Download Farma Medis App
Home Artikel Hidup Sehat

Tidur Sudah Banyak Tapi Masih Merasa Lelah, Ada Apa?

Baca informasi kesehatan dengan tampilan yang lebih nyaman, terstruktur, dan mudah dipahami. Untuk kondisi medis pribadi, tetap konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Tidur Sudah Banyak Tapi Masih Merasa Lelah, Ada Apa? Hidup Sehat
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Foto: Freepik/pressfoto 

Jika tidur sudah banyak tapi masih merasa lelah, ada beberapa penyebab yang mendasarinya. Kamu tidak sendirian, beberapa orang juga mengalami masalah yang  sama. Mengapa demikian dan bagaimana solusinya, dapat disimak di artikel ini. 

Penulis :  Sholahudin Achmad 

 

Kelelahan sehabis bekerja atau berolahraga, atau setelah jalan-jalan keluar kota, merupakan hal biasa dialami oleh setiap orang. 

Namun kelelahan yang kronis, meski tidur sudah banyak tapi merasa lelah, ini merupakan kondisi kesehatan yang tidak normal. Rasa lelah ini dapat berasal dari masalah kesehatan yang lebih serius, seperti sleep apnea (gangguan tidur), depresi, diabetes atau penyakit ginjal kronis. 

Sebaiknya kamu waspadai, ketika tidur sudah banyak tapi masih sering merasa kelelahan. Kemungkinan ada yang tidak beres dengan kondisi kesehatan kamu. 

Baca Juga: 10 Manfaat Tidur Telanjang, Dari Membantu Kesuburan Hingga Mengurangi Tingkat Stress

Alasan penyebab merasa lelah dan lelah  

Berikut ini beberapa penyebab yang menjadi alasan tidur sudah banyak tapi masih merasa lelah, yang dilansir dari beberapa sumber. 

  1. Anemia 

Anemia adalah kondisi dimana tubuh kekurangan zat besi. Penderita tidak menghasilkan cukup sel darah merah. Padahal, sel-sel itu diperlukan untuk memasok jumlah oksigen yang tepat ke tubuh kamu agar organ berfungsi dengan benar. Kondisi ini bisa membuat kamu selalu merasa lelah. 

Melansir Cleveland Clinic, anemia merupakan kondisi darah yang paling umum di AS, dimana itu mempengaruhi sekitar 3 juta orang Amerika.

  1. Sleep apnea (gangguan  tidur )

Jika kamu terbangun sepanjang malam karena pernafasan terganggu saat sedang tidur, kemungkinan kamu menderita sleep apnea atau gangguan tidur. Sleep apnea, selain dapat 

menyebabkan masalah kesehatan lain seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan serangan jantung, juga dapat menyebabkan kamu merasa lebih lelah dari biasanya.

  1. Diabetes

Rasa lelah merupakan salah satu gejala utama penyakit diabetes. Sebaiknya kamu segera cek gula darah kamu di laboratorium, atau pergilah konsultasi ke dokter. 

  1. Depresi

Depresi dapat menyebabkan kamu memiliki sedikit minat dalam aktivitas sehari-hari, yang dapat menyebabkan kelelahan, serta mempengaruhi kebiasaan makan dan tidur. Konsultasikan segera ke dokter, ceritakan sejak kapan atau awal mulanya kamu merasa sering lelah meski sudah banyak tidur.  

  1. Tiroid kurang aktif

Hipotiroidisme adalah suatu kondisi di mana kelenjar tiroid (organ kecil berbentuk kupu-kupu yang terletak di dekat bagian depan leher ) tidak menghasilkan cukup hormon tiroid. Itu menandakan metabolisme tubuh kamu mulai melambat. Hal ini bisa menyebabkan kelelahan.

  1. Penyakit ginjal kronis

Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan kumpulan racun dan kotoran dalam darah, yang dapat menyebabkan kamu merasa lelah dan lemah. Faktor risiko lain dari kondisi ini adalah kamu dapat mengembangkan anemia, yang juga dapat menyebabkan kelelahan. 

Menurut Dr. Ankerman dari Cleveland Clinic, pasien yang memiliki penyakit ginjal stadium akhir atau mereka yang menjalani cuci darah, dapat mengalami masalah kelelahan. 

  1. Kekurangan nutrisi

Bila tidur sudah banyak tapi masih merasa lelah setiap hari juga merupakan tanda kamu kekurangan nutrisi. Bahkan, bila tidurmu lebih dari 7 jam.

Melansir Healthline, kekurangan nutrisi berikut ini yang dikaitkan dengan kelelahan:  

  • Zat besi

  • riboflavin (vitamin B2)

  • niacin (vitamin B3)

  • asam pantotenat (vitamin B5)

  • piridoksin (vitamin B6)

  • folat (vitamin B9)

  • vitamin B12

  • vitamin D

  • vitamin C

  • magnesium

Kekurangan banyak nutrisi ini cukup umum.

Kekurangan vitamin B12 pada umumnya terjadi pada kalangan lanjut usia, karena kemampuan tubuh untuk menyerap B12 menurun seiring bertambahnya usia. 

Vitamin B12 berperan  penting untuk pengiriman oksigen dan produksi energy. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kelelahan yang ekstrem.

Selain itu, kekurangan vitamin D juga dapat menyebabkan kelelahan. Lebih dari setengah populasi dunia memiliki kadar vitamin D yang tidak memadai. 

Biasanya, kelelahan yang terkait dengan kekurangan satu atau lebih nutrisi tersebut di atas akan membaik setelah tingkat nutrisi kamu menjadi normal.

  1. Ketidakseimbangan diet

Diet dapat secara signifikan mempengaruhi perasaan kamu. Diet tinggi makanan ultra-olahan dapat merusak tingkat energi. Diet tinggi gula tambahan juga dapat membahayakan tidur dan menyebabkan kadar gula darah dan insulin yang tinggi secara kronis, yang dapat menyebabkan kelelahan. 

Sebaiknya, ikuti diet rendah makanan ultra-olahan dan tambahan gula tetapi kaya makanan padat nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan sumber protein seperti ikan dan telur. Diet seperti ini dapat membantu mengurangi kelelahan dan mendukung tidur yang sehat sambil memberi tubuh nutrisi yang optimal.

  1. Terlalu banyak mengkonsumsi kafein

Ketergantungan pada minuman berkafein seperti kopi dan minuman berenergi dapat membuat kamu merasa lebih lelah keesokan harinya. Terlalu banyak kafein dapat membahayakan tidur, sehingga dapat menyebabkan kelelahan.

Penelitian menunjukkan bahwa merasa lelah di pagi hari membuat orang mengonsumsi kafein dalam jumlah besar, yang mengganggu siklus tidur Anda. Pada gilirannya, Anda mungkin terlalu sering menggunakan kopi atau minuman berkafein lainnya untuk energi, yang melanjutkan siklus tidur yang buruk diikuti oleh terlalu banyak kafein. 

Minum terlalu banyak kafein dikaitkan dengan peningkatan kecemasan pada malam hari, sulit tidur, peningkatan terbangun di malam hari, penurunan total waktu tidur, dan kantuk di siang hari. 

Sebuah penelitian pada 462 wanita mengaitkan kopi berkalori tinggi dan asupan minuman energi dengan kualitas tidur yang buruk dan gangguan tidur. Mereka yang tidak minum minuman ini melaporkan kualitas tidur yang lebih baik. 

  1. Tidak terhidrasi secara memadai

Menjaga tubuh untuk tetap terhidrasi dengan baik adalah penting untuk menjaga tingkat energi. Banyaknya reaksi biokimia yang terjadi dalam tubuh setiap hari dapat mengakibatkan hilangnya air yang perlu diganti.

Dehidrasi terjadi ketika kamu tidak minum cukup cairan untuk menggantikan air yang hilang dalam urin, tinja, keringat, dan napas. Sejumlah penelitian yang dikutip Health Line menunjukkan bahwa dehidrasi menyebabkan tingkat energi yang lebih rendah dan penurunan kemampuan untuk berkonsentrasi.  

Jadi, faktanya, dehidrasi mempengaruhi seluruh tubuh, termasuk siklus tidur kamu. Jika kamu mengalami dehidrasi, gejala umum yang terjadi adalah haus, kelelahan, pusing, dan sakit kepala.  

Oleh karena itu kunci agar tetap terhidrasi dengan baik adalah minum air putih yang cukup. 

Baca Juga: 8 Penyebab Sering Mengantuk Padahal Sudah Cukup Tidur

Alasan lainnya, mengapa tidur sudah banyak tapi masih merasa lelah  

Selain 10 alasan di atas, jika tidurmu sudah banyak tapi masih merasa lelah, mungkin alasan lainnya adalah karena : 

  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu

  • Ketergantungan obat atau alkohol

  • Gaya hidup mager (malas bergerak)

  • Bekerja dengan pembagian jadwal shift 

Beberapa obat, termasuk steroid, obat tekanan darah, dan antidepresan, memiliki efek samping seperti insomnia dan peningkatan kelelahan. 

Gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat menyebabkan kelelahan di siang hari. Sehingga kamu perlu lebih sering berolahraga untuk memperbaiki gejala kelelahan.  

Masalah kegemukan atau obesitas juga berkaitan dengan kualitas tidur yang buruk dan berujung pada kelelahan. 

_____________________________ 

 

Referensi : 

Cleveland Clinic (2021), 9 Reasons You’re Always Feeling Tired.

Cleveland Clinic (2020), How to Tell If You Have Iron Deficiency Anemia

Causes, symptoms and treatments.

Healthline (2021), Why Do You Feel Exhausted? 12 Reasons (Plus Solutions).

Pub Med, National Library of Medicine (2015), Reciprocal relationship between acute stress and acute fatigue in everyday life in a sample of university students.

Pub Med, National Library of Medicine (2020),Dietary behaviors and poor sleep quality among young adult women: watch that sugary caffeine!.

Farma AI
Farma AI
Tanya Obat 24/7
Farma AI
Farma AI 24/7
Asisten Apoteker FarmaMedis
Halo! πŸ‘‹ Saya Farma AI. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi obat, dosis, atau keluhan kesehatan Anda?