Foto : Amusing Planet
Tren mandi lumpur yang sempat viral di TikTok menuai pro dan kontra di masyarakat. Berbahayakah mandi lumpur ? Mengapa Cleopatra, ratu zaman Mesir kuno yang kecantikannya telah melegenda itu juga suka mandi lumpur?
Penulis : Sholahudin Achmad
Mandi lumpur adalah salah satu jenis pemandian dengan menggunakan lumpur. Sebelum viral di TikTok, sesungguhnya mandi lumpur telah dilakukan oleh wanita pada zaman dahulu kala. Salah satunya adalah Ratu Cleopatra dari Kerajaan Mesir Kuno.
Kecantikan Ratu Cleopatra yang sangat melegenda itu, konon kabarnya, adalah berkat perawatan mandi lumpur di Laut Mati Yordania. Lumpur di sana dikenal memiliki kandungan garam mineral yang tinggi. Selain itu, juga mengandung magnesium, kalsium, potasium, dan besi.
Jadi, mandi lumpur telah menjadi salah satu terapi kuno sejak ribuan tahun silam. Namun, bukan sembarang lumpur yang dipakai, melainkan lumpur dengan kandungan mineral berupa magnesium, natrium, dan belerang. Selain itu, lumpur tersebut juga harus mengandung gambut, abu vulkanik, atau garam tertentu.
Selain di Laut Mati Yordania, sumber utama pemandian lumpur juga ada di Danau Techirghiol Rumania. Lumpur ini mengandung natrium, klorin, kalium, kalsium, dan belerang. Ada pula lumpur dari mata air panas Calistoga di Napa Valley, California yang mengandung abu vulkanik. Dan juga dari gunung lumpur El Totumo, Colombia, yang mengandung campuran lumpur vulkanik dan air panas yang terjadi karena fenomena geologis.
Belum lama ini, tren mandi lumpur di Indonesia viral di TikTok. Terlihat beberapa wanita muda dan lansia merendam tubuhnya di dalam bak berisi campuran air dan lumpur. Video viral tersebut dibuat di Desa Setanggor, Lombok Nusa Tenggara Barat.
Tren mandi lumpur berbahayakah ?
Pro kontra mengenai mandi lumpur dapat disimak di bawah ini. Dilansir dari situs First Curiosity, mandi lumpur diyakini memiliki beberapa manfaat kesehatan. Sedangkan dari beberapa ahli kesehatan dikatakan sebaliknya.
Baca Juga: Satu Hari Mandi Berapa Kali, Idealnya ?
Manfaat kesehatan mandi lumpur
-
Membantu meremajakan kulit
Mandi lumpur bermanfaat untuk memberikan kulit yang baik dan bercahaya. Lumpur memiliki efek yang sangat penting yaitu membersihkan racun dan mengendalikan efek buruk dalam tubuh. Selain itu juga membantu detoksifikasi kulit dari semua jenis kotoran sehingga lebih lembut dan terlihat lebih segar. Yang tak kalah pentingnya, itu juga membersihkan semua polusi dari kulit dan memurnikannya sepenuhnya. Ini juga membantu dalam penyakit dermatologis seperti psoriasis, eksim, dan rosacea.
-
Membantu pencernaan
Salah satu kualitas lumpur yang penting adalah dapat menyerap dan mengencerkan racun jahat dari tubuh. Mengaplikasikan lapisan lumpur di sekitar perut dapat membantu meningkatkan proses pencernaan dalam tubuh. Seiring dengan efek detoksifikasi, hal ini juga akan meningkatkan kecepatan metabolisme tubuh.
-
Mengatasi sakit kepala dan demam
Mandi lumpur juga terbukti efektif melawan sakit kepala parah dan bahkan demam. Saat lumpur dioleskan di sekitar area perut, hal ini bisa melawan panas berlebih dan mendinginkan tubuh dari dalam. Bahkan dalam serangan panas ketika seseorang sakit kepala, mandi lumpur memberikan kelegaan lebih cepat.
-
Membantu menghilangkan stres
Mandi lumpur membantu mengatasi masalah kesehatan mental. Lumpur memiliki efek pendinginan tertentu yang membuatnya menjadi favorit para naturopath dan penyembuh alternatif. Mereka meresepkan ini untuk masalah kesehatan mental seperti stres, gangguan tidur, kecemasan serta linu panggul, dan gangguan pasca-trauma. Mandi lumpur dapat menyerap racun jahat dari permukaan, dan membersihkan jalur yang tersumbat atau tegang di sekitar otak.
-
Baik untuk mata
Mandi lumpur juga memiliki efek yang besar pada mata. Mata lelah karena menatap layar dalam waktu lama dapat diatasi dengan mandi lumpur untuk meremajakan mata. Cukup oleskan lapisan lumpur pendingin di sekitar mata untuk meningkatkan kesehatan mata. Cara ini akan mengurangi stres dan juga dapat membantu menghilangkan infeksi dan alergi. Studi telah menemukan fakta baru bahwa mandi lumpur juga membantu mengurangi risiko glaukoma di usia tua.
-
Meredakan Nyeri
Mandi lumpur juga memiliki efek penghilang rasa sakit. Mandi lumpur secara alami dapat membantu menghilangkan rasa sakit, karena memiliki efek anti inflamasi tertentu. Mandi lumpur membantu meredakan nyeri sendi, nyeri tulang, nyeri akibat cedera, dan lain-lain.
Bahaya mandi lumpur
Perbedaan jenis lumpur yang dipakai dalam mandi lumpur akan menghasilkan efek yang berbeda pada kesehatan.
Apabila lumpur yang dipakai tidak memiliki kandungan mineral, sebagaimana yang ada di Laut Mati Yordania, Danau Techirghiol Romania, mata air panas Calistoga di Napa Valley, California, atau dari gunung lumpur El Totumo, Colombia, maka mandi lumpur justru akan menimbulkan masalah kesehatan.
Sebab, lumpur sembarang yang Anda pakai mungkin telah terkontaminasi bahan kimia seperti logam, atau bahkan feses dan urine makhluk hidup. Lumpur semacam itu tentu akan menimbulkan masalah kesehatan bila berkontak dengan kulit.
Berikut ini bahaya mandi lumpur yang dirangkum dari berbagai sumber.
-
Membuat kulit keriput dan terkelupas
Mandi di air yang berlumpur dalam waktu yang lama bisa membuat kulit menjadi keriput. Kondisi tersebut juga akan menyebabkan area tertentu dari kulit, seperti telapak kaki dan telapak tangan, akan mengelupas.
-
Menimbulkan gatal dan luka
Selain membuat kulit terkelupas, paparan lumpur yang kotor juga bisa memicu rasa gatal. Apalagi bila Anda terus menggaruk pada area yang gatal tersebut, kemungkinan dapat mengakibatkan luka terbuka.
-
Infeksi Kulit
Luka terbuka pada kulit akan mengundang bakteri untuk menginfeksi jaringan kulit. Pada umumnya infeksi kulit ini berupa selulitis. Yakni infeksi kulit yang menimbulkan kemerahan, pembengkakan, dan nyeri pada area kulit yang terinfeksi.
Mandi lumpur juga bisa menimbulkan abses pada kulit, dengan gejala yang persis dengan selulitis namun disertai dengan benjolan berisi nanah.
-
Eksim
Mandi lumpur mungkin juga akan menimbulkan efek samping yang buruk pada orang dengan kulit sensitif. Reaksi alergi dan eksim bisa saja terjadi pada orang dengan kondisi kulit sensitif yang melakukan mandi lumpur. Saat terkena eksim, kulit akan menjadi kering berisik, terasa sangat gatal, dan kadang disertai pembengkakan.
-
Hipotermia
Selain berbahaya bagi kesehatan kulit, mandi lumpur yang dilakukan oleh orang lanjut usia (lansia) beresiko hipotermia atau penurunan suhu tubuh. Hal ini karena kalangan lansia memiliki daya tahan tubuh yang lebih rentan.
Paparan air dalam jangka lama akan beresiko hipotermia pada lansia. Sebab, mereka tidak mempunyai kemampuan merespons perubahan suhu dingin menurun. Hal ini berbeda dengan orang dengan usia muda.
Gejala hipotermia berupa rasa lelah (fatigue), badan menggigil, tangan dan kaki menjadi kaku, respons atau gerakan melambat dan kulit terasa dingin.
Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum Anda memutuskan untuk melakukan mandi lumpur.
__________________________
Referensi :
First Curiosity (2022), What Is Mud Bath? Does It Have Any Medical Benefits? https://firstcuriosity.com/featured/what-is-mud-bath-does-it-have-any-medical-benefits/
Kompas (2023), Fenomena Live TikTok Mandi Lumpur, Ini Risiko Kesehatan yang Bisa Terjadi
Detik Health (2023), Viral Tren Mandi Lumpur di TikTok, Dokter Kulit Sebut Efeknya Bisa Begini
Cleveland Clinic (2022), Eczema.
Center of Disease Control and Prevention (2020), Skin Infection.
Biomed Research International (diakses pada 2023), Efficacy of Spa Therapy, Mud-Pack Therapy, Balneotherapy, and Mud-Bath Therapy in the Management of Knee Osteoarthritis. A Systematic Review.

