Tidak semua makanan baik untuk dikonsumsi oleh penderita batu ginjal. Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari. Apa saja pantangan makanan untuk penderita batu ginjal?
Mencegah terjadinya batu ginjal seringkali dihubungkan dengan kebiasaan banyak minum air putih. Akan tetapi sebetulnya memperhatikan makanan yang dikonsumsi juga penting bagi penderita batu ginjal.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi setiap hari sama pentingnya dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Apabila Anda mencoba menghindari batu ginjal, apa yang Anda makan dan minum sama pentingnya dengan apa yang tidak boleh Anda makan dan minum.
Oleh karena itu apa saja pantangan makanan yang harus dihindari untuk mencegah batu ginjal juga sangat penting diketahui.
Makanan yang harus dihindari
Pantangan makanan bagi penderita batu ginjal adalah meliputi sebagai berikut.
-
Garam atau makanan mengandung garam
Kadar natrium yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan penumpukan kalsium dalam urin. Oleh karenanya hindari menambahkan garam ke makanan. Periksa juga label makanan olahan untuk melihat berapa banyak natrium yang terkandung di dalamnya.
Makanan cepat saji bisa saja tinggi sodium, tetapi begitu juga makanan restoran biasa. Sedapat mungkin saat memesan makanan di restoran mintalah untuk tidak menggunakan garam yang ditambahkan ke apa pun yang Anda pesan di menu. Juga, perhatikan apa yang Anda minum. Beberapa jus sayuran mengandung sodium yang tinggi.
-
Protein hewani
Daging merah, babi, ayam, unggas, dan telur merupakan protein hewani yang dapat meningkatkan jumlah asam urat. Protein hewani merupakan makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita batu ginjal. Mengonsumsi protein dalam jumlah besar juga mengurangi bahan kimia dalam urin yang disebut sitrat. Tugas sitrat adalah mencegah pembentukan batu ginjal.
Alternatif pengganti untuk menggantikan protein hewani, diantaranya adalah quinoa, tahu, hummus, biji chia, dan yogurt Yunani. Karena protein penting untuk kesehatan secara keseluruhan, sebaiknya diskusikan dengan dokter mengenai jumlah protein yang harus Anda makan setiap hari.
-
Asam Oksalat
Asam oksalat atau oxalic acid adalah senyawa organik yang terdapat di dalam berbagai makanan dan minuman. Jenis sayuran yang banyak mengandung asam oksalat adalah bayam, bit, kale, ubi, dan kentang.
Sementara pada kacang-kacangan, asam oksalat terdapat pada kacang tanah, okra, almond, dan kacang mede. Untuk buah-buahan, adalah belimbing, alpukat, jeruk, anggur, dan kurma. Selain itu, asam oksalat juga banyak terdapat pada gandum, kakao atau coklat, dan pemanis stevia.
Bijaksanalah dalam mengonsumsi asam oksalat. Jangan berlebihan, karena bisa meningkatkan pembentukan batu ginjal. Konsultasikan dengan dokter, apabila Anda sudah mempunyai batu ginjal, untuk menentukan apakah membatasi makanan ini sudah cukup.
Jika Anda memang makan makanan yang mengandung oksalat, pastikan agar selalu disertai dengan makanan atau minuman yang mengandung kalsium secara bersamaan. Karena akan membantu oksalat mengikat kalsium selama pencernaan, sebelum dapat mencapai ginjal Anda.
-
Minuman soda
Hindari minuman soda atau cola, karena tinggi kandungan fosfat. Bahan kimia tersebut juga dapat mendorong pembentukan batu ginjal.
-
Kurangi asupan gula tambahan
Gula tambahan berupa gula dan sirup yang ditambahkan ke makanan dan minuman olahan sebaiknya dihindari. Sebab, menambahkan sukrosa dan fruktosa dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Perhatikan selalu jumlah gula yang Anda makan dalam makanan olahan seperti kue, buah, minuman ringan, dan jus. Gula tambahan yang umum pada makanan olahan adalah adalah sirup jagung, fruktosa mengkristal, madu, nektar agave, sirup beras merah, dan gula tebu.
Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal
Selain mengetahui pantangan makanan untuk penderita batu ginjal, penting pula dikenali makanan yang baik untuk kesehatan ginjal berikut ini.
-
Apel
Apel penting dikonsumsi oleh penderita batu ginjal, karena merupakan buah yang rendah kalium. Selain itu, apel dikenal sebagai buah yang mengandung serat untuk menurunkan kadar kolesterol dan glukosa darah. Sebaiknya makan apel dengan kulitnya, tetapi terlebih dahulu dicuci hingga bersih.
-
Bawang
Bawang juga termasuk makanan yang rendah kalium dan fosfor. Untuk membatasi asupan garam dalam menu makanan, cobalah ganti dengan bawang. Bawang lebih sehat dikonsumsi. Makanan yang banyak dicampur bawang tetap terasa lezat. Anda bisa gunakan bawang bawang putih dan bawang Bombay. Keduanya rendah kalium dan fosfor.
-
Ikan yang kaya omega 3
Ikan yang mengandung zat omega 3 baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan ginjal. Omega 3 merupakan jenis asam lemak sehat yang bermanfaat penting untuk menjaga kesehatan berbagai fungsi organ tubuh, termasuk ginjal. Beberapa jenis ikan yang mengandung omega-3 adalah ikan salmon, mackerel, sarden, kakap, dan tuna.
Omega 3 juga dalam bentuk suplemen minyak ikan atau suplemen omega-3 sejenis juga banyak terdapat di pasaran.
-
Kol
Kol merupakan sayuran dengan kadar kalium yang rendah serta mengandung vitamin C dan antioksidan yang baik untuk kesehatan ginjal. Kol bermanfaat untuk menangkal dampak buruk akibat radikal bebas.
Sayuran lain yang juga rendah kalium dan kaya antioksidan adalah bunga kol, paprika, dan lobak.
-
Putih telur
Putih telur adalah sumber protein yang rendah kandungan fosfor, baik untuk kesehatan ginjal. Sedangkan bagian kuning telurnya, tinggi kandungan fosfor. Jadi sebaiknya hindari bagian kuning telurnya saat mengonsumsi telur.
-
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan termasuk makanan yang baik untuk ginjal, karena mengandung asam lemak omega-3 yang cukup tinggi. Jenis kacang yang baik untuk kesehatan ginjal adalah kacang kenari, kacang pistachio, kacang almond, kacang mete, kacang tanah, dan hazelnut.
-
Kale
Kale juga termasuk jenis makanan yang baik untuk kesehatan ginjal, karena mengandung mineral, antioksidan, dan serat. Selain itu, kale juga mengandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin K yang baik untuk kesehatan ginjal dan organ tubuh lainnya.
Anda bisa menambahkan kale ke dalam salad, ditumis dengan bumbu, atau diolah menjadi smoothies.
-
Biji-bijian
Beragam biji-bijian yang bagus untuk menjaga kesehatan ginjal diantaranya adalah biji chia, biji rami, biji labu, dan quinoa. Biji-bijian tersebut mengandung sejumlah nutrisi dan antioksidan yang baik untuk menjaga fungsi organ tubuh.
Diet untuk batu ginjal
Jika sudah pernah mempunyai batu ginjal, semakin meningkat risiko Anda untuk mendapatkannya lagi. Kecuali Anda secara aktif melakukan pencegahan. Caranya adalah dengan minum obat dan memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Diet khusus batu ginjal bisa dilakukan dengan bantuan dokter untuk menentukan jenis batu dan diet yang perlu dijalani. Diet untuk batu ginjal ini, misalnya dengan minum setidaknya dua belas gelas air setiap hari, makan buah jeruk, makan makanan yang kaya kalsium setiap kali makan (setidaknya tiga kali sehari), batasi asupan protein hewani, makan lebih sedikit garam dan tambahan gula serta produk yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi.
Anda juga akan dianjurkan untuk menghindari makanan dan minuman yang tinggi oksalat dan fosfat. Selain itu juga dengan menghindari makan atau minum apa pun yang membuat Anda dehidrasi, seperti alkohol.
Diet dapat menjadi alat yang efektif dalam mengelola dan mencegah batu ginjal. Tetap terhidrasi dan menghindari makanan tertentu yang tinggi garam dan gula, dan memasangkan kalsium dengan makanan kaya oksalat adalah elemen penting dari diet batu ginjal.

