Sistem Pemeliharaan Aktif
Platform sedang ditingkatkan. Anda bebas menjelajah & login, namun transaksi dinonaktifkan sementara.
Detail produk, resep, wishlist, konsultasi dokter, marketplace, dan rekomendasi tetap aktif tanpa menghapus fitur lama.
Xalacom merupakan obat tetes mata yang diproduksi oleh Pfizer Indonesia. Xalacom mengandung Latanoprost dan Timolol yang digunakan untuk membantu menurunkan tekanan intraokular (tekanan yang dihasilkan oleh isi bola mata terhadap dinding bola mata) pada pasien dengan glaukoma sudut terbuka dan hipertensi okular.
botol
Indikasi Umum
Menurunkan Tekanan Intra Okular/bola mata pada pasien dengan Glaukoma sudut-terbuka & Hipertensi Okular
Xalacom digunakan untuk membantu menurunkan tekanan intraokular pada pasien dengan glaukoma sudut terbuka dan hipertensi okular.
Xalacom merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Teteskan 1 tetes Xalacom pada mata yang sakit, sebanyak 1 kali sehari di pagi hari.
Hipersensitif, Penderita asma bronkial atau memiliki riwayat asma bronkial, PPOK berat, sinus bradikardia, blok AV derajat 2 atau 3, gagal jantung, syok kardiogenik.
Aturan Pakai
Teteskan pada mata yang sakit.
Iritasi mata
Asma
Reaksi kulit lokal pada kelopak mata
Ruam menyeluruh dan lokal.
Kemasan
Dus, Botol @ 2.5 ml
| Penjual | Apotek Farma Medis |
| Terjual | 0 |
| Rating | 5 |
| Ulasan | 0 |
| Berat Produk | 5 gram |
| Panjang Produk | 10 mm |
| Lebar Produk | 10 mm |
| Tinggi Produk | 10 mm |
| Manufaktur | Pfizer |
| No. Registrasi Produk | BPOM: DKI0386101146A1 |
tekanan intraokular, glaukoma sudut terbuka, hipertensi okular.
Tanyakan detail pemakaian, ketersediaan, aturan konsumsi, atau informasi produk lain ke admin/apotek.
Bahan aktif ini berfungsi sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Bekerja dengan cara menghalangi produksi prostaglandin di sistem saraf pusat.
Maksimal 4000 mg per hari untuk orang dewasa. Penggunaan berlebih dapat menyebabkan kerusakan hati (hepatotoksisitas).
Hindari konsumsi alkohol selama penggunaan. Jangan digabungkan dengan obat lain yang juga mengandung bahan aktif serupa untuk menghindari risiko overdosis paracetamol tidak sengaja.