Cukup banyak tanda-tanda hamil muda yang biasa dirasakan oleh ibu hamil pada minggu pertama usia kehamilan. Namun, kadang seorang yang awam dan belum pernah hamil, tidak mengetahui tanda-tanda kehamilan ini. Adapula yang memang berusaha untuk menunda kehamilan selama pandemi Covid 19.
Terlambat menstruasi hanyalah salah satu tanda-tanda hamil muda yang umum dirasakan oleh para ibu hamil. Selain itu, apa saja tanda-tanda lainnya yang menandakan kehadiran janin di dalam rahim? Bagaimana menjaga kesehatan janin dalam masa kehamilan selama pandemi Covid 19 ini berlangsung?
10 Tanda-tanda Hamil Muda yang Wajib Dikenali
1. Perubahan pada payudara
Pada minggu-minggu pertama kehamilan, perubahan akan terlihat pada payudara kamu. Puting payudara akan terlihat lebih gelap warnanya, lebih menonjol, dan payudara terasa lebih padat dan kencang. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya perubahan hormon di dalam tubuh ibu hamil.
2. Rasa tidak nyaman pada perut
Rasa tidak nyaman pada perut merupakan tanda-tanda hamil muda yang umumnya dirasakan oleh para perempuan hamil. Sebagian ibu hamil merasakan perut kembung, akibat banyak angin tertahan di perut, dan terasa cukup sakit di bagian bawah tulang rusuk. Dengan kentut dan bersendawa akan dapat mengurangi sakit tersebut. Sebagian lagi merasakan kram perut dan perut bawah terasa berkedut. Hal ini disebabkan karena rahim yang menekan perut setelah menerima kehadiran janin.
Baca Juga : 9 Makanan Yang Mengandung Kalsium Untuk Ibu Hamil
3. Keluar flek pada vagina
Pada minggu pertama masa kehamilan, tanda-tanda hamil muda bisa terasa melalui munculnya bercak darah atau flek yang keluar dari vagina. Itu merupakan pertanda menempelnya sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim.
4. Lebih sering buang air kecil
Pada minggu pertama kehamilan, seorang ibu hamil akan lebih sering ke kamar mandi untuk buang air kecil, terutama pada malam hari. Ini merupakan pertanda bahwa terjadi perubahan hormon dan cairan pada tubuh mengalami peningkatan jumlahnya. Kemudian pada minggu-minggu berikutnya usia kehamilan, terjadi pembesaran rahim yang menekan kantong kemih sehingga membuat ibu hamil lebih sering buang air kecil.
5. Mudah terasa lelah
Pada masa kehamilan, perempuan hamil akan merasa mudah lelah dari kondisi sebelumnya. Hal ini dikarenakan kadar hormon progesteron mengalami peningkatan. Progesteron merupakan hormon penting yang mengatur siklus ovulasi, menstruasi, serta membantu implantasi hasil pembuahan, dan mempertahankan kehamilan.
Selain peningkatan hormon, ibu hamil merasa mudah lelah karena terjadi peningkatan jumlah darah, detak jantung, dan metabolisme tubuh.
6. Lebih peka atau sensitif terhadap bau
Perubahan hormon yang berlangsung di dalam tubuh ibu hamil, ditandai dengan lebih sensitifnya indra penciuman ibu hamil terhadap bau. Tak heran bila kemudian perempuan hamil di masa hamil muda akan cepat merasa mual saat mencium aroma tertentu. Misalnya aroma parfum, makanan, asap rokok, asap masakan yang dipanggang atau dibakar, dan lain sebagainya.
7. Sering merasa pusing
Tanda-tanda hamil muda yang kerap dirasakan oleh perempuan adalah rasa pusing di kepala. Hal itu disebabkan karena tekanan darah mengalami penurunan dan pembuluh darah menyempit.
8. Kehilangan nafsu makan
Tanda-tanda kehamilan lainnya yang dirasakan oleh perempuan adalah kehilangan selera atau nafsu makan. Hal ini disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar hormon dan sensitivitas indra penciuman.
9. Sering mengalami sembelit
Perubahan hormon di dalam tubuh pada masa kehamilan dapat memengaruhi sistem pencernaan ibu hamil. Sehingga hal itu dapat mengakibatkan seorang ibu hamil akan mudah mengalami sembelit atau konstipasi.
10. Mood yang mudah berubah seketika
Suasana hati atau mood ibu hamil biasanya akan lebih mudah berubah tanpa alasan yang jelas. Perlu diketahui bahwa perubahan itu menandakan bahwa sedang berlangsungnya perubahan hormon di dalam tubuh ibu hamil. Hal ini akan terasa pada minggu-minggu pertama masa kehamilan. Nah, jika suasana hati kamu berubah-ubah secara tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, bisa jadi kamu sedang hamil.
Baca Juga : 7 Jus Yang Bagus Untuk Ibu Hamil, Salah Satunya Wortel
Tips Menjaga Kehamilan Saat Pandemi Covid 19
Tanda-tanda hamil muda merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh pasangan yang baru menikah. Kehadiran janin di dalam rahim, sebagai bakal calon penerus keturunan, merupakan kabar bahagia yang melebihi dari kabar apa pun.
Sayangnya, pandemi Covid 19 membuat banyak pasangan merasa was-was dan akhirnya menunda keinginan untuk hamil. Sebuah survei yang dikutip situs Tirto.id menyebutkan bahwa 34% dari 2.000 perempuan memilih untuk menunda kehamilan atau memiliki anak yang sedikit karena adanya pandemi.
Namun, bila kehamilan tetap terjadi di masa pandemi, bagaimana menyikapinya? Berikut adalah tips-tips yang dapat kamu jalankan untuk menjaga kehamilan agar tetap aman dan terlindungi dari virus ini.
1. Jalankan protokol kesehatan
Terpapar virus Covid 19 bagi ibu hamil tentu akan sangat berbahaya bagi dirinya dan janin yang ada di dalam kandungan. Meskipun menurut penelitian United Nations Children’s Fund (UNICEF) wanita hamil tidak berisiko lebih tinggi tertular virus Covid 19 daripada kelompok orang lain, namun, menjaga jarak sosial selama pandemi ini adalah tindakan yang terbaik.
Ibu hamil seharusnya menghindari kontak dengan siapa pun yang menunjukkan gejala Covid19. Sebisa mungkin untuk tidak menggunakan sarana transportasi umum. Lakukan Work From Home bila masih harus bekerja. Hindari kerumunan dan pertemuan, baik dalam skala besar maupun kecil yang berlangsung di ruang publik, ruang tertutup atau terbatas. Hindari pertemuan fisik dengan teman dan keluarga. Gunakan masker bila terpaksa harus keluar rumah. Dan rajin-rajin mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
Gunakan layanan farmamedisk untuk mendapatkan konsultasi secara online dengan dokter spesialis kandungan. Melalui fitur telekonsultasi, konsultasi dengan doker sepesialis kandungan dapat dilakukan secara daring.
2. Konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan
Tes kehamilan lewat tes urin dapat dilakukan di rumah. Namun demikian selanjutnya diperlukan nasihat dari dokter spesialis kandungan untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat. Pilihlah dokter yang tepat. Konsultasikan kepada dokter spesialis kandungan mengenai kehamilan kamu.
Baca Juga : 9 Bahan Skincare Yang Aman Untuk Ibu Hamil
3. Berhati-hati minum obat
Obat-obatan yang biasa diminum pada saat sebelum masa kehamilan adakalanya memiliki efek yang negatif terhadap kehamilan. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat minum obat. Mintalah petunjuk atau resep dokter.
4. Perhatikan nutrisi
Asupan nutrisi yang baik sangat diperlukan dalam menjaga dan melindungi kesehatan selama masa kehamilan. Asupan folat dan zat besi sangat penting untuk mencegah cacat tabung syaraf, kesehatan aliran darah dan kesehatan tulang belangak. Vitamin khusus untuk ibu hamil, bila perlu, diminta resepnya dari dokter untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh.
5. Gaya hidup sehat
Pola hidup sehat harus benar-benar dipatuhi agar kehamilan terjaga dengan baik. Hentikan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, bersoda, mengandung kafein, dan juga kebiasaan merokok. Perkembangan janin akan dipengaruhi oleh lingkungan yang sehat. Jadi, tak hanya ibu hamil yang harus menjaga gaya hidup sehat, namun juga berlaku bagi pasangannya.
6. Jangan stres
Stres akan mengakibatkan janin yang ada di dalam kandungan ibu hamil akan kekurangan oksigen. Oleh karena itu, hindari stres selama masa kehamilan. Kelola stres yang terjadi ketika tanda-tanda hamil muda mulai dirasakan. Kelola pikiran dan perasaan secara bijak. Lakukan sesuatu yang menyenangkan diri seperti berkomunikasi melalui video call dengan keluarga dan sahabat.
7. Olahraga dan tidur yang cukup
Olahraga diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kondisi tubuh. Untuk ibu hamil, sesuaikan jenis olahraga. Jangan lakukan olahraga berat. Cukup dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki dan senam hamil. Konsultasikan kepada dokter mengenai hal ini. Tidur yang cukup juga penting dalam menjaga kehamilan.
Pandemi Covid 19 membuat was-was siapa saja, tak terkecuali bagi ibu hamil. Saat ada tanda-tanda hamil muda di tengah situasi pandemi, jangan panik. Tetaplah tenang agar kamu mampu mengatasi stres di saat ini, dan jangan ragu untuk bergabung dengan layanan jasa kesehatan online melalui aplikasi farmamedisk.

