Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Sakit Punggung : Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Sakit Punggung : Gejala, Penyebab, dan Pencegahan Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Foto : Freepik 

Sakit punggung adalah salah satu alasan paling umum bagi sebagian orang untuk mencari bantuan medis, absen dari pekerjaan, bahkan kehilangan pekerjaan. Berita buruknya, nyeri punggung menjadi penyebab utama kecacatan di seluruh dunia.

Penulis : Sholahudin Achmad

Kabar baiknya, serangkaian tindakan dapat membantu untuk mencegah atau meredakan masalah nyeri punggung, terutama bagi orang-orang dengan usia kurang dari 60 tahun. 

Jika pencegahan gagal, perawatan di rumah secara sederhana dan memperlakukan tubuh dengan benar dapat menyembuhkan punggung dalam beberapa minggu. Dan pembedahan jarang diperlukan untuk mengobati sakit punggung.

Seiring bertambahnya usia, kemungkinan perkembangan nyeri punggung bawah makin meningkat. Hal ini disebabkan karena faktor-faktor seperti pekerjaan yang sebelumnya dilakukan dan penyakit diskus degeneratif.

Sakit punggung atau nyeri punggung mungkin berkaitan dengan tulang belakang lumbar, cakram di antara tulang belakang, ligamen di sekitar tulang belakang dan cakram, sumsum tulang belakang dan saraf, otot punggung bawah, organ dalam perut dan panggul, dan kulit di sekitar daerah lumbar.

Sementara nyeri di punggung bagian atas mungkin karena gangguan pada aorta, tumor di dada, dan peradangan tulang belakang.

Baca Juga: Punggung Terasa Nyeri Saat Duduk Terlalu Lama, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Gejala 

Gejala utama sakit punggung adalah rasa sakit atau nyeri di mana saja di punggung, dan kadang-kadang sampai ke bokong dan kaki.

Beberapa masalah punggung dapat menyebabkan rasa sakit di bagian lain dari tubuh, tergantung pada saraf yang terkena.

Rasa sakit sering hilang tanpa pengobatan, tetapi jika terjadi salah satu dari  beberapa gejala berikut ini, maka segeralah untuk pergi ke dokter. 

  • penurunan berat badan

  • demam

  • peradangan atau pembengkakan di punggung

  • sakit punggung yang persisten, di mana berbaring atau istirahat tidak membantu

  • sakit di kaki

  • rasa sakit yang mencapai di bawah lutut

  • cedera, pukulan, atau trauma baru-baru ini di punggung

  • inkontinensia urin

  • kesulitan buang air kecil

  • inkontinensia tinja, atau kehilangan kendali atas buang air besar

  • mati rasa di sekitar alat kelamin

  • mati rasa di sekitar anus

  • mati rasa di sekitar bokong

Rasa sakit dari nyeri punggung dapat berupa nyeri otot hingga sensasi tertusuk, terbakar, atau tertusuk. Rasa sakit juga bisa menyebar ke kaki. Membungkuk, memutar, mengangkat, berdiri atau berjalan yang dapat memperburuk keadaan.

Penyebab  

Punggung manusia terdiri dari struktur kompleks otot, ligamen, tendon, cakram, dan tulang, yang bersama-sama menopang tubuh dan memungkinkan kita bergerak. Segmen tulang belakang ini dilapisi dengan bantalan seperti tulang rawan yang disebut cakram. BIla terjadi masalah pada salah satu komponen tersebut maka dapat menyebabkan sakit punggung. 

Dalam beberapa kasus sakit punggung, penyebabnya masih belum jelas. 

Kerusakan dapat terjadi antara lain karena ketegangan, kondisi medis, dan postur tubuh yang buruk.

  1. Ketegangan 

Nyeri punggung biasanya berasal dari ketegangan atau cedera. Penyebab yang sering dari nyeri punggung adalah:

  • otot atau ligamen yang tegang

  • kejang otot

  • ketegangan otot

  • cakram yang rusak

  • cedera, patah tulang, atau jatuh

Sementara itu, aktivitas yang dapat menyebabkan ketegangan atau kejang meliputi sebagai berikut :

  • mengangkat sesuatu dengan tidak benar

  • mengangkat sesuatu yang terlalu berat

  • membuat gerakan tiba-tiba dan canggung

  1. Masalah struktural tulang belakang

Sejumlah masalah struktural tulang belakang di bawah ini juga dapat menyebabkan sakit punggung. 

Cakram yang pecah: Setiap ruas di tulang belakang dilapisi oleh cakram. Jika cakram pecah, maka terjadi lebih banyak tekanan pada saraf yang mengakibatkan sakit punggung.

Cakram yang menonjol: Seperti halnya cakram yang pecah, cakram yang menonjol juga dapat menghasilkan lebih banyak tekanan pada saraf.

Linu panggul: Rasa sakit yang tajam dan menusuk menjalar melalui pantat dan ke bagian belakang kaki, yang disebabkan oleh cakram yang menonjol atau hernia yang menekan saraf.

Arthritis: Osteoarthritis dapat menyebabkan masalah pada persendian di pinggul, punggung bawah, dan tempat lainnya. Dalam beberapa kasus, ruang di sekitar sumsum tulang belakang menyempit. Ini dikenal sebagai stenosis tulang belakang.

Kelengkungan tulang belakang yang tidak normal: Jika tulang belakang melengkung dengan cara yang tidak biasa, nyeri punggung dapat terjadi. Contohnya adalah skoliosis, di mana tulang belakang melengkung ke samping.

Osteoporosis: Tulang, termasuk tulang belakang, menjadi rapuh dan keropos, membuat fraktur kompresi lebih mungkin terjadi.

Masalah ginjal: Batu ginjal atau infeksi ginjal dapat menyebabkan sakit punggung.

  1. Gerakan dan postur

Posisi duduk yang sangat membungkuk saat menggunakan komputer dapat menyebabkan peningkatan masalah punggung dan bahu dari waktu ke waktu.

Sakit punggung juga bisa diakibatkan oleh beberapa aktivitas sehari-hari atau postur tubuh yang buruk. 

Hal ini meliputi :

  • gerakan berputar

  • batuk atau bersin

  • ketegangan otot

  • peregangan berlebihan

  • membungkuk dalam waktu lama

  • mendorong, menarik, mengangkat, atau membawa sesuatu

  • berdiri atau duduk dalam waktu lama

  • menegangkan leher ke depan, seperti saat mengemudi atau menggunakan komputer

  • mengemudi dalam waktu lama tanpa istirahat, meskipun posisi duduk tidak membungkuk

  • tidur di kasur yang tidak menopang tubuh dan menjaga tulang belakang tetap lurus

  1. Kondisi medis 

Beberapa kondisi medis juga dapat menyebabkan sakit punggung. Misalnya : 

Sindrom cauda equina: Cauda equina adalah kumpulan akar saraf tulang belakang yang muncul dari ujung bawah sumsum tulang belakang. Gejalanya meliputi nyeri tumpul di punggung bawah dan bokong bagian atas, serta mati rasa di bokong, alat kelamin, dan paha. Terkadang ada gangguan fungsi usus dan kandung kemih.

Kanker tulang belakang: Tumor di tulang belakang dapat menekan saraf, mengakibatkan sakit punggung.

Infeksi tulang belakang: Demam dan area yang lembut dan hangat di punggung bisa disebabkan oleh infeksi tulang belakang.

Infeksi lain: Penyakit radang panggul, kandung kemih, atau infeksi ginjal juga dapat menyebabkan sakit punggung.

Gangguan tidur: Individu dengan gangguan tidur lebih mungkin mengalami sakit punggung, dibandingkan dengan orang lain.

Herpes zoster: Infeksi yang dapat mempengaruhi saraf dapat menyebabkan sakit punggung. Ini tergantung pada saraf mana yang terpengaruh.

Pencegahan 

Pencegahan sakit punggung dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini : 

  • Olahraga 

Aerobik dengan intensitas rendah secara teratur, yang tidak membuat tegang atau menyentak punggung, dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan di punggung dan memungkinkan otot bekerja lebih baik. Selain itu, juga berjalan kaki, bersepeda, dan berenang. 

  • Membangun kekuatan dan kelenturan otot 

Latihan otot perut dan punggung, yang memperkuat inti, membantu mengkondisikan otot-otot ini sehingga mereka bekerja sama untuk menopang punggung.

  • Pertahankan berat badan yang sehat

Kelebihan berat badan dapat membuat otot punggung tegang. 

  • Berhenti merokok 

Merokok bisa meningkatkan risiko nyeri punggung bawah. Risiko ini akan meningkat seiring dengan jumlah rokok yang dihisap setiap hari. Jadi, berhenti akan membantu mengurangi risiko ini.

  • Hindari gerakan berputar atau meregangkan punggung 

Berikut postur tubuh benar saat Anda berdiri : 

  • jangan membungkuk 

  • posisi panggul tetap di tengah

  • Saat berdiri untuk waktu yang lama, letakkan satu kaki di atas tumpuan kaki yang rendah untuk mengambil sebagian beban dari punggung bawah

Saat duduk : 

  • Gunakan kursi  dengan penyangga punggung bawah yang baik, sandaran tangan, dan alas putar. 

  • Gunakan bantal atau handuk gulung di bagian belakang . 

  • Jaga lutut dan pinggul sejajar. Ubah posisi sesering mungkin, setidaknya setiap setengah jam.

Saat mengangkat barang:

  • Hindari mengangkat beban berat.

  • Jika terpaksa  harus mengangkat barang yang berat, biarkan kaki Anda yang bekerja. Jaga agar punggung Anda tetap lurus — tidak memuntir — dan tekuk hanya pada lutut. 

  • Pegang beban dekat dengan tubuh Anda. 

  • Cari bantuan bila barang yang diangkat berat

 

_________________________

Referensi : 

Mayo Clinic (2022), Back Pain.  

National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases(2022), Back pain: In depth.

National Institute of Neurological Disorders and Stroke (2022), Low back pain: Fact sheet. 

American Association of Neurological Surgeons. (2022), Low back pain.

NIAMS NIH (2016), Back pain: How is it treated? Back pain: Living with it. Back pain: What causes it? 

 
Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?