Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Penyebab Tangan Sering Kesemutan Dan Pegal

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Penyebab Tangan Sering Kesemutan Dan Pegal Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

 

Beberapa orang pernah mengalami kesemutan atau biasa disebut kebas atau  mati rasa dan  pegal pada tangan. Kondisi itu biasanya berlangsung sementara, tapi ada pula yang parah atau kronis. Apa saja penyebab tangan sering kesemutan dan pegal, dengan kondisi yang kronis ?

Penyebab tangan sering kesemutan dan pegal pada umumnya adalah karena tertindih atau tertekan. Biasanya tertekan oleh kepala, dalam waktu yang cukup  lama, misalnya saat sedang tidur.  Tekanan pada saraf di tangan tersebut menjadi penyebab kesemutan yang umum, dan  tidak berbahaya. Kesemutan  seperti itu dapat segera hilang ketika penyebabnya dihilangkan. 

Atau ketika posisi  tangan tersebut diangkat atau digeser dari kepala. Jika kesemutan berlangsung pada kaki karena terlalu lama duduk bersila, maka cukup dengan berdiri atau bergerak dan berjalan maka dapat diatasi kesemutan itu.     

Kesemutan parah atau kronis 

Namun dalam beberapa kasus, penyebab tangan sering kesemutan dan pegal, adalah kondisi penyakit tertentu. Kesemutan tipe ini termasuk dalam kategori parah, episodik, atau kronis. Kesemutan seperti ini juga bisa muncul dengan disertai gejala lain berupa nyeri, gatal, mati rasa, dan pengecilan otot. 

Dalam kasus seperti itu, melansir WebMd, kesemutan mungkin sebagai tanda dari kerusakan saraf yang dapat disebabkan oleh berbagai penyebab seperti cedera traumatik atau cedera stres berulang, infeksi bakteri atau virus, paparan racun, dan penyakit sistemik seperti diabetes.

Jadi, selain karena posisi tidur yang salah, apa saja penyebab tangan sering  kesemutan dan pegal?  

Neuropati Perifer

Kerusakan saraf seperti disebutkan di atas juga dikenal dengan istilah neuropati perifer. Yakni kerusakan saraf yang mempengaruhi saraf jauh dari otak dan sumsum tulang belakang, sering kali terjadi di tangan dan kaki. Menurut WebMD, terdapat lebih dari 100 jenis neuropati perifer. Kondisi itu dapat bertambah buruk seiring waktu. Bahkan, dapat membuat pasien menjadi cacat dan kurang bergerak. Di Amerika Serikat, terdapat lebih dari 20 juta orang yang diperkirakan mengidap neuropati perifer. Kebanyakan dari mereka merupakan orang dewasa lanjut usia. 

Diabetes 

Diabetes adalah salah satu penyebab paling umum dari neuropati perifer, atau sekitar 30% kasus penyebab tangan sering kesemutan dan pegal. Pada neuropati diabetik, kesemutan dan gejala lainnya sering pertama kali berkembang di kedua kaki dan naik ke kaki, diikuti oleh kesemutan dan gejala lain yang mempengaruhi kedua tangan dan naik ke lengan. Sekitar dua pertiga penderita diabetes mengalami kerusakan saraf ringan hingga parah. Dalam banyak kasus, gejala ini adalah tanda awal diabetes.

Penyebab lain neuropati perifer 

Sedangkan sebanyak 40% kasus neuropati perifer penyebab tangan dan kaki sering kesemutan dan pegal  adalah meliputi :

Sindrom jebakan saraf. Sindrom ini meliputi carpal tunnel syndrome, kelumpuhan saraf ulnaris, kelumpuhan saraf peroneal, dan kelumpuhan saraf radial.

Penyakit sistemik. Yakni meliputi gangguan ginjal, penyakit hati, kerusakan pembuluh darah dan penyakit darah, amiloidosis, gangguan jaringan ikat dan peradangan kronis, ketidakseimbangan hormon (termasuk hipotiroidisme), dan kanker dan tumor jinak yang menimpa saraf.

Kekurangan vitamin. Dibutuhkan vitamin E, B1, B6, B12, dan niasin untuk kesehatan saraf. Kekurangan B12, misalnya, dapat menyebabkan anemia pernisiosa, penyebab penting neuropati perifer. Tapi terlalu banyak B6 juga bisa menyebabkan kesemutan di tangan dan kaki.

Kecanduan alkohol. Orang yang memiliki kecanduan alkohol lebih cenderung kekurangan tiamin atau vitamin penting lainnya, karena kebiasaan diet yang buruk sebagai penyebab umum neuropati perifer. Mungkin juga kecanduan alkohol dapat menyebabkan kerusakan saraf yang oleh beberapa peneliti, kondisi ini disebut neuropati alkoholik.

Racun. Ini termasuk logam berat seperti timbal, arsenik, merkuri, dan talium, dan beberapa bahan kimia industri dan lingkungan. Di dalamnya termasuk pula obat-obatan tertentu,  terutama obat kemoterapi yang digunakan untuk kanker paru-paru. Dan beberapa obat antivirus dan antibiotik.

Infeksi. Penyebabnya termasuk adalah penyakit Lyme, herpes zoster (varicella zoster), cytomegalovirus, Epstein-Barr, herpes simplex, dan HIV dan AIDS.

Penyakit autoimun. Kondisi ini meliputi polineuropati demielinasi inflamasi kronis, sindrom Guillain-Barre, lupus, dan rheumatoid arthritis.

Gangguan yang diturunkan. Termasuk dalam kondisi ini adalah gejala sensorik dan motorik,  jenis yang paling umum dikenal sebagai penyakit Charcot-Marie-Tooth.

Cedera. Seringkali terkait dengan trauma, saraf dapat tertekan, hancur, atau rusak dengan cara lain, yang mengakibatkan nyeri saraf. Contohnya termasuk kompresi saraf yang disebabkan oleh herniasi diskus atau dislokasi tulang.

Sklerosis ganda. Penyakit ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh yang menyerang selubung mielin lemak di sekitar serabut saraf di seluruh tubuh. Kesemutan di tangan dan kaki adalah gejala umum pada penyakit ini.

Cara mengatasi kesemutan kronis

Cara mengatasi kesemutan kronis tidak semudah kesemutan umum yang disebabkan salah posisi tidur atau duduk. Dalam kesemutan kronis, kesemutan tidak dapat hilang dengan sendirinya. Cara mengatasinya tergantung pada penyebab tangan sering kesemutan dan pegal. 

Jadi, cara mengobatinya bisa berbeda-beda, tergantung pada penyebabnya. 

Pemberian obat-obatan

Kesemutan di tangan akibat carpal tunnel syndrome pada umumnya diatasi oleh dokter dengan meminta pasien untuk beristirahat dan melakukan latihan gerak. Selain itu, pasien juga akan diberikan obat-obatan, seperti obat antiinflamasi dan diuretik. 

Hal yang sama juga dilakukan dokter dalam mengobati pasien yang mengalami  kesemutan yang disebabkan  karena neuropati perifer atau multiple sclerosis.  Dokter juga akan memberikan obat-obatan, seperti pregabalin (Lyrica), gabapentin (Neurontin), dan lainnya.

Pemberian suplemen vitamin

Selain diberikan obat, pasien juga mungkin akan mendapat suplemen vitamin bila kesemutan yang dialami tersebut terjadi karena kekurangan nutrisi. Kekurangan vitamin neurotropik menyebabkan resiko neuropati atau rusaknya sistem saraf tepi. Salah satu gejalanya bisa berupa kesemutan. Kekurangan vitamin neurotropik dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat.

Selain itu, pasien juga bisa diberikan vitamin neurotropik dengan resep dari dokter. 

Prosedur operasi 

Prosedur operasi atau pembedahan mungkin saja dilakukan jika penyebab tangan sering kesemutan  dan pegal itu terkait dengan tumor atau masalah tertentu di tulang belakang. 

Perubahan lifestyle 

Gaya hidup sehat merupakan kebiasaan hidup yang paling penting untuk membantu mengatasi kondisi atau penyebab tangan sering kesemutan dan pegal. Di dalam gaya hidup sehat ini, setiap orang perlu menjaga atau mempertahankan berat badan, rutin berolahraga, pola makan seimbang, menghindari alkohol dan rokok. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter, terkait hal ini agar sesuai dengan dengan kondisi kesehatan Anda. 

Tanda kesemutan yang perlu diwaspadai

Meski kesemutan atau parestesia umumnya bersifat sementara, namun perlu diwaspadai jika kondisinya menjadi berat, kronis atau kambuhan. Tanda-tanda kesemutan kronis biasanya akan diikuti oleh gejala lain, dan dapat  mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Gejala penyerta tersebut, meliputi kejang, cedera traumatik atau berulang, infeksi virus atau bakteri, penyakit sistemik seperti diabetes, penyakit ginjal, gangguan tiroid, hingga kanker, gangguan pada sistem saraf seperti neuropati perifer, atau penyakit autoimun.

Nah, beberapa tanda atau gejala kesemutan yang perlu Anda waspadai misalnya saat mati rasa atau kebas tanpa penyebab yang jelas. Selanjutnya mungkin bila terdapat rasa nyeri di leher, lengan, atau jari. 

Tanda-tanda lainnya misalnya lebih sering buang air kecil, sulit melakukan aktivitas berjalan atau menulis, munculnya ruam pada kulit, dan mengalami pusing, kejang otot, atau gejala tidak biasa lainnya.

Diagnosis tangan dan kaki sering kesemutan

Perawatan untuk tangan atau kaki yang sering kesemutan dan pegal yang dilakukan di rumah sakit pada umumnya akan diawali dengan pemeriksaan fisik, mengecek riwayat kesehatan, termasuk mengenai lingkungan kerja, kebiasaan social (penggunaan alkohol dan rokok), paparan racun, risiko HIV atau penyakit menular lainnya, serta riwayat medis penyakit neurologis yang diderita oleh keluarga.

Tes lain juga bisa saja dilakukan. Misalnya tes darah yang mencakup tes untuk mendeteksi diabetes, kekurangan vitamin, disfungsi hati atau ginjal, gangguan metabolisme lainnya, dan tanda-tanda aktivitas sistem kekebalan tubuh yang abnormal.

Selanjutnya juga pemeriksaan cairan serebrospinal untuk mengidentifikasi antibodi yang terkait dengan neuropati perifer. Lalu elektromiogram (EMG), tes aktivitas listrik otot; kecepatan konduksi saraf (NCV).

Tes lain yang  mungkin juga dilakukan adalah termasuk computed tomography (CT), pencitraan resonansi magnetik (MRI), biopsi saraf, dan biopsi kulit untuk melihat ujung serabut saraf. 

 

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?