Foto : Freepik
Pendarahan vagina biasanya didefinisikan sebagai pendarahan dari vagina Anda yang bukan bagian dari periode menstruasi. Adanya trauma atau kondisi medis tertentu bisa menjadi penyebabnya. JIka tidak segera ditangani, kondisi yang lebih serius mungkin saja dapat terjadi.
Penulis : Sholahudin Achmad
Pendarahan vagina yang terjadi di luar siklus atau periode menstruasi merupakan pendarahan vagina yang tidak normal. Jenis perdarahan ini bisa random, tidak diduga, dan mungkin disertai dengan rasa sakit atau gejala lain.
Penyebab
Pendarahan vagina yang tidak normal, dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti:
-
Kondisi kesehatan atau medis
-
Obat-obatan
-
Kehamilan
-
Hormon
-
Menopause
-
Cedera atau trauma
-
Infeksi
Bercak darah atau pendarahan vagina di beberapa titik mungkin tidak perlu dikhawatirkan. Namun, sebaiknya lakukan evaluasi di klinik kesehatan untuk memastikan penyebabnya, karena dalam beberapa kasus, pendarahan vagina adalah tanda kondisi serius.
Pendarahan vagina yang tidak biasa dapat terjadi pada wanita di usia berapapun. Baik wanita di saat mulai menstruasi, maupun kalangan wanita menjelang menopause.
Faktor penyebab pendarahan vagina dapat terjadi karena kondisi medis, hormon, dan komplikasi kehamilan.
Baca Juga: Hindari 4 Hal Ini, Cara Menjaga Kesehatan Vagina
-
Kondisi medis
Kondisi medis berikut ini dapat menyebabkan pendarahan vagina.
Kanker sistem reproduksi wanita: hal ini dapat mencakup kanker serviks, endometrium (lapisan rahim), ovarium atau saluran tuba.
Gangguan pendarahan: Merupakan masalah pembekuan darah normal akibat kondisi bawaan seperti hemofilia atau penyakit von Willebrand (kelainan darah umum yang membuat darah Anda tidak membeku), jumlah sel darah merah yang rendah (trombositopenia), kekurangan Vitamin K (yang membantu tubuh membuat faktor pembekuan darah) atau sebagai efek samping obat (seperti pengencer darah).
Hipotiroidisme: Kelenjar tiroid yang kurang aktif dapat mengganggu siklus menstruasi normal.
Fibroid rahim: Pertumbuhan non-kanker yang berkembang dari jaringan otot rahim Anda. Ukuran, jumlah, tingkat pertumbuhan, dan lokasinya di dalam rahim Anda bisa sangat bervariasi.
Adenomyosis: Suatu kondisi di mana lapisan rahim Anda tumbuh melalui dinding rahim.
Polip rahim (endometrium): Pertumbuhan berlebih sel-sel pada lapisan rahim Anda. Polip yang biasanya tidak bersifat kanker, tetapi sebagiannya dapat berkembang menjadi polip prakanker.
Servisitis parah: Servisitis adalah peradangan atau infeksi pada serviks Anda.
Hiperplasia endometrium: Endometrium menjadi terlalu tebal, biasanya karena ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Kondisi ini tidak bersifat kanker, tetapi dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kanker rahim.
-
Hormon
Anovulasi: Gangguan atau kegagalan pada indung telur Anda dapat disebabkan oleh gangguan indung telur itu sendiri atau dari masalah bagaimana otak memberi sinyal pada kelenjar yang mengontrol ovulasi.
Pil KB hormonal: Beberapa orang mengalami pendarahan ketika menggunakan kontrasepsi oral. Masalah cenderung selesai dengan sendirinya.
Sindrom ovarium polikistik: Jenis ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan menstruasi tidak teratur, penambahan berat badan, jerawat, dan pertumbuhan rambut berlebih.
-
Komplikasi kehamilan
Berikut ini pendarahan vagina yang disebabkan oleh komplikasi kehamilan.
Kehamilan ektopik: Kehamilan di mana sel telur yang telah dibuahi tumbuh di luar rahim, biasanya di saluran tuba.
Solusio plasenta: Pelepasan plasenta (kantung yang berisi janin) dari dinding rahim.
Plasenta previa: Ketika plasenta terletak rendah di dalam rahim dan sebagian atau seluruhnya menutupi leher rahim (pembukaan rahim).
Persalinan prematur: Persalinan yang terjadi sebelum minggu ke-37 kehamilan.
Keguguran: Kehilangan kehamilan sebelum minggu ke-20.
-
Kemungkinan penyebab lainnya
Kemungkinan lain yang menjadi penyebab pendarahan vagina adalah :
Alat kontrasepsi: Menggunakan alat kontrasepsi seperti alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) dapat menyebabkan bercak.
Terapi penggantian hormon: Perawatan yang digunakan untuk meredakan gejala menopause.
Infeksi: Ini dapat terjadi di rongga panggul atau saluran kemih. Ini juga dapat mencakup pendarahan yang disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS).
Cedera: Cedera atau benda asing di vagina.
Biopsi serviks atau endometrium: Biopsi adalah prosedur di mana jaringan dikeluarkan dari leher rahim atau rahim Anda dan diperiksa untuk masalah.
Stres Juga dapat menyebabkan pendarahan vagina. Stres dapat memengaruhi kadar hormon dan berkontribusi pada pendarahan vagina yang tidak teratur atau menstruasi yang tidak teratur.
Perawatan dan Pengobatan
Dalam perawatan dan pengobatan, dokter sebelumnya akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan Anda. Lalu juga akan dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan panggul.
Beberapa pertanyaan yang mungkin ditanyakan kepada Anda adalah :
-
Kapan pendarahan dimulai?
-
Kapan hal itu terjadi sehubungan dengan menstruasi Anda?
-
Apakah Anda berdarah saat berhubungan seks?
-
Berapa banyak pembalut yang Anda rendam per hari?
-
Berapa lama periode menstruasi Anda berlangsung?
-
Berapa lama antara setiap siklus menstruasi?
-
Obat apa yang Anda minum?
-
Apakah Anda memiliki prosedur atau operasi baru-baru ini?
-
Apakah ada kemungkinan Anda hamil?
Tes berikut ini dapat dilakukan dalam pemeriksaan untuk menemukan penyebab pendarahan vagina Anda:
-
Tes pap
-
Urinalysis
-
Tes fungsi tiroid
-
Hitung darah lengkap (CBC)
-
Tes kehamilan
-
USG
-
Pencitraan resonansi magnetik (MRI)
-
Histeroskopi
Pengobatan pendarahan vagina tergantung pada penyebab pendarahan, usia dan jika Anda ingin hamil. Jika disebabkan oleh ketidakseimbangan hormone, dokter dapat merekomendasikan perubahan gaya hidup seperti makan makanan yang sehat, mengurangi stres dan menurunkan berat badan.
Selain itu, pengobatan atau pembedahan mungkin diperlukan untuk mengobati pendarahan vagina.
Pengobatan pendarahan vagina
Berikut ini pengobatan yang bisa diberikan untuk mengatasi pendarahan vagina.
-
Metode pengendalian kelahiran hormonal (pil, patch atau cincin vagina).
Bentuk pengendalian kelahiran ini dapat mengurangi aliran menstruasi dan membantu periode menjadi lebih teratur.
-
Perangkat intrauterin (IUD)
Jenis IUD tertentu dapat digunakan untuk pengendalian kelahiran dan untuk meminimalkan atau menghentikan pendarahan.
-
Gonadotropin-releasing agonist
Obat ini mengurangi pelepasan gonadotropin, hormon yang merangsang ovarium, dapat digunakan untuk menghentikan aliran menstruasi dan mengurangi ukuran fibroid.
-
Asam traneksamat
Digunakan untuk menghentikan pendarahan menstruasi yang berlebihan.
-
Obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID)
Obat seperti ibuprofen dapat membantu mengontrol perdarahan hebat.
-
Antibiotik
Antibiotik dapat digunakan bila perdarahan disebabkan oleh infeksi.
-
Ablasi endometrium
Pengobatan ini dapat menghancurkan lapisan rahim Anda, yang mengurangi atau menghentikan pendarahan. Diskusikan prosedur ini dengan dokter apabila Anda ingin hamil di masa depan.
-
Dilatasi dan kuretase (D&C)
Pengobatan berupa mengikis atau menyedot jaringan dari rahim Anda.
-
Embolisasi arteri rahim
Pengobatan ini digunakan untuk mengobati fibroid dengan memblokir pembuluh darah di rahim Anda yang digunakan fibroid untuk tumbuh.
-
Miomektomi:
Pengobatan yang menghilangkan fibroid tetapi tidak pada rahim Anda.
-
Histerektomi
Tindakan pengangkatan rahim Anda, yang dapat digunakan ketika perawatan lain gagal atau untuk mengobati kanker endometrium.
_________________________________
Referensi :
Cleveland Clinic (2022), Vaginal Bleeding.
American Academy of Family Physicians (2022), Abnormal Uterine.
American College of Obstetricians and Gynecologists (2022), Abnormal Uterine Bleeding.
American Pregnancy Association 92022). Bleeding During Pregnancy.
Long WN. In: Walker HK, Hall WD, Hurst JW, editors. Clinical Methods: The History, Physical, and Laboratory Examinations. 3rd ed. Boston: Butterworths; (1990, Chapter 173). Abnormal Vaginal Bleeding
Merck Manual (2022), Vaginal Bleeding.
National Cancer Institute (2022). Cervical Cancer — Patient Version.
National Cancer Institute (2022). Ovarian, Fallopian Tube, and Primary Peritoneal Cancer — Patient Version.

