Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Pijat Oksitosin Bagi Ibu Menyusui, Manfaat dan Caranya

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Pijat Oksitosin Bagi Ibu Menyusui, Manfaat dan Caranya Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Foto : Freepik 

Pijat oksitosin bertujuan agar ibu yang menyusui bayinya bisa lebih nyaman saat menyusui. Meski cuma sebentar,  pijatan ini membuat kontraksi pada kelenjar payudara dan mendorong ASI keluar.

Penulis : Sholahudin Achmad

Hormon oksitosin memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan seorang wanita. Hormon yang diproduksi di bagian dalam otak,  bernama hipotalamus, ini berperan besar dalam beberapa proses penting di dalam kehidupan wanita, di antaranya proses orgasme, persalinan, dan menyusui.

Dalam proses menyusui, horon oksitosin bekerja untuk membantu melepaskan ASI dari dalam tubuh. Proses menyusui itu sendiri berlangsung dalam mekanisme yang unik. Bayi akan menyentuh puting payudara sang bunda, lalu sel saraf di payudara akan mengirimkan sinyal ke otak untuk melepaskan oksitosin. 

Ketika jumlahnya meningkat, hormon oksitosin ini menyebabkan kelenjar di payudara dan saluran ASI berkontraksi. Inilah yang kemudian membuat ASI tersalurkan melalui puting payudara. 

Namun perlu dipahami, bahwa oksitosin hanya membantu melepaskan ASI dari dalam tubuh. Hormon tersebut tidak bisa memengaruhi jumlah ASI yang diproduksi di dalam tubuh. Produksi ASI di dalam tubuh dipengaruhi oleh hormon prolaktin.

Baca Juga: Manfaat Zegavit untuk Ibu Menyusui

Manfaat pijat oksitosin

Masalah umum yang dihadapi wanita  pasca melahirkan adalah tidak memiliki ASI yang lancar  sesaat setelah melahirkan. Sebagian ASI pada wanita tidak bisa keluar setelah melahirkan. 

Pijat oksitosin dapat memberi stimulasi pada puting dan dapat meningkatkan produksi ASI. 

Pijat pasca persalinan dapat dilakukan dan memiliki beberapa manfaat seperti : 

  • membuat tubuh menjadi rileks

  • menghilangkan stress

  • mengurangi rasa sakit

  • membuat tidur menjadi lebih berkualitas

  • membantu proses menyusui

  • memulihkan keseimbangan hormon pasca persalinan.

Sebuah penelitian telah dilakukan untuk  mengukur efek pijat terhadap tingkat oksitosin, serta hormon dan senyawa lain dalam tubuh. Sekitar 100 partisipan diambil darahnya sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah dilakukan pijat dengan tekanan sedang di punggung. Penelitian ini menemukan bahwa terjadi peningkatan kadar oksitosin dalam tubuh partisipan yang dipijat.

Penelitian International Journal Of Sciences: Basic And Applied Research (IJSBAR) menemukan, istri yang menerima pijatan oksitosin dari suaminya memiliki produksi ASI yang lebih lancar.

Secara teknis, cara perawatan ini yaitu dengan memijat punggung sampai tengkuk ibu dan meregangkan otot-otot yang tegang.

Pijatan tersebut memicu let down reflex (LDR), kondisi saat ASI mengalir dengan cukup deras. Ibu akan merasa sedikit kesemutan pada payudara, areola, dan puting saat mengalami LDR.

Perawatan ini merangsang produksi oksitosin oleh kelenjar hipofise posterior. Kemudian memicu kontraksi pada sel-sel di payudara untuk mengalirkan ASI melalui puting.

Melepas stres

Produksi ASI yang menurun bisa memicu stres pada ibu menyusui, karena ibu merasa khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi bayi.

Pijat oksitosin bisa membantu ibu dalam menurunkan hormon kortisol atau hormon stres. Memijat punggung secara rutin membantu mempengaruhi saraf perifer yang bisa mengurangi nyeri.

Selain itu, pijatan ini juga melancarkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh. Ini membuat tubuh ibu lebih rileks dan menurunkan kadar stres. 

Cara pijat oksitosin di rumah

Pijat oksitosin dapat dilakukan sendiri di rumah, tanpa harus mendapatkan bantuan dari konselor laktasi, bidan, atau dokter.

Konselor laktasi biasanya hanya memberikan panduan dan contoh cara pijat oksitosin kepada suami atau keluarga.

Pijat oksitosin dilakukan dengan memijat punggung ibu sepanjang tulang belakang untuk mengeluarkan hormon oksitosin dan prolaktin.

Berikut ini langkah-langkah pijat oksitosin yang bisa dilakukan ibu menyusui di rumah bersama pasangan atau keluarga.

  1. Posisikan tubuh bersandar ke depan sambil memeluk bantal agar lebih nyaman.

  2. Minta suami atau keluarga untuk memijat kedua sisi tulang belakang memakai kepalan tangan dengan ibu jari berada di depan.

  3. Cari bagian tulang belakang leher yang menonjol.

  4. Dari titik tersebut, turun 1-2 jari, geser ke kanan dan kiri dengan jarak 1-2 Lanjari.

  5. Mulai memijat ke bawah sampai batas tali bra atau bisa sampai pinggang.

  6. Beri sedikit tekanan dengan membentuk lingkaran pakai dua ibu jari.

  7. Pijat sisi tulang belakang dari leher ke arah bawah sampai tulang belikat.

  8. Lakukan selama 2-3 menit.

Saat ibu hamil sedang mengeluarkan hormon oksitosin, ciri-ciri pada tubuh berupa :

  • sensasi kesemutan sekitar payudara,

  • kram pada uterus (rahim) saat menyusui,

  • bayi minum cukup banyak ASI saat menyusui langsung, dan

  • ASI merembes saat tidak menyusui.

Meski memiliki banyak manfaat, sebaiknya lakukan pijat oksitosin dengan tekanan yang tidak terlalu kencang untuk menghindari luka dan memar pada punggung.

Memperhatikan sisi keamanan

Praktik pijat dianggap relatif aman, namun sebaiknya dihindari pada beberapa  kondisi berikut ini :

  • seseorang yang memiliki luka terbuka

  • memiliki kelainan darah

  • mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Penting pula memperhatikan seberapa besar tekanan yang diberikan saat pemijatan. Jika pijatan terlalu kuat sehingga menimbulkan rasa nyeri, segera hentikan. Jangan sampai pijatan justru membuat tubuh Anda menjadi sakit atau bahkan memar.

Jika merasa perlu melakukan pijat oksitosin untuk mendukung proses menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan layanan konsultasi laktasi atau dokter kandungan terlebih dulu, agar mendapatkan saran terbaik untuk kelancaran proses menyusui.

Konsumsi makanan penambah ASI 

Selain melakukan pijat oksitosin, untuk meningkatkan ASI juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi jenis makanan penambah ASI. 

Berikut ini makanan penambah ASI yang bermanfaat untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui:      

  1. Sayuran hijau

Senyawa galaktagog terdapat di beberapa sayuran hijau yang biasa dikonsumsi sebagai bahan makanan. Yaitu sayur bayam, brokoli, kael, daun katuk, daun jinten atau daun bangun-bangun, daun kelor, kemangi, pare, daun collard sejenis sawi, dan asparagus. 

Makanan penambah ASI berupa sayur-sayuran hijau ini sebaiknya dikonsumsi sebanyak 1-2 porsi setiap hari oleh ibu yang sedang menyusui. Selain mengandung senyawa galaktagog, sayuran hijau juga mengandung senyawa fitoestrogen yang serupa dengan hormon estrogen untuk lebih banyak memproduksi ASI. 

  1. Gandum utuh dan oat

Makanan penambah ASI berikutnya adalah gandum utuh dan oat. Keduanya tergolong makanan yang kaya akan serat dan bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi bubur gandum atau bubur oat pada masa menyusui dipercaya dapat memperbanyak produksi ASI. Selain itu, oat juga memiliki kandungan zat besi tinggi yang bermanfaat untuk mencegah anemia. 

  1. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang juga dapat menjadi makanan penambah ASI. Misalnya kacang merah, kacang almond, dan kacang kenari. Makanan jenis kacang-kacangan ini juga mengandung protein, kalsium, dan zat besi untuk meningkatkan produksi ASI.

  1. Biji-bijian

Biji-bijian juga merupakan makanan penambah ASI. Biji-bijian seperti wijen, biji chia, dan biji rami atau flaxseed mengandung senyawa fitoestrogen yang bermanfaat untuk memperbanyak ASI.

  1. Buah-buahan 

Makanan penambah ASI yang juga baik untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui bayi adalah buah-buahan. Berikut jenis buah-buahan yang dapat Anda pertimbangkan untuk dikonsumsi selama dalam masa menyusui bayi.  

___________ 

Referensi :

Morhenn, V., Beavin L. E., & Zak, P. J. NCBI (2012). Massage increases oxytocin and reduces adrenocorticotropin hormone in humans. Alternative Therapies in Health and Medicine. 18(6): 11-8.
American Pregnancy Association (2015), Postpartum Massage.
Murray, D. Very Well Family (2018), Oxytocin and Breastfeeding.

National Library Of Medicine (2021),  Oxytocin. 


 

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?