Vitamin D secara alamiah diproduksi oleh tubuh pada saat berjemur di pagi hari, di bawah paparan langsung sinar matahari. Arti pentingnya vitamin D untuk kesehatan membuatnya pantang disepelekan, terutama bagi mereka yang ingin menjalankan pola hidup sehat.
Pentingnya vitamin D untuk kesehatan membuat sebagian orang tak ingin melewatkan sesi berjemur di pagi hari. Secara otomatis paparan sinar ultraviolet pada tubuh akan memproduksi vitamin D. Selain itu, vitamin D juga bisa dipenuhi dari nutrisi makanan dan suplemen tertentu.
Kekurangan vitamin D akan berdampak sama buruknya dengan kelebihan vitamin D, bagi kesehatan.
Gejala kekurangan vitamin D
Orang dewasa yang kekurangan vitamin D pada umumnya dapat mengalami gejala berupa kelelahan, sakit, dan nyeri; nyeri atau kelemahan tulang atau otot yang parah; dan fraktur stress, terutama di kaki, panggul, dan pinggul.
Kelebihan vitamin D
Sebaliknya, orang dewasa yang memiliki kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tubuhnya mengalami peningkatan kadar kalsium darah. Hal ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, yaitu berupa mual, apatis, muntah, sakit perut, dehidrasi, kebingungan, dan rasa haus yang meningkat.
Pentingnya vitamin D untuk kesehatan
Apa sih pentingnya vitamin D untuk kesehatan? Mungkin pertanyaan ini sudah terjawab bagi sebagian orang, namun sebagian lainnya belum paham betul apa manfaat vitamin D.
Dilansir dari Healthline, bahwa pentingnya vitamin D untuk kesehatan adalah untuk mengatur penyerapan kalsium dan fosfor, serta memfasilitasi fungsi sistem kekebalan tubuh yang normal.
Dengan tercukupinya vitamin D makan akan membantu pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi, serta meningkatkan ketahanan terhadap penyakit tertentu.
Berikut ini penjelasan mengenai pentingnya vitamin D untuk kesehatan.
-
Menurunkan resiko terkena multiple sclerosis
Vitamin D berperan penting dalam mengurangi risiko multiple sclerosis (MS). Dilansir dari Healthline, sebuah tinjauan studi berbasis populasi tahun 2018 menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko MS.
-
Menurunkan kemungkinan penyakit jantung
Kadar vitamin D yang rendah berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung seperti hipertensi, gagal jantung, dan stroke. Tetapi tidak jelas apakah kekurangan vitamin D berkontribusi terhadap penyakit jantung atau hanya menunjukkan kesehatan yang buruk ketika kamu sedang memiliki kondisi kronis.
-
Menurunkan resiko terinfeksi COVID-19
Vitamin D dapat mencegah flu dan memperkecil resiko terinfeksi COVID-19. Sebuah tinjauan baru-baru ini menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah berkontribusi pada sindrom gangguan pernapasan akut.
-
Mendukung kesehatan kekebalan tubuh
Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa orang yang tidak memiliki kadar vitamin D yang cukup mungkin berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1, dan penyakit radang usus.
-
Mengatur mood dan mengurangi depresi
Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin D mungkin memainkan peran penting dalam mengatur suasana hati atau mood seseorang dan mengurangi risiko depresi.
Sebuah tinjauan terhadap 7.534 orang menemukan bahwa mereka yang mengalami emosi negatif yang menerima suplemen vitamin D melihat peningkatan gejala. Suplementasi vitamin D dapat membantu penderita depresi yang juga mengalami kekurangan vitamin D.
Studi lain mengidentifikasi kadar vitamin D yang rendah sebagai faktor risiko gejala fibromyalgia yang lebih parah, kecemasan, dan depresi.
-
Membantu penurunan berat badan
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penderita obesitas yang menerima suplemen vitamin D dan mengikuti program diet penurunan berat akan berhasil menurunkan berat badannya dan massa lemak. Hal itu tidak terjadi pada penderita obesitas yang hanya ikut program diet tapi tidak menerima suplemen vitamin D.
Penelitian lain sebelumnya menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D setiap hari bisa turun lebih banyak berat badannya daripada mereka yang hanya mengonsumsi suplemen plasebo. Para peneliti menyarankan bahwa kalsium dan vitamin D ekstra mungkin memiliki efek penekan nafsu makan.
-
Menjaga kesehatan ibu dan janin
Selama masa kehamilan, ibu hamil berisiko kehilangan kalsium akibat kebutuhan janin dalam kandungan, dan meningkatnya pengeluaran kalsium melalui urine. Kondisi ini akan terus meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan.
Oleh karena itu, pentingnya vitamin D bagi seorang ibu hamil akan terjadi pada saat melahirkan bayinya. Harus bisa dipastikan bayi memiliki tingkat vitamin D yang cukup untuk 4 – 6 bulan pertama kehidupannya.
Penelitian menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara rendahnya vitamin D pada wanita hamil dengan meningkatnya risiko kehamilan seperti preeklampsia, kelahiran prematur, diabetes gestasional, dan infeksi bakterial vaginosis.
-
Menjaga kesehatan tulang dan otot
Tubuh manusia membutuhkan vitamin D untuk penyerapan kalsium. Mineral kalsium merupakan nutrisi utama penyusun tulang, yang bikin tulang menjadi kuat dan mengurangi risiko patah tulang.
Kekurangan vitamin D mengakibatkan tidak terbentuknya hormon kalsitriol yang memadai untuk menyerap kalsium dari makanan. Tubuh akan mengambil persedian kalsium dari tulang dan berakibat tulang menjadi lemah dan berakibat pada penyakit tulang seperti osteoporosis dan rakitis.
Makanan penting sumber vitamin D
Beberapa makanan mengandung vitamin D secara alami, dan yang lain diperkaya dengannya. Vitamin D dapat dipenuhi dari makanan seperti ikan salmon, ikan sarden, ikan haring, tuna kaleng, minyak hati ikan kod, hati sapi, kuning telur, udang, jamur biasa dan yang dirawat dengan sinar ultraviolet, susu, sereal dan oatmeal tertentu, yogurt, dan jus jeruk.
Berapa banyak kebutuhan vitamin D?
Perdebatan mengenai berapa banyak manusia membutuhkan vitamin D yang optimal terus berlangsung. Studi terbaru menunjukkan bahwa kita membutuhkan lebih banyak vitamin D daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Beberapa kontroversi utama seputar vitamin D meliputi :
-
standarisasi metode untuk mengukur kadar vitamin D
-
perbedaan antara tes vitamin D gratis dan total
-
mendefinisikan status vitamin D rendah (insufisiensi versus defisiensi)
-
skrining versus pengobatan
-
ambang batas vitamin D untuk populasi umum relatif terhadap kondisi tertentu (seperti kehamilan atau menyusui) dan masalah kesehatan (seperti gagal ginjal atau osteoporosis)
Kadar serum darah yang dianggap memadai berkisar antara 50-100 nanomol per liter (nmol/L). Tergantung pada tingkat darah setiap orang, mungkin saja kamu membutuhkan lebih banyak vitamin D.
Kebutuhan vitamin D yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:
-
bayi (0–12 bulan): 10 mcg (400 IU)
-
anak-anak dan remaja: 15 mcg (600 IU)
-
dewasa usia 18–70: 15 mcg (600 IU)
-
dewasa di atas usia 70: 20 mcg (800 IU)
-
wanita hamil atau menyusui: 15 mcg (600 IU)
Diagnosis kekurangan vitamin D
Dokter dapat mendiagnosa kekurangan vitamin D dengan melakukan tes darah sederhana. Jika kamu memiliki kekurangan, kemungkinan dokter akan memerintahkan dilakukan rontgen untuk memeriksa kekuatan tulang kamu.
Jika ternyata hasil diagnosis terbukti bahwa kamu kekurangan vitamin D, dokter kemungkinan akan merekomendasikan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D. Jika kamu memiliki kekurangan yang parah, mereka mungkin merekomendasikan tablet atau cairan vitamin D dosis tinggi.
Pastikan bahwa kamu mendapatkan vitamin D alami melalui sinar matahari dan makanan yang kamu makan.

