Sistem Pemeliharaan Aktif
Platform sedang ditingkatkan. Anda bebas menjelajah & login, namun transaksi dinonaktifkan sementara.
Detail produk, resep, wishlist, konsultasi dokter, marketplace, dan rekomendasi tetap aktif tanpa menghapus fitur lama.
MINOSEP OBAT KUMUR 0.2% merupakan obat kumur yang dapat digunakan untuk mencegah ginggivitis, sariawan, bau mulut, menghambat pembentukan plak dan memelihara kebersihan mulut.
1 Januari 1970
botol
Mencegah gingivitis, sariawan, bau mulut, menghambat pembentukan plak, memelihara kebersihan mulut.
10 ml dikumurkan sebanyak 2 kali per hari.
Klorheksidin glukonat 0.2%
Kumur-kumur selama 30 detik sampai 1 menit pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Dianjurkan tidak berkumur dengan air selesai berkumur.
Hipersensitif terhadap komponen obat.
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu. Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis. Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah: Mulut kering, rasa tidak enak pada mulut.
Hanya untuk dikumur. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
Botol plastik @ 60 ml
| Penjual | Apotek Farma Medis |
| Terjual | 0 |
| Rating | 5 |
| Ulasan | 0 |
| Berat Produk | 100 gram |
| Panjang Produk | 10 mm |
| Lebar Produk | 10 mm |
| Tinggi Produk | 10 mm |
| Manufaktur | Minorock Mandiri |
| No. Registrasi Produk | QD193617051 |
Ginggivitis, sariawan, bau mulut, menghambat pembentukan, memelihara kebersihan mulut.
Tanyakan detail pemakaian, ketersediaan, aturan konsumsi, atau informasi produk lain ke admin/apotek.
Bahan aktif ini berfungsi sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Bekerja dengan cara menghalangi produksi prostaglandin di sistem saraf pusat.
Maksimal 4000 mg per hari untuk orang dewasa. Penggunaan berlebih dapat menyebabkan kerusakan hati (hepatotoksisitas).
Hindari konsumsi alkohol selama penggunaan. Jangan digabungkan dengan obat lain yang juga mengandung bahan aktif serupa untuk menghindari risiko overdosis paracetamol tidak sengaja.