Download Farma Medis App

Telinga Berdenging : Penyebab dan Cara Mengatasinya

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Telinga Berdenging : Penyebab dan Cara Mengatasinya Tht
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Hampir setiap orang pernah mengalami telinga berdenging, yang sering dikaitkan dengan beberapa mitos tertentu. Padahal telinga berdenging adalah salah satu kondisi medis yang disebut sebagai tinnitus sehingga tidak berkaitan denga hal-hal mistis yang beredar. 

Tinnitus adalah sebuah kondisi jika terdengar suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga dan sering terdengar seperti berdengung, siulan, atau suada bising mesin. Denging dalam telinga dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu cepat ataupun bertahan lama. Telinga yang berdenging bisa saja dapat mengganggu kondisi seseorang karena hal ini mampu mengurangi dan mengganggu konsentrasi, menyebabkan masalah istirahat atau tidur, hingga menyebabkan depresi. Suara denging pada telinga akan terdengar semakin jelas ketika berada di tempat hening atau sesaat hendak tidur. 

Kondisi tinnitus dapat membuat penderitanya lebih sensitif terhadap volume suara yang sebenarnya normal bagi kebanyakan orang, sehingga kondisi ini disebut sebagai hyperacusis. Tinnitus dapat berupa suara dering, dengung, deru, decak, dan desis. Melansir Harvrad health Publishing, tinnitus merupakan sebuah gejala dari kondisi pendengaran, dimana orang yang mengalaminya akan merasakan beberapa gejala seperti kesulitan tidur atau insomnia, kesulitan berkomunikasi dengan baik, depresi, frustasi, dan mudah tersinggung.

Tinnitus dibedakan menjadi dua jenis yakni tinnitus subjektif dan tinnitus objektif. 

Tinnitus subjektif adalah jika suara denging yang umum dan hanya dapat didengar sendiri oleh penderita. Keadaan ini dapat dipicu oleh masalah pada bagian telinga dalam, bagian telinga tengah, dan pada bagian telinga luar. Namun selain masalah pada bagian telinga, tinnitus subjektif juga dapat disebabkan karena adanya masalah pada saraf pendengaran atau bagian otak yang menerjemahkan sinyal suara. 

Baca Juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Telinga Tersumbat

Sedangkan tinnitus objektif adalah suatu kondisi dimana suara denging juga dapat didengar orang lain, dalam hal ini adalah dokter saat melakukan pemeriksaan. Tinnitus objektif merupakan kasus yang lebih sedikit dari tinnitus subjektif, karena jenis gangguan telinga yang langka ini dipicu oleh masalah pembuluh darah, kondisi tulang telinga dalam, serta kontraksi otot. 

Berdasarkan jenisnya, penyebab tinnitus dapat dibagi menjadi dua yaitu :

  1. Penyebab ringan

Merupakan suatu kondisi tinnitus yang tidak disebabkan oleh penyakit serius, antara lain seperti :

  • Sering mendengar suara yang sangat keras. Paparan suara bising yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan kerusakan pada organ telinga dalam. Pada beberapa kasus, tinnitus dapat terjadi permanen jika penderitanya sering mendengar suara kerasa dalam waktu yang cukup lama. Suara keras tersebut dapat berasal dari banyak hal seperti misalnya mendengarkan music menggunakan headset. 

  • Efek samping pengunaan obat. Mengonsumsi jenis-jenis obat tertentu dapat memengaruhi kondisi pendengeran telinga seperti aspirin, kina, antibiotic, antiinflamasi nonsteroid (NSAID), obat kanker, antimalaria, dan antidepresan.

  • Kekurangan zat besi

  • Infeksi telinga bagian tengah, yang disebut sebagai otitis media

  • Cemas atau stres

  • Banyak kotoran di telinga. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan pendengaran atau iritasi gendang telinga

  • Penurunan daya pendengaran seiring usia, yang biasanya dimulai saat usia 60 tahun. Menurunnya daya pendengaran karena usia dikenal sebagai presbikusis yang disertai dengan gejala kuping berdengung

  • Penyumbatan akibat kotoran dalam telinga, sehingga dapat menyebabkan iritasi pada gendang telinga

  1. Penyebab serius

Adalah kondisi tinnitus yang disebabkan oleh penyakit serius, antara lain seperti :

  • Tekanan darah tinggi

  • Adanya tumor di kepala atau leher, sehingga menyebabkan pembuluh darah di kepala atau leher tertekan

  • Aterosklerosis, yakni penyempitan pembuluh darah telinga akibat penumpukan kolesterol. Seiring bertambahnya usia dan kadar kolesterol yang meningkat, pembuluh darah utama yang terletak di dekat telinga bagian tengah dan bagian dalam akan kehilangan elastisitas, sehingga aliran darah menjadi lebih kuat dan terdengar oleh telinga

  • Penyakit Meniere, yang disebabkan karena adanya tekanan pada koklea yakni struktur di telinga bagian dalam. Kondisi ini kemudian dapat menyebabkan pusing atau vertigo, serta kehilangan pendengaran

  • Tumor neuroma akustik, yang merupakan tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian dalam

  • Otosklerosis, yaitu pertumbuhan tulang yang tidak normal di telinga bagian tengah

  • Gangguan pada rahang atau sendi temporomandibular (TMJ) juga dapat menyebabkan telinga berdengin. Kondisi ini biasanya juga disertai dengan gejala nyeri pada persendian saat mengunyah dan berbicara. Saat mengalami hal ini, sebaiknya hindari mengonsumsi kopi, teh, rokok, dan garam. Sebaliknya, lakukan olahraga rutin untuk memperlancar sirkulasi darah

Baca Juga : Pilek? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Telinga berdenging yang tidak disebabkan oleh penyakit tertentu bukanlah hal yang berbahaya namun tetap perlu ditindaklanjuti agar tidak mengganggu pendengaran. Beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah telinga berdenging, antara lain adalah :

  • Memakai pelindung telinga saat beraktivitas di dekat sumber suara yang kencang seperti di studio atau konser music, di ruangan dengan mesin yang menyala, atau di lokasi konstruksi bangunan

  • Mengistirahatkan telinga setiap satu jam saat menggunakan earphone untuk mendengarkan musik. Hindari pemakaian earphone dengan volume penuh dalam waktu yang lama, sebaiknya atur volume tidak lebih dari 60 persen

  • Menjaga kesehatan pembuluh darah dengan rutin berolahraga dan mengatur pola makan, agar terhindar dari kuping berdenging akibat gangguan pembuluh darah

  • Melakukan relaksasi untuk mengurangi stress yang dapat menjadi penyebab telinga berdenging

  • Konsumsi obat antidepresan sesuai anjuran dan dosis yang diberikan oleh dokter

  • Hindari ruang hening karena dapat memperjelas suara denging dalam telinga

  • Gunakan alat bantu dengar untuk memperjelas pendengaran suara normal dan mengalahkan suara dengingan. 

Segera lakukan pemeriksaan medis jika kondisi telinga berdenging terasa semakin parah, yang meliputi beberapa gejala seperti berikut ini :

  • Terasa sangat tiba-tiba atau tanpa sebab yang jelas

  • Muncul setelah terjadi infeksi pada saluran pernapasan atas, seperti flu yang tak kunjung membaik selama lebih dari 7 hari

  • Suara bunyi denging yang sangat mengganggu bahkan membuat tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti menggangu waktu tidur hingga menyebabkan depresi atau stress

  • Disertai pusing atau kehilangan pendengaran

Saat melakukan pemeriksaan, biasanya dokter akan melakukan tanya jawab seputar suara denging yang terdengar. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan telinga, dan mengukur tingkat keparahan tinnitus. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika diperlukan, yang pemeriksaan tersebut biasanya meliputi pemeriksaan pendengaran, pemeriksaan darah, CT scan, hingga MRI. Rangkaian pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui sebab dan menegakkan diagnonis untuk mengambil langkah pengobatannya. 

Anda juga bisa melakukan telekonsultasi yang dapat dilakukan melalui website atau aplikasi farmamedisk, yang akan menghubungkan pasien dengan mitra atau rekanan penyedia jasa layanan kesehatan, yang sudah terlisensi medis di masing-masing bidang, termasuk bidang THT. farmamedisk akan memudahkan pemeriksaan kesehatan Anda karena dapat diakses dengan mudah kapan dan dimana saja, hanya dalam genggaman Anda. Tak perlu khawatir lagi, karena ada farmamedisk; We Bring Clinik to Your Home.

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?