tempat lewatnya bayi saat proses persalinan. Apabila organ tersebut mengalami pelunakan,  akibat mengonsumsi nanas,  maka persalinan dini atau keguguran dapat terjadi. 

Selain nanas muda, anggur juga dilarang untuk ibu hamil dikarenakan mengandung resveratrol yang dapat menyebabkan  hormon menjadi tidak stabil.  Hormon progesteron di dalam tubuh ibu hamil yang sedang mengalami perubahan akan menjadi semakin tidak stabil ketika mengonsumsi anggur.

Demikianlah daftar makanan dan minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Jika anda memerlukan informasi lebih detil mengenai topik ini,  anda dapat melakukan telekonsultasi dengan dokter profesional melalui platform farmamedisk. 

farmamedisk bermitra dengan para praktisi kesehatan yang sudah terdaftar, berkualitas, dan memiliki lisensi kompetensi sesuai bidang medis dan telah diakui dan terdaftar dalam organisasi kesehatan yang diakui oleh pemerintah Republik Indonesia.

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?