Foto : Wexner Medical
Kebanyakan orang, khususnya kaum pria, kerap mencabut bulu hidungnya secara rutin dan bahkan ada yang setiap hari melakukannya. Apakah suka cabut bulu hidung dapat beresiko terhadap kesehatan?
Ketika merasa bulu hidung sudah menjadi tebal atau lebat, banyak orang sering menggunakan pinset atau jari untuk mencabutnya. Bahkan ada juga yang melakukan waxing.
Namun tahukah Anda, meskipun tidak sedap dipandang dan kadang mengganggu, bulu hidung sebenarnya dapat memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita?
Bulu hidung memiliki peran yang berfungsi membantu mencegah debu, alergen, dan partikel kecil lainnya masuk ke paru-paru kita.
Jenis bulu hidung
Ada dua jenis bulu hidung di dalam hidung kita, yaitu :
-
Vibrissae
Yaitu rambut hidung bagian depan yang terlihat dan biasa dicabut dari hidung.
-
Silia mikroskopis
Yaitu bulu hidung yang berada di bagian belakang hidung, yang berfungsi untuk menyaring lendir dan memindahkannya ke bagian belakang hidung.
Efek sering mencabut bulu hidung
Beberapa dampak yang bisa Anda alami jika keseringan mencabut bulu hidung adalah sebagai berikut :
-
Infeksi
Mencabut bulu hidung bisa membuat Anda terkena infeksi. Saat Anda mencabut bulu hidung bagian depan, Anda akan lebih rentan terkena infeksi. Tanpa vibrissae, kuman dan partikel di dekat folikel bisa masuk ke dalam.
-
Bulu hidung akan tumbuh ke dalam
Bulu hidung yang tumbuh ke dalam adalah komplikasi umum dari pencabutan bulu hidung. Kondisi ini terjadi ketika bulu hidung yang dicabut tumbuh kembali ke kulit dan tidak dapat keluar dari folikelnya.
Gejala umum bulu hidung yang tumbuh ke dalam meliputi pembentukan benjolan seperti jerawat, timbulnya nyeri dan rasa gatal.
Rambut yang tumbuh ke dalam biasanya sembuh dengan sendirinya, tetapi jika sudah menjadi masalah kronis, Anda mungkin perlu menemui dokter.
-
Berdampak pada area segitiga berbahaya
Area segitiga di wajah, diantara mulut dan hidung Anda disebut sebagai segitiga bahaya. Area ini sangat penting untuk fungsi otak. Vena yang membawa darah keluar dari hidung cenderung menyatu dengan vena yang membawa darah dari otak. Suka mencabut bulu hidung dapat menyebabkan kuman terbawa hingga ke otak dan berpotensi menyebabkan kondisi meningitis atau abses otak
-
Menjadi sarang bakteri dan kuman
Ketika mencabut bulu hidung, seluruh pori akan terkena bakteri sehingga kuman bisa masuk. Apabila silia dan bulu hidung lainnya tidak mampu mencegah timbulnya penumpukan kuman, maka partikel berbahaya ini dapat menggali lebih dalam ke jalur tubuh hingga ke otak.
-
Vestibulitis hidung
Gejala ini paling sering berkembang akibat infeksi staph ketika bakteri Staphylococcus memasuki luka di hidung Anda. Selain itu, semua jenis cedera ringan juga dapat menyebabkan jenis infeksi ini.
Beberapa penyebab umum meliputi mencabut bulu hidung, mengupil, mendapatkan tindik hidung, dan menghembuskan hidung secara berlebihan.
Gejala yang paling umum yaitu timbulnya kemerahan di dalam dan di luar lubang hidung dan menyebabkan peradangan pada jaringan yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang.
-
Meningkatkan risiko asma akibat alergi
Bulu hidung membantu menghalangi debu dan alergi melewati rongga hidung Anda. Mencabut bulu hidung terlalu sering akan memungkinkan lebih banyak partikel kecil dan debu melewati hidung dan masuk ke paru-paru. Bagi sebagian orang, hal ini dapat meningkatkan risiko terkena asma.
-
Mimisan
Gesekan keras dan mengejutkan yang dilakukan ketika mencabut bulu hidung bisa mengenai pembuluh darah di area tersebut. Akibatnya, terjadi luka sehingga keluar darah yang disebut mimisan.
-
Bisulan
Salah satu kondisi yang bisa terjadi akibat mencabut bulu hidung adalah bisul. Benjolan itu bisa tumbuh di dalam hidung bagi yang mempunyai kebiasaan memasukkan tangan dengan keadaan kotor ke dalam hidung, untuk mencabut bulu hidung yang kepanjangan.
Hal ini dapat menyebabkan kuman bisa masuk dan berkembang biak di dalam hidung sehingga menjadi bisul.
-
Radang paru-paru
Mencabut bulu hidung secara paksa bisa membuat tubuh kehilangan salah satu fungsi pertahanan terhadap debu, kuman, dan berbagai kotoran di udara. Hal ini bisa mengakibatkan berbagai hal negatif, seperti debu, kuman dan bakteri yang akan dengan mudah masuk ke saluran pernapasan dan memicu peradangan termasuk di paru-paru.
Manfaat bulu hidung
Bulu hidung memiliki fungsi biologis untuk tubuh kita. Bulu hidung merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh kita. Walaupun terdengar sepele, tetapi bulu hidung membantu mencegah partikel besar melewati lubang hidung dan masuk ke rongga hidung.
Salah satu contohnya saat kita merasa ada sesuatu yang tersangkut di dalam hidung sehingga membuat kita bersin terlalu keras. Di situlah fungsi bulu hidung untuk menyaring debu dan kotoran yang masuk ke dalam hidung.
Bagi yang pernah mengalami sesuatu yang tersangkut di hidung pasti mengerti mengapa ini penting. Untuk mempersingkat cerita, katakan saja bahwa banyak bersin yang keras akan sangat mengganggu jika tidak memiliki bulu hidung sama sekali.
Dalam kasus yang lebih ekstrim, partikel yang melewati lubang hidung Anda dapat menyebabkan agitasi sinus jangka panjang atau kronis dan bahkan menyebabkan infeksi paru-paru. Infeksi jauh lebih jarang, tetapi itu masih menjadi bagian dari alasan Anda memiliki bulu hidung. Masalah terburuk adalah dapat menyebabkan meningitis atau infeksi otak lainnya.
Sehingga bisa dikatakan bulu hidung memang melindungi tubuh kita dari penyakit. Tetapi untuk alasan penampilan, setidaknya Anda bisa sedikit merapikan dan menipiskan bulu hidung.
Ada beberapa metode yang aman digunakan untuk merapikan bulu hidung daripada mencabutnya.
Beberapa metode yang aman untuk menghilangkan bulu hidung
-
Pemangkas Listrik
Pemangkas elektrik berkualitas tinggi untuk bulu hidung perlahan layak untuk dicoba. Alat ini melakukan semua pekerjaan dengan cara memangkas rambut dengan pisau yang berputar cepat. Cara ini merupakan cara yang nyaman dan aman untuk memangkas bulu hidung.
-
Pemangkas manual
Pemangkas bulu hidung manual adalah alternatif yang bagus untuk pemangkas bulu hidung elektrik. Ini mencapai hasil yang sama, hanya dengan eksekusi yang sedikit berbeda
Pemangkas bulu hidung manual memotong bulu hidung dengan cara memelintir atau meremas bulu hidung. Alat ini sangat portabel, aman dan mudah digunakan. Satu-satunya kekurangannya adalah bahwa mereka membutuhkan pembersihan dan pemeliharaan yang rutin.
-
Gunting Perawatan
Gunting perawatan bukanlah gunting yang sehari-hari digunakan untuk rumah tangga. Gunting perawatan memiliki ujung bulat sehingga tidak akan menusuk hidung saat digunakan. Untuk memangkas bulu hidung dengan benar, pastikan untuk berdiri dalam pencahayaan yang baik dan lakukan dengan perlahan.
_________________________
Referensi :
Healthline (2020), Is It Dangerous to Pull Out or Pluck Your Nose Hair?
Kompas (2022), Jangan Asal, Cabut Bulu Hidung Bisa Bahayakan Kesehatan
Integra Care Clinics (diakses pada 2023), Nose Hair: Why It’s So Important
Kharghar Medicity Hospital (2018), Reasons why you must stop plucking your nose hair
Lybrate (2023), Plucking Your Nose Hair - Reasons Why You Must Stop Doing It Today!

