Vitamin C adalah salah satu nutrisi penting yang harus dicukupi tubuh karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Vitamin C tidak disimpan dan tubuh tidak memproduksinya karena merupakan vitamin yang larut dalam air. Karena itulah kebutuhan vitamin C dalam tubuh harus terpenuhi untuk menghindari berbagai masalah kesehatan karena kekurangan vitamin C. Kondisi tubuh seseorang yang sudah parah mengalami kekurangan vitamin C disebut dengan istilah scurvy. Beberapa faktor risiko umum bagi seseorang hingga bisa kekurangan vitamin C antara lain disebabkan oleh pola makan yang buruk, ketergantungan alkohol atau alkoholisme, kelainan pola makan atau anoreksia, mengidap penyakit mental yang sudah kronis, kebiasaan merokok, dan juga dialisis atau cuci darah.
Kekurangan vitamin C yang parah tidak langsung dirasakan oleh penderitanya melainkan butuh waktu hingga berbulan-bulan lamanya. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, ketahui tanda dan gejala yang perlu diwaspadai jika terjadi terus-menerus dalam kurun waktu yang cukup lama. Inilah beberapa gejala dan tanda tubuh kekurangan atau defisiensi vitamin C yang perlu kamu waspadai :
-
Masalah kulit
Vitamin C memiliki peranan penting dalam produksi kolagen yang merupakan protein melimpah di jaringan ikat seperti kulit, rambut, persendian, tulang dan pembuluh darah. Untuk itulah kadar vitamin C yang rendah bisa menyebabkan keratosis pilaris. Kondisi ini akan membuat muncul benjolan kecil seperti jerawat di bagian belakang lengan atas, paha, atau bokong yang disebabkan oleh menumpuknya protein keratin dalam pori-pori. Keratosis pilaris karena kekurangan vitamin C pada umumnya akan muncul tiga sampai lima bulan setelah tubuh tidak mendapat asupan Vitamin C yang memadai.
Selain keratosis pilaris kekurangan vitamin C juga dapat menyebabkan perifollicular. Folikel rambut di permukaan kulit mengandung banyak pembuluh darah kecil yang memasok darah dan nutrisi. Namun saat tubuh kekurangan vitamin C, pembuluh darah kecil ini akan menjadi rapuh dan mudah pecah, sehingga menyebabkan bintik-bintik kecil kemerahan yang muncul di sekitar folikel rambut. Kondisi inilah yang kemudian disebut sebagai perdarahan perifollicular. Untuk menghentikan kondisi seperti ini, diperlukan waktu selama dua minggu dengan cara mencukupi kebutuhan asupan vitamin C, hingga kondisi kulit Kembali seperti semula.
Baca Juga : Manfaat dan Ragam Serba Serbi Suntik Vitamin C
Bukan hanya kedua masalah kulit tadi, kekurangan vitamin C pun dapat menyebabkan kulit kering dan rusak, karena vitamin C dibutuhkan pada bagian epidermis an lapisan luar kulit. Defisiensi vitamin C menyebabkan kulit tak mendapat perlindungan dari kerusakan oksidatif yang disebabkan matahari dan polutan asap rokok ataupun ozon. Kulit pun akan kehilangan kekenyalan dan Nampak awet muda, karena produksi kolagen yang tidak maksimal akibat kurangnya asupan vitamin C pada tubuh.
-
Mudah memar
Memar pada kulit terjadi karena pecahnya pembuluh darah yang berada di bawah kulit, sehingga menyebabkan darah bocor ke area sekitarnya. Hal ini disebabkan karena produksi kolagen yang buruk sehingga menyebabkan pembuluh darah menjadi lemah. Memar yang berkaitan dengan kurangnya vitamin C dapat menutupi tubuh cukup luas, yang ditandai dengan nampaknya titik-titik berwarna ungu dibawah kulit. Memar pada kulit menjadi salah satu gejala kekurangan vitamin C yang utama dan perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut mengenai kadar vitamin C dalam tubuh.
-
Daya tahan tubuh lemah
Vitamin C terkumpul di dalam berbagai jenis sel kekebalan untuk membantu memerangi infeksi dan menghancurkan pathogen penyakit. Kekurangan vitamin C bahkan dikaitkan dengan kekebalan tubuh yang buruk dan tingginya risiko infeksi, termasuk penyakit serius seperti pneumonia. Sudah banyak penderita scurvy yang akhirnya meninggal dunia karena infeksi yang disebabkan sistem kekebalan tubuhnya tidak berfungi dengan baik.
-
Rambut sangat berlekuk
Pertumbuhan rambut yang sangat berlekuk-lekuk berbentuk melingkar atau spiral dapat disebabkan karena cacat yang berkembang pada struktur protein rambut saat tumbuh. Bentuk rambut melingkar ini merupakan salah satu ciri khas defisiensi vitamin C, tapi jarang terlihat jelas karena kerusakan rambut tersebut lebih sering rontok ataupun putus. Kekurangan vitamin C yang ditandai dengan bergelombangnya rambut ini bisa diatasi dalam kurun waktu satu bulan, dengan perawatan kadar asupan vitamin C yang mampu mencupuki kebutuhan harian.
Baca Juga : Konsumsi Ini Untuk Sumber Vitamin C Dalam Tubuh
-
Persendiran nyeri atau bengkak
Persendian mengandung banyak jaringan ikat yang kaya akan kolagen. Sehingga vitamin C cukup berperan jika kebutuhannya tidak tercukupi dengan baik oleh tubuh. Nyeri sendiri yang diakibatkan kurangnya asupan vitamin C dalam kondisi parah, bahkan bisa menyebabkan kesulitan untuk berjalan hingga pincang. Pendarahan dalam persendian juga dapat terjadi hingga menyebabkan bengkak dan nyeri tambahan. Baik itu nyeri atau bengkak sendi, dapat diatasi dengan mencukupi kebutuhan asupan vitamin C dan keduanya akan hilang dalam waktu sekitar satu minggu.
-
Gusi berdarah
Gejala lain yang mudah untuk mendeteksi tubuh kekurangan vitamin C ditandai dengan gusi berwarna merah,terjadi pembengkakan hingga berdarah. Hal ini dikarenakan jaringan gusi menjadi lemah dan meradang, sehingga menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih sensitif berdarah. Ditahap yang lebih lanjut kekurangan vitamin C, bahkan dapat menyebabkan gusi berwarna keunguan hingga terjadi pembusukan. Hal inilah yang kemudan menyebabkan gusi tidak sehat dan dentin yang melemah sehingga mengakibatkan gigi tanggal. Berdasarkan sebuah penelitian dilansir dari WebMD, yang melibatkan orang dengan penyakit gusi untuk memakan grapefruit selama dua minggu, didapatkan hasil bahwa gusi mereka tidak lagi banyak mengeluarkan darah.
Baca Juga : Selain Jeruk, Inilah Buah Yang Kaya Akan Vitamin C
-
Lambatnya penyembuhan luka
Defisiensi vitamin C yang berdampak memperlambat pembentukan kolagen dapat mengakibatkan penyembuhan luka yang memakan waktu lebih lama. Bahkan pada kondisi kekurangan vitamin C yang parah, mampu membuat luka yang sudah lama terbuka lagi sehingga menimbulkan risiko infeksi. Tanda dan gejala melambatnya penyembuhan luka pada tubuh ini, diakibatkan kekurangan vitamin C tahap lanjut yang sudah mengalami defisiensi selama berbulan-bulan.
-
Tulang lemah
Kekurangan vitamin C juga berpengaruh pada kesehatan tulang. Faktanya adalah asupan rendah vitamin C dikaitkan dengan meningkatnya risiko osteopororis dan patah tulang. Berdasarkan penelitian, ditemukan bahwa vitamin C memiliki peranan penting dalam pembentukan tulang sehingga jika terjadi defisiensi mampu meingkatkan laju pengeroposan tulang. Hal ini mungkit sangat berpengaruh pada pertumbuhan tulang anak-anak karena sedang dalam proses tumbuh dan berkembang.
Untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C, rutin konsumsi asupan yang mengandung vitamin C tinggi seperti dari sayur dan buah-buahan, atau konsumsi suplemen vitamin C jika diperlukan. Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter agar kebutuhan vitamin C tepat untuk tubuh, tidak kekurangan ataupun berlebihan. Lakukan telekonsultasi bersama dokter menggunakan aplikasi Oke Klinik atau melalui website www.farmamedisk.com. Oke Klinik tidak menyediakan layanan jasa kesehatan, melainkan platform dalam bentuk aplikasi dan website yang untuk menghubungi pasien dengan mitra atau rekanan penyedia jasa kesehatan.

