Tanda-tanda kehamilan dan pre-menstruasi syndrome atau PMS hampir mirip. Yakni adanya gejala sakit pada perut dan pinggang. Namun sakit perut dan pinggang apa merupakan tanda hamil, harus dilihat kembali, seperti apa gejala yang dirasakan, berapa lama, dan penyebab gejala.
Untuk mengetahui perbedaaan rasa sakit pada perut dan pinggang yang tiba-tiba muncul, apakah itu tanda hamil atau bukan, adalah dengan menghitung berapa lama gejalanya berlangsung. Kram pada perut yang merupakan PMS terjadi beberapa hari sebelum menstruasi. Gejala kram perut yang disebut dsymenorrhea itu akan berkurang pada saat menstruasi dan kemudian hilang pada hari terakhir.
Sedangkan kram perut yang dirasakan oleh wanita hamil, hampir sama dengan kram ringan yang dialami oleh wanita yang sedang PMS. Nyeri yang dirasakan ibu hamil berlangsung di bagian bawah perut atau punggung bawah, dan bisa berlangsung lebih lama dari PMS. Rasa sakit tersebut bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga hitungan bulan, dalam masa kehamilan.
Sakit perut dan pinggang apa merupakan tanda hamil ataukah haid, bisa dibedakan dari penyebab gejalanya.
Baca Juga : Penyebab dan Obat Sakit Perut Melilit
Penyebab sakit pinggang saat menstruasi
Sakit pinggang saat menstruasi merupakan pertanda bahwa sedang berkonstraksinya otot-otot rahim, dengan cukup kuat dan meluruhkan jariangan, sehingga mengakibatkan keluarnya darah mens. Gejala yang terjadi sebelum menstruasi atau PMS itu adalah munculnya nyeri pada pinggang yang disebabkan oleh perubahan hormon tubuh selama siklus menstruasi.
Nyeri pinggang tersebut biasanya terjadi dalam 1-2 hari sebelum waktunya menstruasi. Kondisi yang terjadi adalah kadar prostaglandin meningkat di lapisan rahim. Kadarnya semakin akan paling tinggi pada hari pertama haid. Peningkatan prostaglandin inilah yang memicu rahim berkontraksi agar meluruhkan dindingnya.
Sakit pinggang yang terjadi selama haid biasanya bersifat ringan. Namun apabila semakin banyak prostaglandin yang diproduksi, efek sakit pinggang akan semakin kuat dan menjalar hingga ke punggung dan sekujur kaki. Pada beberapa kasus, intensitas nyerinya bisa sangat hebat dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri haid hebat biasa disebut sebagai dismenore.
Penyebab sakit pinggang saat hamil
Sakit pinggang yang menjadi salah satu tanda awal kehamilan sesungguhnya tidak jauh berbeda penyebab utamanya dari sakit pinggang akibat PMS. Nyeri pinggang pertanda hamil muda disebabkan oleh perubahan hormon. Ketika hormon progesteron mulai diproduksi tubuh, maka otot tuba falopi menjadi lemas sehingga sel telur yang sudah dibuahi bisa masuk ke rahim.
Nyeri pinggang saat hamil juga mengindikasikan terjadinya proses implantasi. Yakni proses sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim. Implantasi terjadi sekitar seminggu setelah ovulasi atau sekitar 6-12 hari setelah pembuahan.
Sakit pinggang ibu hamil akan terus dirasakan seiring dengan usia kandungan. Kian bertambah besar kandungan, pada beberapa kasus kehamilan, nyeri pinggang masih dirasakan. Pada umumnya hal ini disebabkan oleh pelepasan hormon relaksin yang lebih banyak sehingga ligamen dan struktur yang mengikat tulang dengan persendian di bagian panggul menjadi meregang. Peregangan tersebut mengakibatkan jaringan otot tidak mampu mendukung beban dan postur tubuh sebaik sebelum hamil. Akibatnya, ibu hamil dapat lebih sering merasakan sakit pinggang.
Baca Juga : Dok, Apa Obat Sakit Perut Untuk Anak Saya?
Tanda-tanda umum kehamilan
Bagi anda yang sedang menantikan kehamilan, gejala awal kehamilan yang penting anda pahami adalah munculnya sakit pinggang bagian bawah. Sebagian wanita tiba-tiba merasakan sakit pinggang bawah dan kemungkinan akan berlanjut selama kehamilan, terutama karena penambahan berat badan dan perubahan postur tubuh.
Lalu sakit pinggang ini kemudian diikuti dengan mual, dengan atau tanpa muntah. Gejala ini terjadi di minggu ketiga setelah pembuahan. Sebagian wanita merasakan mual, dengan atau tanpa muntah. Tidak hanya pagi hari, mual semacam ini bisa terjadi kapan saja.
Mual dengan atau tanpa muntah berkaitan dengan hormon kehamilan. Pengalaman mual dan muntah yang dirasakan oleh wanita hamil ini masing-masing berbeda satu sama lain. Jika mual dan muntah lebih dari 10 kali sehari, hingga tidak ada makanan dan minuman yang masuk, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
Tanda umum kehamilan lainnya, adalah payudara bengkak dan sensitif. Payudara tampak bengkak, sekaligus sensitif dan nyeri saat disentuh. Selain itu, juga semakin sering buang air kecil, merasa lelah, sensitif terhadap bau, dan keinginan mengonsumsi makanan tertentu.
Sakit perut dan pinggang yang bukan tanda hamil
Sakit perut dan pinggang tak selalu merupakan tanda hamil bagi wanita. Selain tanda PMS, sakit perut dan pinggang bisa pula mengindikasikan gejala atau kondisi penyakit berikut.
-
Kista ovarium atau kantung berisi cairan yang terbentuk akibat gangguan pematangan sel telur di ovarium
-
Gastroenteritis atau muntah dan diare yang diakibatkan adanya infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung dan usus.
-
Peritonitis atau peradangan pada peritoneum, yaitu selaput tipis yang membatasi dinding perut bagian dalam dan organ-organ perut. Pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur.
-
Endometriosis atau kondisi ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan endometrium dapat tumbuh di indung telur, usus, tuba falopi (saluran telur), vagina, atau di rektum (bagian akhir usus yang terhubung ke anus).
-
Miom atau tumor jinak yang terdiri dari jaringan otot. Kondisi ini terbentuk di dalam rahim bagian bawah. Penyakit ini biasa disebut juga fibroid, leiomioma, leiomiomata, atau fibromiom. Miom bisa muncul sebagai satu miom, atau sekelompok miom kecil. Ukuran fibroid bisa berkisar dari 1 mm hingga 20 cm.
-
Cystitis atau peradangan di kandung kemih yang menimbulkan rasa nyeri ketika buang air kecil. Cystitis paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri yang juga menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK).
Selain itu sakit perut dan pinggang bisa pula merupakan tanda bahwa anda mengalami radang usus buntu, radang usus, hernia, radang panggul, batu atau infeksi ginjal, batu kandung kemih, kram otot, syaraf kejepit, atau gangguan psikis.
Baca Juga : Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri
Memastikan tanda kehamilan
Untuk memastikan sakit perut dan pinggang apakah tanda hamil atau bukan, perlu pemeriksaan tes kehamilan menggunakan alat tes kehamilan atau test pack yang dijual bebas di apotik.
Jika hasil tes ini muncul 2 strip, maka kemungkinan besar anda positif hamil. Walaupun yang muncul hanya samar, namun bila hasilnya 1 strip atau negatif maka sebaiknya perlu diulangi kembali tes kehamilan seminggu setelahnya.
Sebaiknya anda periksakan ke dokter. Konsultasi online melalui farmamedisk dapat anda lakukan segera untuk mendapatkan pertimbangan medis yang terbaik. Sakit perut dan pinggang yang anda alami mungkin saja hanya bersifat ringan. Namun jangan biarkan hal ini menjadi memburuk.
Berkonsultasi dengan dokter atau dokter spesialis kandungan dan melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan lanjutan yang diperlukan, seperti USG, tes urine, tes darah dan sebagainya, adalah langkah bijak. Dengan demikian anda bisa mengevaluasi penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.
Dan jangan lupa untuk beristirahat yang cukup, kurangi aktivitas fisik yang berlebihan, konsumsi makanan sehat, menjaga berat badan ideal, menghindari diet ketat, dan mengelola stres secara bijak.

