Nyeri muskuloskeletal adalah nyeri yang umum terjadi dan dapat mempengaruhi tulang, sendi, ligamen, otot, san tendon. Apa saja gejalanya?
Cedera yang terjadi akibat patah tulang dapat menjadi salah satu penyebab utama terjadinya nyeri hebat yang tiba-tiba. Rasa sakit tersebut juga dapat diakibatkan oleh kondisi kronis seperti radang sendi. Apabila nyeri muskuloskeletal cukup mengganggu aktivitas Anda yang biasa, segera konsultasikan dengan dokter.
Nyeri muskuloskeletal juga bisa menjadi sangat akut apabila terjadi secara tiba-tiba dan menjadi semakin parah. Atau nyerinya juga bisa terasa sangat kronis (berlangsung lama). Anda mungkin saja merasakan nyeri lokal atau di satu area saja atau mungkin mempengaruhi seluruh tubuh Anda.
Kondisi muskuloskeletal seringkali ditandai dengan nyeri (menetap) dan keterbatasan mobilitas dan ketangkasan, sehingga mengurangi kemampuan seseorang untuk bekerja dan berpartisipasi dalam masyarakat. Perawatan yang tepat dapat membantu menghilangkan gejala yang Anda rasakan.
Penyebab gangguan muskuloskeletal
Ada berbagai penyebab gangguan muskuloskeletal yang dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Beberapa penyebab umum yaitu:
- posisi duduk yang lama
- cedera fisik
- peradangan kronis
- faktor genetik
- penyakit sistemik
- penuaan
Gejala penyakit muskuloskeletal
Gejala Muskuloskeletal dapat sangat bervariasi, tergantung pada kondisi dan tingkat keparahan penyakit tersebut. Beberapa gejala yang sering dialami adalah sebagai berikut:
1. Nyeri sendi, otot, dan tulang
Nyeri merupakan gejala paling umum yang terjadi pada saat gangguan muskuloskeletal menyerang. Nyeri biasanya terjadi di berbagai area seperti, sendi, otot atau tulang. Nyeri bisa sangat bervariasi dan bisa memburuk akibat aktivitas fisik.
Aktivitas fisik atau gerakan yang berlebihan sering kali memicu nyeri pada gangguan muskuloskeletal. Gangguan muskuloskeletal yang memburuk pada malam hari dapat dirasakan oleh beberapa orang yang terkena gangguan tersebut. Tentu saja hal ini akan sangat mengganggu waktu tidur dan istirahat penderita. Nyeri yang dirasakan tersebut dapat bersifat akut (muncul secara tiba-tiba) dan berlangsung sebentar atau bersifat kronis (berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama). Nyeri yang terasa kronis seringkali memerlukan penanganan jangka panjang.
2. Peradangan sendi
Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap cedera atau iritasi. Jaringan sendi dapat menjadi meradang apabila sendi mengalami cedera atau ketidaknormalan struktural, seperti yang terjadi pada banyak gangguan muskuloskeletal. Akibatnya pembengkakan dapat terjadi karena peningkatan aliran darah ke area tersebut. Normalnya sendi memiliki cairan sinovial yang melumasi dan melindungi permukaan sendi. Tetapi, pada beberapa kondisi seperti arthritis, produksi cairan novial dapat meningkat dan cairan ini dapat mengumpul dalam sendi sehingga menyebabkan pembengkakan. Pada kondisi muskuloskeletal tertentu, akan terjadi perubahan struktural atau penebalan di jaringan sekitar. Hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan.
3. Terjadi keterbatasan gerakan yang membuat aktivitas terganggu
Terjadinya keterbatasan gerakan disebabkan oleh beberapa gangguan muskuloskeletal. Hal tersebut dapat mengganggu aktivitas sederhana sehari-hari seperti berjalan, membungkuk, menekuk dan mengangkat benda menjadi sangat sulit. Gangguan tersebut dapat membatasi kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan fisik atau aktivitas rumah. Keterbatasan gerakan normal normal dapat terjadi pada gangguan seperti artritis peradangan dan kerusakan sendi.
4. Terasa kaku pada sendi
Ketidaknyamanan dan kekakuan di sekitar area sendi dapat dialami oleh orang yang merasa ketika mengalami pembengkakan sendi. Pada saat istirahat yang atau pagi hari kekakuan tersebut sering terasa lebih parah. Gerakan akan menjadi sulit akibat kondisi otot yang kaku. Sebagai contoh, pada kondisi seperti fibromialgia, otot sering kali tegang dan nyeri.
5. Perubahan bentuk tubuh
Perubahan tubuh yang terlihat jelas dapat diakibatkan oleh beberapa gangguan seperti skoliosis. Misalnya seperti osteoporosis yang dapat menyebabkan kelapuhan tulang dan risiko patah tulang yang lebih tinggi.
Jenis gangguan muskuloskeletal
Berikut merupakan beberapa kondisi umum gangguan muskuloskeletal, yaitu:
1. Osteoarthritis
Ini merupakan kondisi di mana tulang rawan sendi mengalami kerusakan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada sendi. Hal tersebut merupakan bentuk umum dari arthritis yang berhubungan dengan penuaan.
2. Rheumatoid Arthritis
Adalah sejenis penyakit autoimun yang dapat menyebabkan peradangan pada sendi dan jaringan lunak. Kondisi ini dapat menyebabkan deformitas sendi dan kerusakan permanen pada tubuh.
3. Skoliosis
Adalah kelainan tulang yaitu dimana kondisi tulang belakang melengkung ke samping. Hal ini dapat terjadi pada anak-anak dan dewasa.
4. Tendinitis
Adalah suatu kondisi di mana terjadinya peradangan pada tendon, yang menghubungkan otot ke tulang. Hal ini dapat terjadi akibat cedera berulang atau overuse.
5. Osteoporosis
Adalah merupakan kondisi di mana kondisi tulang mengalami penurunan massa dan kepadatan, sehingga menjadi rapuh dan rentan terhadap patah tulang.
6. Fibromyalgia
Adalah suatu kondisi yang diakibatkan oleh gangguan kronis yang ditandai oleh nyeri otot dan jaringan lunak, kelelahan, dan gangguan tidur.
7. Sindrom Terowongan Karpal
Adalah merupakan kondisi di mana saraf di pergelangan tangan terjepit kemudian menyebabkan terjadinya nyeri, kesemutan, dan kelemahan pada tangan.
8. Distrofi Otot
Adalah gangguan genetik yang mengakibatkan kelemahan otot yang progresif.
9. Herniated Disk
Adalah merupakan kondisi yang sering terjadi saat disk pada tulang belakang pecah dan cairannya bocor, sehingga menyebabkan tekanan pada saraf dan nyeri.
___________________________
Referensi :
Arthritis Foundation. Musculoskeletal Pain and Arthritis (https://www.arthritis.org/health-wellness/healthy-living/managing-pain/understanding-pain/musculoskeletal-pain-and-arthritis). Accessed 3/17/2021.
Merck Manuals. Musculoskeletal Pain (https://www.merckmanuals.com/home/bone,-joint,-and-muscle-disorders/symptoms-of-musculoskeletal-disorders/musculoskeletal-pain). Accessed 3/17/2021.
World Health Organization. Musculoskeletal conditions (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/musculoskeletal-conditions). Accessed 3/17/2021.

