Sistem Pemeliharaan Aktif
Platform sedang ditingkatkan. Anda bebas menjelajah & login, namun transaksi dinonaktifkan sementara.
Detail produk, resep, wishlist, konsultasi dokter, marketplace, dan rekomendasi tetap aktif tanpa menghapus fitur lama.
Caltron adalah suplemen yang memiliki kandungan kalsium karbonate dan multivitamin lainnya. Caltron digunakan sebagai pencegahan dan pengobatan defisiensi (kekurangan) kalsium serta membantu perkembangan tulang dan gigi. Caltron dapat digunakan untuk wanita hamil dan menyusui.
Dus
Pencegahan dan terapi untuk gangguan metabolisme atau defisiensi Ca seperti pada Rickets/Rachitis, Osteomalasia akibat malabsorpsi, Osteoporosis, pencegahan dan pengobatan defisiensi Kalsium dan vit.D selama Kehamilan dan Menyusui, pertumbuhan Tulang dan
Caltron digunakan untuk membantu mencegah osteoporosis, mencegah dan mengobati kekurangan kalsium dan vitamin D selama masa kehamilan dan menyusui, serta membantu pertumbuhan tulang dan gigi.
1-2 kaplet / hari
Ca carbonate 1500 mg (setara dengan Ca elemental 600 mg) , vit.D3 200 IU, mg 40 mg, Zn 7.5 mg, Copper 1 mg, Manganase 1.8 mg, Boron 250 mcg.
Cara Penggunaan Caltron adalah sebagai berikut:
Dosis penggunaan Caltron: diminum 1- 2 kaplet perhari.
Berikan bersama makanan
Hindari penggunaan pada pasien yang hipersensitif terhadap salah satu kandungan dari Caltron.
Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Caltron, antara lain:
Perut kembung.
Diare, sembelit.
Simpan pada suhu 15-25 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.
1 Dos Isi 5 Strip X 10 Tablet
| Penjual | Apotek Farma Medis |
| Terjual | 0 |
| Rating | 5 |
| Ulasan | 0 |
| Berat Produk | 200 gram |
| Panjang Produk | 10 mm |
| Lebar Produk | 10 mm |
| Tinggi Produk | 10 mm |
| Manufaktur | PYRIDAM FARMA TBK |
| No. Registrasi Produk | BPOM: SD061525521 |
kalsium , multivitamin , vitamin , pertumbuhan tulang , pertumbuhan tulang dan gigi
Tanyakan detail pemakaian, ketersediaan, aturan konsumsi, atau informasi produk lain ke admin/apotek.
Bahan aktif ini berfungsi sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Bekerja dengan cara menghalangi produksi prostaglandin di sistem saraf pusat.
Maksimal 4000 mg per hari untuk orang dewasa. Penggunaan berlebih dapat menyebabkan kerusakan hati (hepatotoksisitas).
Hindari konsumsi alkohol selama penggunaan. Jangan digabungkan dengan obat lain yang juga mengandung bahan aktif serupa untuk menghindari risiko overdosis paracetamol tidak sengaja.