Segudang manfaat jamu beras kencur membuatnya dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia, baik yang berada di pedesaan hingga perkotaan, cukup akrab dengan jamu beras kencur. Dulu sering dijajakan menggunakan bakul gendong oleh si mbok penjual jamu. Seiring perubahan zaman, jamu beras kencur kini dijajakan dengan sepeda atau sepeda motor.
Rasanya yang manis agak sedikit pedas, cukup menghangatkan badan, menjadikan jamu beras kencur sebagai minuman rutin harian bagi segala kalangan umur. Minuman ini tak hanya terbuat dari bahan kencur, tetapi juga beras putih, asam jawa, dan daun pandan.
Manfaat jamu beras kencur
Menjaga kadar gula darah normal: Manfaat jamu beras kencur yang dapat dirasakan, terutama bagi penderita diabetes, adalah mempertahankan gula darah normal. Sebuah riset dari Departemen Farmasi Universitas Tanjungpura menemukan jamu beras kencur dapat menurunkan kadar glukosa darah dan mempertahankannya tetap normal. Bahkan, setelah tidak minum jamu beras kencur setelahnya.
Temuan riset tersebut masih perlu dilanjutkan dengan penelitian selanjutnya dalam penelitian pada skala yang lebih besar. Sehingga dapat dipastikan mengenai manfaat jamu beras kencur dalam jangka panjang.
Meredakan diare: Riset yang dimuat dalam jurnal International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences menemukan bahwa tanaman kencur dapat membantu meredakan gejala diare. Hal itu disebabkan karena terdapat kandungan zat sitotoksik dan anti bakteri yang melimpah di dalam kencur.
Studi itu sendiri masih terbatas pada hewan, dan memperlihatkan gejala diare pada hewan yang diberikan ekstrak kencur berangsur membaik, sementara kelompok lain tidak menunjukkan hasil serupa. Kelompok hewan yang tidak mendapatkan ekstrak kencur cenderung bergejala diare terus-menerus.
Untuk memperoleh bukti pada manusia, masih diperlukan penelitian lebih lanjut, dengan skala besar, sehingga akan mendapatkan bukti-bukti manfaat jamu beras kencur dalam meredakan diare pada manusia.
Meredakan batuk berdahak: Jamu beras kencur kadang dihubungkan dengan obat alami untuk meredakan batuk berdahak. Segelas jamu beras kencur, menjadi ramuan tradisional yang bermanfaat untuk mengatasi batuk yang disertai dahak. Perannya mirip dengan ramuan jahe yang diseduh dengan atau tanpa campuran lemon dan madu.
Meningkatkan nafsu makan pada anak: Pada sebagian masyarakat, jamu beras kencur dimanfaatkan seperti vitamin untuk meningkatkan nafsu makan pada anak-anak. Mungkin kamu pernah merasakannya di masa kanak-kanak, ketika orang tua mu mencekoki jamu beras kencur supaya selera makan mu meningkat?
Anak-anak yang susah makan biasanya akan menjadi lahap menyantap makanan setelah diberikan jamu beras kencur. Cara tersebut masih sebatas tradisi masyarakat dan belum diteliti secara komprehensif untuk menjelaskan kaitan antara jamu beras kencur dengan nafsu makan anak-anak.
Membantu penyembuhan luka setelah persalinan: Proses persalinan pertama biasanya akan menimbulkan luka pada perineum atau jalan lahir. Namun, robekan luka itu kemungkinan akan terulang pada persalinan berikutnya.
Jamu beras kencur bermanfaat untuk memulihkan luka pasca persalinan. Hal itu disebabkan karena jamu beras kencur memiliki kandungan senyawa fenolik yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, untuk memperbaiki sel-sel yang rusak.
Selain itu, manfaat minum jamu beras kencur setelah persalinan adalah untuk mengurangi pegal-pegal pada otot-otot tubuh akibat mengejan pada saat proses persalinan.
Mencegah sariawan: Sariawan atau lesi mulut yang terjadi di dalam mulut atau gusi dapat diobati dengan minum jamu beras kencur. Adalah rasa hangat dan sifat antibakteri dalam ramuan jamu beras kencur yang dapat meringankan gejala sariawan.
Mengobati infeksi: Manfaat jamu beras kencur yang lainnya adalah untuk mengobati infeksi pada tubuh. Zat-zat antibakteri yang terdapat di dalam ramuan herbal ini bisa melawan infeksi atau penyakit lainnya yang disebabkan oleh bakteri.
Mencegah kanker: Manfaat lain jamu beras kencur adalah membantu mencegah penyakit kanker. Beras kencur mengandung etil p-metoksisinamat yang bersifat antikanker. Kandungan ini dapat menghambat proliferasi sel karsinoma hati hepatoseluler yang dapat melindungi tubuh dari ancaman penyakit kanker.
Menambah stamina dan kesuburan: Jamu beras kencur juga terbukti ampuh meningkatkan stamina pria dalam berhubungan suami istri. Mengonsumsi jamu beras kencur secara rutin sebelum tidur dapat menambah vitalitas dan stamina.
Mengatasi perut kembung: Jika sering mengalami perut kembung, cobalah ambil manfaat kencur. Caranya, cuci kencur sampai bersih, kemudian tambahkan garam secukupnya. Bersihkan lagi kemudian rebus dalam air hingga mendidih. Cara lainnya, rebus 3 cm kencur dengan gelas air hangat. Tunggu sampai kencur meresap ke air. Kemudian minum larutan ini dua kali sehari untuk mencegah kembung.
Mengatasi masalah kulit: Manfaat jamu beras kencur juga dapat dirasakan pada kulit. Minum jamu beras kencur secara rutin bisa membantu mengatasi jerawat, mencerahkan kulit, hingga mengencangkan kulit. Dalam jurnal "Karakteristik Morfologi Tanaman Kencur" disebutkan bahwa kencur memiliki senyawa etil p metoksisinamat (EPMS). Senyawa ini sering dipakai dan digunakan sebagai bahan dasar sunscreen atau krim tabir surya, yang berfungsi melindungi kulit dari sengatan sinar UV A dan UV B. EMPS juga bermanfaat sebagai obat herbal yang bersifat anti jamur, anti bakteri, dan penyembuhan asma.
Cara membuat beras kencur
Jamu beras kencur banyak ditemukan di berbagai toko obat dan toko jamu, baik dalam bentuk bubuk, pil, maupun minuman botolan. Namun jika kamu ingin membuat sendiri di rumah, cukup sediakan saja bahan-bahan di bawah ini, lalu ikuti cara meracik seduhan jamu beras kencur ini.
Bahan-bahan jamu beras kencur: Adapun bahan-bahan yang perlu disiapkan, adalah 200 gram beras putih, 1 buah kencur ukuran sedang, 1 buah jahe ukuran sedang, 300 gram gula jawa, 2 lembar daun pandan, 1 sendok makan asam jawa, dan air matang secukupnya.
Cara meracik ramuan jamu beras kencur: Pertama-tama cuci beras sampai bersih, kemudian rendam selama kurang lebih 3 jam. Lalu rebus air matang bersama kencur, kunyit, jahe, asam jawa, daun pandan, dan gula jawa. Aduk rata dan masak sampai semua bahan tersebut matang serta mendidih.
Setelah agak dingin, saring air rebusan tersebut. Blender atau tumbuk ampas dari kencur, kunyit, jahe, dan asam jawa yang sebelumnya direbus bersama dengan rendaman beras putih hingga halus. Saring dan peras hasil tumbukan tersebut hingga keluar airnya. Usahakan peras sampai benar-benar kering. Cicipi rasanya, dan jamu beras kencur pun siap untuk dihidangkan.
Beras kencur bisa diminum dalam keadaan hangat atau ditambah dengan es batu.
Bila kamu tak mau repot-repot membuatnya, beli saja jamu beras kencur dalam kemasan. Namun, perhatikan komposisi bahan yang terkandung di dalamnya serta tanggal kadaluarsanya. Jangan mengonsumsi jamu yang kemasannya sudah rusak atau sudah lewat tanggal kadaluarsanya.
Selain itu, pastikan juga jamu beras kencur yang kamu konsumsi itu sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

