Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Penyebab Ukuran Payudara Kecil dan Tidak Tumbuh

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Penyebab Ukuran Payudara Kecil dan Tidak Tumbuh Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Foto : Freepik/nensuria

Ukuran payudara seringkali membuat wanita menjadi kurang percaya diri, terlebih lagi apabila mereka memiliki payudara kecil. Apa penyebab dan cara mengatasi payudara kecil, dan apa perbedaaan payudara kecil dengan payudara yang tidak tumbuh,  dapat disimak di sini. 

Penulis : Sholahudin Achmad

Dimulai dari masa pubertas, payudara wanita mulai mengalami pertumbuhan. Hal itu berlangsung mulai dari usia delapan sampai 13 tahun, dimana tubuh wanita mulai memproduksi dan melepaskan hormon estrogen. Inilah yang kemudian membuat lemak dalam jaringan ikat di payudara juga ikut bersatu dan membesar. Lemak tambahan tersebut menyebabkan payudara wanita mulai tumbuh lebih besar. 

Payudara wanita bisa terus tumbuh selama masa remaja dan bahkan hingga awal usia 20-an. Namun, ukuran payudara wanita dapat berbeda satu  sama lain. Sebagian wanita memiliki payudara besar, dan sebagian lagi memiliki payudara kecil. 

Selain itu, ukuran payudara wanita juga bisa tidak simetris ukurannya, antara sebelah kanan dan kiri, yang asimetris, di mana payudara kanan dan kiri berbeda ukuran.

Penyebab payudara kecil

Sebagian wanita memiliki payudara kecil. Hal ini  dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

  • Keturunan

Faktor keturunan dapat membuat wanita memiliki payudara kecil.  Jika ukuran payudara ibu kamu besar, kemungkinan kamu juga memiliki ukuran payudara yang besar. Demikian sebaliknya, bila ibu kamu memiliki payudara kecil.

  • Berat badan

Wanita yang mempunyai lebih banyak lemak di dalam tubuh cenderung memiliki payudara yang lebih besar.  Bila kamu melakukan diet menurunkan berat badan, maka salah satu anggota tubuh yang pertama kali mengecil adalah payudara.

  • Menopause

Saat wanita mendekati masa menopause, kadar hormon estrogen di dalam tubuhnya akan turun drastis. Akibatnya, jaringan kelenjar di payudara juga menyusut, dan payudara jadi mengecil, kurang padat, lebih berlemak, serta kendur.

  • Hipoplasia payudara

Hipoplasia payudara adalah kondisi di mana jaringan payudara tidak bertumbuh dengan sempurna sehingga membuat ukuran payudara kecil.

Penyebab kondisi ini belum diketahui dengan pasti, namun diduga disebabkan oleh kelainan bawaan sejak lahir, faktor keturunan, atau efek samping terapi radiasi di daerah dada pada masa kecil.

Penyebab payudara tidak tumbuh

Payudara akan mengalami pertumbuhan sejak masa pubertas  hingga dewasa. Pertumbuhan payudara dipengaruhi sejumlah faktor, begitu pun ketika payudara berhenti atau tidak tumbuh. 

Namun apabila payudara tidak tumbuh setelah masa pubertas, kemungkinan ada beberapa faktor penyebabnya. 

Berikut ini faktor penyebab payudara yang tidak bertumbuh. 

  • Faktor nutrisi

Pada beberapa kasus, pola makan yang buruk dapat menyebabkan pertumbuhan payudara tertunda.  Kekurangan vitamin akan membuat hormon yang berfungsi untuk membesarkan payudara tidak dapat dilepaskan, sehingga payudara akan berhenti tumbuh.

Makanan mengandung fitoestrogen, misalnya kedelai, dipercaya dapat memperbesar ukuran payudara karena memiliki sifat seperti hormon estrogen. Namun demikian, kemampuan ini belum terbukti klinis.

  • Faktor Genetik

Penyebab lain payudara tidak tumbuh bisa jadi karena genetik. Faktor keturunan ini dapat menentukan sebesar apa payudara kamu bisa tumbuh. Genetik berhubungan dengan hormon, bentuk tubuh, dan sel di dalam tubuh. 

  • Faktor Hormonal

Payudara juga dapat berhenti tumbuh karena fluktuasi hormonal yang terjadi sepanjang masa hidup, khususnya hormon estrogen. Hormon “wanita” tersebut,  berperan dalam masa pubertas wanita, dimana salah satunya adalah membantu pertumbuhan payudara.

Pertumbuhan payudara berhenti pada usia 18 tahun. Namun, payudara bisa kembali membesar saat kamu hamil. Setelah masa menyusui, payudara kembali berhenti tumbuh, bahkan menyusut. 

Mengonsumsi pil KB juga dapat memperbesar payudara sementara waktu hingga kamu berhenti mengonsumsinya.

  • Hipoplasia payudara

Hipoplasia payudara atau hipomastia adalah kondisi jaringan payudara yang tidak berkembang dan tidak memiliki jaringan kelenjar memadai. Payudara wanita dengan kondisi ini hanya terdiri dari jaringan lemak. Selain jaringan lemak, kelenjar susu di dalamnya juga memengaruhi ukuran payudara.

Sebenarnya hipoplasia bisa terjadi pada hampir semua bagian tubuh, karena artinya kondisi jumlah sel sedikit. Sampai saat ini hipoplasia payudara masih bersifat idiopatik (tidak diketahui penyebabnya).

  • Menopause

Masa menopause adalah masa dimana wanita sudah tidak lagi mengalami menstruasi. Hal ini dipengaruhi oleh hormon estrogen. Tak ayal, kondisi menopause bisa menjadi penyebab payudara kecil tidak bertumbuh. Menopause umumnya terjadi pada usia di atas 50 tahun.

  • Penggunaan bra yang tidak tepat

Ukuran payudara juga dapat dipengaruhi oleh kebiasaan dalam menggunakan bra. Sebaiknya jangan memakai bra yang terlalu sempit ataupun terlalu longgar, tetapi gunakan ukuran yang pas. Oleh karea itu, penitng untuk melakukan pengukuran ukuran dada dan cup bra.

Apabila kamu menggunakan bra yang terlalu sempit pada masa pubertas ketika payudara bertumbuh, maka pertumbuhan payudara akan tertahan.

  • Terpapar radiasi

Paparan radiasi pada  wanita yang sedang menjalani radioterapi atau terapi radiasi pada payudara, dapat mempengaruhi pertumbuhan payudara.

Radiasi umumnya ditujukan untuk membunuh sel kanker yang berkembang tidak terkontrol. Dampaknya, sel normal juga dapat rusak, sehingga salah satu efek sampingnya adalah payudara menjadi kecil.

Cara mengatasi payudara kecil

Untuk mengatasi masalah payudara kecil, dapat dilakukan beberapa cara berikut ini. 

  1. Olahraga

Sebaiknya lakukan olahraga yang menitikberatkan pada otot dada, punggung, dan bahu, karena hal ini dapat membantu memperbaiki postur tubuh serta mengencangkan dan menguatkan otot dada di belakang jaringan payudara. 

Latihan untuk mengencangkan otot dada bisa dilakukan dengan cara:

  • Push up sebanyak 12 kali, dengan tiga kali pengulangan. 

  • Luruskan kedua tangan ke depan, telapak tangan saling menempel. Selanjutnya, buka hingga kedua tangan lurus di samping bahu. Ulangi gerakan ini selama satu menit.

  • Luruskan tangan ke samping, kemudian buat gerakan memutar ke depan dan ke belakang masing-masing selama satu menit.

  • Tekuk kedua tangan di samping bahu hingga membentuk huruf U. Buka dan tutup tangan ke depan dan ke belakang.

  • Gunakan dumbbell.  Tidur telentang, kedua tangan memegang dumbbell, kedua kaki ditekuk. Angkat kedua tangan ke atas dan turunkan kembali sebanyak 12 kali, ulangi tiga kali.

  1. Pakai Push-up bra

Push-up bra berfungsi untuk membuat payudara terangkat hingga payudara yang kecil terlihat lebih berisi. Selain itu, agar payudara kecil terlihat lebih besar dapat dilakukan dengan menambahkan bra pad atau busa ke dalam bra.

  1. Memijat payudara

Cara lain untuk memperbesar ukuran payudara yang kecil adalah dengan memijat payudara. Langkah ini diduga dapat meningkatkan aliran darah dan merangsang produksi kolagen di payudara, sehingga akan  mengencangkan otot dan meningkatkan pertumbuhan jaringan payudara hingga payudara kecil terlihat besar. Namun demikian masih diperlukan bukti dan penelitian ilmiah mengenai cara memijat payudara ini.

  1. Memperbaiki postur tubuh

Ubah cara berjalan dan duduk, agar tidak membungkuk. Berjalan dan duduk dengan posisi tubuh tegak lurus membuat payudara kecil terlihat lebih besar. Tindakan ini merupakan solusi jangka pendek, agar kamu tampil percaya diri  meski memiliki payudara kecil.

  1. Operasi pembesaran payudara

Operasi pembesaran payudara merupakan satu-satunya cara yang sudah pasti berhasil membuat payudara kecil menjadi lebih berisi dan kencang. Operasi pembesaran payudara ini menggunakan implan. 

Adapun  jenis implan payudara adalah yang berisi air garam steril (saline) dan silikon.

Implan saline dipercaya lebih aman digunakan dibandingkan dengan implan silikon. Jika bocor, walau sedikit saja, implan silikon dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Sedangkan implan saline akan aman terserap atau dikeluarkan dari dalam tubuh.

_________________________ 

Referensi : 

Tafti, D. & Cecava. N. NCBI (2021). Poland Syndrome.

National Institute of Health (2020). U.S. National Library of Medicine MedlinePlus. Poland syndrome.

NHS UK (2019). Health A-Z. Breast enlargement (implants).

Johns Hopkins Medicine. Normal Breast Development and Changes.

The Royal Children's Hospital Melbourne Australia (2018). Unequal breast size.

MacMillan, A. Health (2018). 19 Amazing Facts You Never Knew About Your Breasts.

Cronkleton, E. Healthline (2018). 7 Exercises That Will Naturally Increase Breast Size.

Scaccia, A. Healthline (2019). How to Get Perky Boobs Without Surgery.

Wells, D. Healthline (2019). What to Expect When Your Breasts Grow.

Kids Health (2018). For Kids. Breasts and Bras.

WebMD (2020). How Menopause Affects Your Breasts.

Seminars in Plastic Surgery (diakses 2022). Hypoplastic Breast Anomalies in the Female Adolescent Breast.

SAGE Journals (diakses 2022). The relationship between breast size and aspects of health and psychological wellbeing in mature-aged women.

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?