Libur Lebaran akan menjadi kekhawatiran terbesar bagi kamu yang sedang atau ingin menjalani program diet menurunkan berat badan. Pasalnya, banyak makanan enak tersedia yang bisa bikin rusak dan gagalnya program diet yang sudah kamu jalani. Sebenarnya hal ini bisa diantisipasi dengan menjalani tips diet selama libur lebaran.
Liburan Lebaran bukan berarti harus menghentikan usaha diet sehat kamu. Pada kenyataannya, kamu malah bisa turun berat badan saat liburan. Ke mana saja kita pergi, menurunkan berat badan bukanlah hal yang mustahil.
Tantangan untuk turun berat badan saat liburan memang bisa jadi bertambah. Misalnya harus bolos berolahraga dulu selama beberapa hari. Namun, kita bisa menyiasati berbagai tantangan saat jalan-jalan dengan tips diet selama libur Lebaran berikut ini.
Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Maag Selama Lebaran
-
Tetapkan target berat badan ideal
Pertama sekali, ukur berat badan kamu. Lalu bandingkan dengan berat badan ideal. Berat badan ideal setiap orang berbeda-beda tergantung dengan tinggi badan dan jenis kelamin. Kamu juga bisa mengukur menggunakan indeks massa tubuh. Tetapkan target untuk bisa membuat berat kamu mencapai kondisi yang ideal. Target akan membuat kamu termotivasi untuk menjalani diet yang lebih konsisten. Sehingga masa liburan tidak akan mempengaruhi program diet yang sedang kamu jalani.
Baca Juga: 5 Cara Menghitung Berat Badan Ideal
-
Jalan kaki
Saat bepergian mengelilingi objek wisata atau ke tempat-tempat umum lainnya, sebaiknya pilih jalan kaki daripada naik kendaraan. Begitu juga ketika menjelajahi lingkungan tempat menginap. Jalan kaki saat liburan tidak terasa melelahkan dan membosankan karena kita sedang berada di tempat yang baru. Selain itu, kita pun bisa membakar banyak kalori dengan cara yang menyenangkan. Justru kegiatan berjalan kaki bisa kamu jadikan sebagai kegiatan yang menyenangkan karena kamu bisa mempunyai pengalaman baru dengan suasana baru yang lebih mengasyikkan.
-
Sesuaikan porsi makan
Libur lebaran tidak selalu menjadi alasan kamu untuk tidak mengontrol makanan. Saat berlibur, kita tetap harus membatasi porsi makan. Kalau benar-benar ingin mencoba masakan khas daerah yang dikunjungi, sebaiknya pesan hidangan tersebut untuk disantap beramai-ramai dengan keluarga, pasangan, atau teman berlibur. Dengan begitu, kamu masih bisa mencicipi masakan khas tersebut tanpa harus makan berlebihan namun tetap bisa menjaga bentuk tubuh. Jadi gak akan merasa berdosa saat mencicipi makanan.
-
Pilih satu saja jenis makanan yang bisa menggemukkan
Di kota atau negara tujuan berwisata, pasti ada salah satu atau beberapa menu makanan yang sudah diidam-idamkan. Sayangnya, makanan tersebut mungkin tinggi kalori, lemak, dan kolesterolnya. Sehingga beresiko menjadi penyebab gagalnya diet kamu. Untuk itu, kamu harus lebih selektif. Jangan kalap dan mencoba semua jenis masakan di tempat tujuan. Bagaimanapun juga sesuatu yang berlebihan itu tidak baik adanya. Pilih satu saja jenis masakan yang tinggi lemak dan kalori yang boleh disantap sendirian, karena menahan ngidam bisa membuat kita semakin sulit mengendalikan nafsu makan saat libur lebaran.
-
Hindari makanan cepat saji atau junk food
Selain masakan khas daerah setempat, kita juga mungkin tergoda untuk memilih makanan cepat saji. Entah karena sudah diburu-buru waktu atau hanya makanan tersebut yang tersedia di daerah berlibur. Daripada memilih junk food, sebaiknya beranikan diri untuk mencoba berbagai jenis makanan lokal saat diet selama libur lebaran. Makanan lokal daerah biasanya lebih alami, tidak banyak diproses secara kimiawi sehingga lebih aman.
-
Banyak minum air putih
Seperti yang kita tahu, air putih merupakan unsur penting dalam tubuh. Banyak minum air putih dapat membantu proses metabolisme tubuh. Selalu sediakan air putih saat bepergian. Selain itu, membawa air putih bisa mengusir rasa haus sehingga kita tidak tergoda untuk membeli minuman manis tinggi kalori, seperti es teh manis atau soft drink. Selain itu, minum air putih sebelum makan juga terbukti bisa membantu mengendalikan porsi makan supaya tidak makan kebanyakan.
-
Tetap berolahraga
Libur lebaran adalah saat yang tepat untuk menggerakkan badan dan jadi lebih bugar! Jadi, manfaatkan waktu liburan dengan aktivitas yang sehat seperti naik sepeda, mendaki gunung, berenang, mencoba yoga, atau jogging di pagi hari. Dengan aktif berolahraga, kalori yang bertambah saat liburan bisa dibakar jadi energi. Kita pun tidak perlu khawatir berat badan naik setelah berlibur.
Baca Juga: Ragam Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan
-
Konsumsi makanan bernutrisi seimbang
Mengurangi kandungan tertentu pada makanan tidak selalu baik untuk tubuh. Konsumsilah makanan bernutrisi seimbang yakni mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Makanan ini penting untuk memenuhi nutrisi tubuh agar tetap.
-
Atur porsi makanan
Atur porsi makanan dengan baik. Jangan mengonsumsi makanan secara berlebihan. Kementerian Kesehatan merekomendasikan dalam satu piring, 1/3 bagian adalah makanan pokok (setara 150 gram nasi), 1/3 bagian lainnya adalah sayuran (150 gram sayur), 1/3 lainnya adalah gabungan protein dan buah.
-
Olahraga teratur
Imbangi pola makan yang sehat dengan olahraga yang teratur. Olahraga dapat membantu membakar kalori lebih cepat.
Setiap orang dewasa direkomendasikan untuk berolahraga 150 menit setiap minggu atau dapat dibagi menjadi 30 menit, 5 kali dalam seminggu.
Pilih olahraga yang Kamu sukai agar menurunkan berat badan menjadi lebih menyenangkan.
Baca Juga: Panduan Aman Halal Bihalal dan Protokol Kesehatan Selama Lebaran
-
Jangan konsumsi makanan tinggi kalori
Setelah bebas melahap ragam makanan, untuk menurunkan berat badan setelah libur lebaran, coba hindari mengonsumsi makanan tinggi kalori seperti makanan cepat saji, makanan manis, dan gorengan. Makanan-makanan ini dapat memupuk lemak yang membandel.
-
Cukupi asupan cairan
Asupan cairan penting untuk metabolisme tubuh. Pastikan Kamu minum air putih yang cukup setiap hari. Setiap orang dewasa direkomendasikan untuk mengonsumsi 8 gelas per hari atau 2 liter air. Konsumsi air mulai dari pagi hari saat bangun tidur, saat beraktivitas, makan siang, sore hari, dan malam hari.
-
Kelola stress
Sejumlah studi menunjukkan stres berkaitan dengan kenaikan berat badan. Oleh karena itu kelola stres dengan baik agar berat badan dapat terkontrol. Lakukan aktivitas yang menyenangkan agar tubuh tetap rileks.
-
Tidur yang cukup
Istirahat yang cukup juga akan membantu menurunkan berat badan. Saat tidur tubuh memperbaiki sel-sel yang sudah rusak. Setiap orang dewasa direkomendasikan tidur 7-9 jam per hari.
Mungkin kamu seringkali ingin memaksimalkan waktu liburan sehingga jadi kurang tidur. Padahal, kurang tidur bisa membuat lapar terus dan akhirnya makan lebih banyak dari biasanya. Hal ini tentu akan mengganggu rencana untuk menurunkan berat badan saat liburan. Karena itu, usahakan tidur cukup, yaitu selama tujuh hingga sembilan jam setiap hari. Jangan menyepelekan waktu tidur saat libur lebaran. Tidur yang berkualitas juga bisa meningkatkan mood kamu.
Itulah tips cara menurunkan berat badan dengan diet selama libur lebaran yang dapat kamu coba. Lakukan langkah-langkah tadi dengan konsisten untuk mencapai hasil yang optimal.

