Foto : Freepik
Persalinan bisa menjadi pengalaman yang sangat menakutkan dan luar biasa bagi seorang wanita. Seberapa besar pengaruh dukungan suami terhadap persalinan istri?
Penulis : Sholahudin Achmad
Memberikan dukungan kepada istri selama masa persalinan dapat berdampak signifikan bagi proses persalinan. Faktanya, menurut Very Well Family (2022), penelitian menunjukkan bahwa dukungan terus menerus selama persalinan bagi seseorang yang akan melahirkan dapat memberikan manfaat positif bagi mereka dan bayinya.
Dukungan positif bahkan dapat meningkatkan hasil dan mengurangi lamanya persalinan. Selain itu, memberikan dukungan dapat memperkuat ikatan Anda dengan pasangan.
Menurut seorang psikolog klinis, Emily Guarnotta, PsyD, PMH-C, persalinan bisa menjadi pengalaman yang sangat menakutkan dan luar biasa. Persalinan juga bisa sangat rentan, baik secara fisik maupun emosional.
Jadi, mempunyai pasangan yang mendukung selama proses persalinan dapat membantu seseorang untuk tidak merasa sendirian dan lebih aman serta nyaman.
Pengaruh dukungan suami terhadap persalinan istri
Seberapa besar pengaruh dukungan suami terhadap persalinan istri? Untuk menjawabnya, kita perlu cermati beberapa manfaat yang dirasakan istri Anda, ketika Anda mendampinginya dalam proses persalinan berikut ini :
-
Mendukung istri secara fisik maupun emosional
Rasa takut dan sulit kerap dirasakan wanita menjelang proses persalinan mereka. Untuk meringankan keluhan istri Anda, bantulah dengan memijatnya atau membantu istri mendapatkan posisi nyaman saat berbaring di tempat tidur.
Dukungan berupa kata-kata yang menyemangati juga bisa memiliki manfaat secara emosional terhadap istri Anda, dan bisa meringankan rasa sakit yang dialaminya selama persalinan. Kehadiran Anda di sampingnya akan memberikan manfaat secara emosional. Hal ini akan membuat istri Anda merasa betul-betul diperhatikan.
-
Membantu berbicara dengan dokter
Persalinan membuat istri Anda akan merasa nyeri dan tidak nyaman, apalagi saat kontraksi rahim terjadi semakin kencang. Alih-alih dapat berbicara dengan normal, istri cenderung meringis menahan kesakitan. Di saat seperti itu, Anda bisa membantu istri Anda untuk berbicara dengan dokter atau bidan mengenai keluhan-keluhan dari istri Anda.
-
Menenangkan istri
Perasaan panik dan gugup kerap dirasakan oleh wanita hamil. Keberadaan sang suami di sisinya, adalah untuk menenangkan istrinya agar tidak panik. Anda dapat memberikan peringatan dengan kata-kata yang menenangkan istri Anda, sehingga dirinya dapat mengatur pernafasan dan menjadi lebih tenang.
Mengapa dukungan suami terhadap persalinan istri itu penting?
Keterlibatan Anda secara aktif dalam proses persalinan istri Anda merupakan suatu tindakan yang dapat membantu dirinya merasa lebih aman. Memiliki tim pendukung yang aktif adalah sangat penting. Hal ini untuk memastikan bahwa persalinan dilakukan bersama-sama, demi kepentingan terbaik keluarga.
Selain daripada itu, dukungan aktif suami juga dapat mengurangi kebutuhan akan intervensi medis, mempercepat persalinan, dan mengurangi kebutuhan akan obat pereda nyeri. Hal ini juga dapat meningkatkan kepuasan pasangan dalam proses kelahiran dan juga meningkatkan ikatan cinta kalian.
Pasangan yang memberikan dukungan aktif dapat membantu meningkatkan pengalaman persalinan dan kelahiran. Memiliki dukungan suami dapat membantu istri mengatasi perasaan sendirian dalam menghadapi persalinan.
Sebaliknya, gagal mendukung orang yang melahirkan dengan baik dapat menyebabkan mereka merasa sendirian dan rentan. Bahkan, hal ini mungkin berkontribusi terjadinya traumatis dengan persalinan. Jika pasangannya tidak mendukung, istri yang melahirkan sendirian bisa merasa tertutup.
Apa yang bisa dilakukan suami terhadap persalinan istri?
Seorang suami kadang bingung saat menghadapi persalinan pertama istrinya. Untuk mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan, berikut uraiannya :
-
Menyiapkan pakaian ibu dan bayi dan berbagai perlengkapan lain
Keperluan dan perlengkapan yang harus disiapkan menjelang persalinan, diantaranya adalah pakaian ibu dan bayi, termasuk popok, kain, selimut, peralatan mandi, dan tentunya dokumen serta biaya persalinan di rumah sakit.
Tempatkan berbagai perlengkapan tersebut di dalam sebuah tas agar praktis saat membawanya, dan juga supaya tidak ada barang yang tertinggal.
-
Dapatkan informasi yang akurat mengenai proses persalinan
Selain istri yang akan melahirkan, pasangannya atau suami juga penting untuk mendapatkan berbagai informasi secara akurat seputar proses persalinan. Anda bisa bertanya kepada dokter atau bidan saat saat mendampingi istri Anda menjalani pemeriksaan kehamilan rutin. Selain itu, berbagai informasi bisa diperoleh secara online pada berbagai website yang terpercaya. Buku-buku, podcast, maupun konten Youtube juga bisa memberikan insight seputar proses persalinan.
Dengan banyaknya informasi akurat yang Anda miliki maka hal ini dapat mengurangi kepanikan saat menghadapi proses persalinan.
-
Berempati dan lebih sabar terhadap istri
Kesulitan yang dihadapi istri perlu Anda sadari. Hal ini akan menimbulkan rasa empati Anda terhadap pasangan. Menjelang persalinan biasanya istri Anda akan merasakan berbagai keluhan, mulai dari rasa tidak nyaman hingga emosi dan suasana hati yang tidak stabil.
Empati seorang suami diperlukan untuk menghadapi situasi tersebut. Berikan dukungan, pijatan, bawakan makanan yang diinginkan istri. Ajak istri untuk mengungkapkan keluhan yang dirasakannya, jalin komunikasi yang baik agar masa sulit dalam proses persalinan dapat diatasi bersama.
-
Menyadari kelemahan diri sendiri dan tidak memaksakan diri
Sebagian suami tidak kuat mental saat mendampingi istri melahirkan disebabkan karena tidak kuat atau takut melihat darah. Jika Anda termasuk fobia darah, sampaikan kepada istri agar dia mengerti kelemahan Anda. Namun tetap tunggu proses persalinan diluar pintu ruangan bersalin, sampai si kecil lahir.
Jika masih banyak yang belum Anda ketahui seputar proses persalinan istri Anda, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter atau bidan.
-
Ciptakan suasana yang mendukung
Anda bisa menciptakan suasana yang mendukung dengan mengatur suhu dan pencahayaan kamar. Pastikan agar kamar yang ditempati oleh istri selama proses persalinan ini bebas dari sampah dan tetap rapi. Mungkin musik yang lembut bisa dinyalakan apabila istri Anda setuju. Selain itu, setelah proses persalinan terjadi Anda bisa mengatur agar meminimalkan jumlah keluarga atau teman yang berkunjung, untuk mengurangi stres di dalam ruangan.
-
Dorong agar istri sering buang air kecil
Disarankan agar wanita yang sedang menanti proses persalinan untuk buang air kecil setiap satu jam sekali. Hal ini untuk membantu menjaga kandung kemih agar tetap kosong, sehingga memberi bayi lebih banyak ruang untuk turun ke panggul, dan mendorong perkembangan persalinan yang lebih cepat. Anda bisa membantu istri Anda pergi ke kamar kecil setiap satu jam sekali.
___________________________
Referensi:
Very Well Family (2022), How to Support Your Partner During Labor.
National Health Service UK (2020), Tips for Your Birth Partner.
Baby Center UK (2018), Dads: 10 Ways to be the Perfect Birth Partner.
Baby Centre UK. The Role of A Birth Partner.
Kelly, K. Parents (2020), 10 Labor and Delivery Support Tips for Partners.
Weiss, R.E. Verywell Family (2020), 10 Ways to Comfort a Woman Giving Birth.
Fritscher, L. Verywell Mind (2020), Symptoms and Treatment for the Fear of Blood.
WebMD (2020), Dad's Role in Labor and Delivery.Bohren MA, Hofmeyr GJ, Sakala C, Fukuzawa RK, Cuthbert A, Cochrane Database Syst Rev ( 2017), Continuous Support for Women During Childbirth.
Hidalgo-Lopezosa P, Hidalgo-Maestre M, Rodríguez-Borrego MA, Rev Latino-Am Enfermagem. (2016:24), Labor stimulation with oxytocin: effects on obstetrical and neonatal outcomes.
Ropero Peláez FJ, Taniguchi S, Neural Plasticity (2016:1-14), The Gate theory of Pain Revisited: Modeling Different Pain Conditions with a Parsimonious Neurocomputational Model.
Lunda, P., Minnie, C.S., & Benadé, P. (2018). Women’s Experiences of Continuous Support during Childbirth: a Meta-synthesis. BMC Pregnancy and Childbirth, 18, pp. 167.
Wang, et al. (2018), Continuous Support During Labour in Childbirth: A Cross-Sectional Study in a University Teaching Hospital in Shanghai, China. BMC Pregnancy and Childbirth, 18, pp. 480.
Australian Government Department of Health (2020), Pregnancy, Birth & Baby. Being a Birth Support Partner.

